Akibat Lockdown, Pekerja Seks di Inggris Putus Asa Kehilangan Pelanggan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 15 April 2020 | 05:30 WIB
Akibat Lockdown, Pekerja Seks di Inggris Putus Asa Kehilangan Pelanggan
Seorang lelaki ditemani seekor anjing berjalan di jalanan Kota Oldham, Inggris yang kini sepi setelah pemerintah setempat melakukan lockdown dampak dari wabah virus Corona, Kamis (26/3/2020). [AFP/Oli Scarff]

Suara.com - Lockdown gegara Covid-19 di Inggris membuat para pekerja seks di sana putus asa. Akibatnya, mereka berpotensi tetap berada di luar rumah demi mendapatkan pelanggan, demikian kata organisasi amal dan pekerja seks.

"Kami menghadapi krisis besar. Tidak ada yang mau melanggar aturan dan menempatkan diri sendiri dan orang lain dalam bahaya, tetapi mereka yang masih bekerja tidak punya pilihan lain," kata Niki Adams dari English Collective of Prostitutes, dilansir dari The Guardian, Selasa (14/4/2020).

Pada satu situs web dewasa, ada 800 pekerja seks di Inggris 'tersedia untuk dipesan'. Sekitar 150 pekerja di antaranya berada di London.

Adams mengatakan bahwa banyak dari mereka tidak akan bekerja, tetapi tetap menggunakan situs untuk menjaga profil mereka aktif dengan harapan bahwa calon pelanggan dapat dibujuk untuk membayar telepon atau video seks.

Tetapi yang lainnya tidak berhenti bekerja karena mereka tidak memiliki pendapatan lain, tidak ada tabungan, serta mereka memiliki tuntutan sewa dan tagihan jatuh tempo.

“Kami membutuhkan pembayaran tunai segera untuk para pekerja yang saat ini tidak punya apa-apa untuk dimakan. Kami tahu siapa wanita-wanita ini dan kami perlu membantu mereka sekarang, bukan dalam waktu beberapa minggu," katanya.

Sasha (bukan nama sebenarnya), seorang ibu dengan dua anak, telah bekerja dari rumah selama tiga hari seminggu, sementara anak-anaknya pergi ke sekolah. Ia berpenghasilan antara £ 40 dan £ 70 (antara Rp 700 ribu - Rp 1,2 juta) sehari. Namun saat ini, perempuan 33 tahun itu mengatakan tidak punya pekerjaan.

"Saya sudah berusaha keras untuk mengumpulkan uang, tetapi setiap minggu, setiap sen digunakan untuk satu keadaan darurat atau lainnya sehingga saya tidak memiliki tabungan," katanya.

“Saya menghabiskan sepanjang hari dengan cemas," tambahnya.

baca juga

Pekan lalu, pihak parlementer dari partai tentang pelacuran dan perdagangan seks global mendesak menteri dalam negeri untuk melindungi pekerja seks di Inggris.

"Kami sangat prihatin ketika 'pelanggan' tidak dapat menggunakan para wanita untuk menghasilkan uang karena virus corona, kehidupan para wanita benar-benar menjadi tidak berharga bagi mereka,” tulis mereka.

Seorang juru bicara untuk Beyond the Streets, yang mendukung pekerja seks jalanan di London Timur sebagai bagian dari pekerjaannya, mengatakan banyak perempuan yang bekerja dengan organisasi amal berjuang untuk mengajukan kredit universal.

Helena Croft, direktur eksekutif Streetlight, mengatakan badan amal itu melihat adanya peningkatan upaya bunuh diri di kalangan wanita pekerja seks sejak lockdown diberlakukan.

"Situasi ini mengerikan, putus asa, dan semakin lama semakin sulit jadinya," kata Croft.

Dia mendesak para lelaki yang memakai jasa seks untuk menaati aturan pemerintah dan tetap tinggal di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Corona, Lisa Semampow Jual 600 Perempuan di FB, Paling Murah Rp 1 Juta

Saat Corona, Lisa Semampow Jual 600 Perempuan di FB, Paling Murah Rp 1 Juta

Jatim | Selasa, 14 April 2020 | 14:58 WIB

Temui Kekasih Sebelum Lockdown, Wanita Ini Malah Terinfeksi Virus Corona

Temui Kekasih Sebelum Lockdown, Wanita Ini Malah Terinfeksi Virus Corona

Lifestyle | Selasa, 14 April 2020 | 15:10 WIB

Kasihan, Ini Hukuman Bagi Turis yang Langgar Aturan Lockdown di India

Kasihan, Ini Hukuman Bagi Turis yang Langgar Aturan Lockdown di India

Lifestyle | Selasa, 14 April 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×