Belajar Jadi Atlet Triathlon Bareng Komunitas Triathlon Buddies, Mau Coba?

M. Reza Sulaiman, Frieda Isyana Putri

Minggu, 23 Februari 2020 | 09:05 WIB
Belajar Jadi Atlet Triathlon Bareng Komunitas Triathlon Buddies, Mau Coba?
Komunitas Triathlon Buddies ajarkan olahraga triathlon ke masyarakat yang ingin mencoba. (Dok. Instagram/Tribuddies)

Suara.com - Belajar Jadi Atlet Triathlon Bareng Komunitas Triathlon Buddies, Mau Coba?

Olahraga kini menjadi salah satu gaya hidup yang digemari masyarakat, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Komunitas olahraga menjadi sarana berlatih, berbagi, dan juga pengembangan diri.

Seperti Komunitas Triathlon Buddies di Jakarta yang sudah terbentuk selama 8 tahun. Triathlon merupakan olahraga relay dari tiga olahraga yakni berenang, bersepeda, dan lari.

Menurut Barata Mardikoesno, salah satu anggota yang baru bergabung di tahun 2012 akhir, Triathlon Buddies cukup unik karena selain mengadakan latihan yang gratis, seluruh anggota sangat membantu terutama pada anggota baru saat berlatih bersama.

"Jadi kita suka ngadain latihan bareng kita namanya Break. Break itu kita berenang, sepeda, sama lari. Jadi kita latihannya ada di BSD, pernah juga di GBK, pernah juga di kolam renang Pondok Indah," jelas pria berusia 48 tahun ini kepada suara.com, Sabtu (22/2/2020).

Saat melatih anggota baru, pertama-tama mereka akan menggunakan jarak-jarak dalam triathlon. Jarak ini berbeda-beda, yang terendah disebut sprint distance, olympic distance, half ironman, dan full iron man.

Tiap jarak akan dikali dua jika sudah menguasai jarak sebelumnya. Pada print distance yang digunakan untuk anggota baru, yang dilatih adalah berenang lebih dulu di jarak 700 meter, lalu bersepeda sejauh 20 km, dilanjut dengan lari 5 km.

Triathlon Buddies atau selanjutnya disebut Tribud memberikan kelas-kelas latihan sesuai umur, misalnya kelas master adalah bagi mereka yang ada di atas 40 tahun. Barata menyebut anggota tertua berusia 65 tahun, dan Tribud juga sering mengadakan triathlon untuk anak-anak.

Komunitas Triathlon Buddies ajarkan olahraga triathlon ke masyarakat yang ingin mencoba. (Dok. Instagram/Tribuddies)
Komunitas Triathlon Buddies ajarkan olahraga triathlon ke masyarakat yang ingin mencoba. (Dok. Instagram/Tribuddies)

Para anggota yang sudah mahir nantinya akan menjadi pelatih atau coach, mereka memberikan cara latihan yang benar dan juga tips-tipsnya. Selain latihan, Tribud juga sering mengadakan acara triathlon tiap tahunnya.

baca juga

"Dan kasih jadwal untuk open water juga. Karena triathlon yang paling menantang itu berenangnya open water, di laut. Mereka pada ketakutan. Padahal sih nggak apa-apa kalau di laut. Malah lebih enak daripada di kolam renang. Kalau race atau lomba triathlon itu di laut atau di danau," tutur Barata.

Jadwal latihan Tribud tidak tetap. Mereka menentukan jadwal latihan melalui grup WhatsApp, kemudian setelah disepakati mereka akan mengunggahnya di media sosial.

Kesulitan menentukan waktu dan juga mencari komunitas membuat Barata juga terilhami membuat aplikasi khusus komunitas olahraga bernama KuuL. Aplikasi ini baru saja diluncurkan pada 19 Februari lalu.

Komunitas Triathlon Buddies ajarkan olahraga triathlon ke masyarakat yang ingin mencoba. (Dok. Instagram/Tribuddies)
Komunitas Triathlon Buddies ajarkan olahraga triathlon ke masyarakat yang ingin mencoba. (Dok. Instagram/Tribuddies)

"Nanti kalau ada KuuL lebih enak (untuk bertemu latihan). Jadwal latihan tergantung kapan bisanya," katanya.

Menurut Barata, walau memang triathlon identik dengan olahraga mahal. sebenarnya bisa tidak dibuat mahal karena semuanya bisa. Tidak perlu mengkhawatirkan soal harga alat karena menggunakan alat apapun asal bisa berlatih dengan gigih, baik, dan benar.

"Terus kita butuh lokasi yang enak. Kita juga berharap pemerintah juga bisa mendukung, disiapkan lahannya untuk kita bisa latihan," lanjut Barata.

Jika kamu ingin mencoba atau sedang mencari komunitas triathlon, kamu bisa mengunjungi akun Instagram Triathlon Buddies di @tribuddies untuk mengetahui jadwal latihan dan acara selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KuuL, Aplikasi Komunitas Olahraga yang Lahir dari Kegalauan Pembuatnya

KuuL, Aplikasi Komunitas Olahraga yang Lahir dari Kegalauan Pembuatnya

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2020 | 11:43 WIB

Komunitas Orami, Tempat Para Moms Berbagi Informasi dan Menangkal Hoaks

Komunitas Orami, Tempat Para Moms Berbagi Informasi dan Menangkal Hoaks

Lifestyle | Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:06 WIB

Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai Bersama Komunitas Darlingqu

Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai Bersama Komunitas Darlingqu

Lifestyle | Sabtu, 08 Februari 2020 | 09:47 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×