Andai Restoran Kembali Buka, Ini Aturan yang Bisa Diterapkan

Risna Halidi

Selasa, 05 Mei 2020 | 14:34 WIB
Andai Restoran Kembali Buka, Ini Aturan yang Bisa Diterapkan
Salah satu outlet McDonalds. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Andai Restoran Kembali Buka, Ini Aturan yang Bisa Diterapkan

Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia memaksa banyak tempat termasuk restoran untuk tutup sementara.

Beberapa diantaranya hanya menerima pembelian pesan antar atau dibawa pulang.

Kondisi tersebut tentu membuat banyak orang rindu menghabiskan waktu makan di luar. Dan andaikata restoran kembali buka, apa yang harus dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona penyebab sakit Covid-19?

Dilansir Suara.com dari News.com.au, berikut bebarapa hal yang bisa diterapkan para pelaku bisnis makanan.

• Terapkan jarak 1,5 meter antar meja
• Semua pelanggan harus mencatat nama dan nomor mereka di tempat makan agar dapat dihubungi jika diperlukan di lain waktu
• Terapkan jarak sosial di ruang tunggu
• Sediakan tisu/hand sanitizer untuk pelanggan saat hendak membayar di kasir
• Tidak ada sajian tambahan/condiment di atas meja
• Gunakan menu sekali pakai atau papan tulis
• Gunakan mesin pencuci piring komersial yang dapat membersihkan alat makan dan barang pecah belah pada suhu 80 derajat
• Siapkan pembersih tangan di seluruh lokasi
• Tidak ada makan di bar

Beberapa negara di Asia Timur seperti China dan Hong Kong, telah membuka kembali restoran dengan membuat aturan baru. Meski demikian, kapasitas ditekan di bawah 50 persen dan membatasi makan kelompok sampai empat orang saja.

Di Hong Kong, setiapn pemilik restoran yang tidak mematuhi aturan akan didenda sebanyak $ HK 50.000 atau sekitar Rp 97 juta lebih.

Di China, orang memiliki kode QR pribadi yang harus dipindai sebelum diizinkan masuk ke suatu tempat sebagai bagian dari sistem kode kesehatan berbasis warna.

baca juga

Setiap orang diharuskan memasukkan informasi pribadi mereka dan menjawab serangkaian pertanyaan, termasuk riwayat perjalanan sebelumnya. Mereka kemudian dibagi dalam kelompok warna yaitu warna hijau, oranye atau merah.

Beberapa restoran di Hong Kong dan China juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara wajib bagi karyawan dan pengunjung yang memasuki dan meninggalkan restoran. Pengunjung yang demam akan ditolak masuk.

Banyak restoran di sana juga memasang penghalang akrilik sejak awal pandemi. Penghalang ini dianggap efektif menghalau orang dari satu sama lain untuk memastikan virus tidak dapat menyebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik! Nigeria Perangi Wabah Virus Corona Pakai Musik dan Tarian

Unik! Nigeria Perangi Wabah Virus Corona Pakai Musik dan Tarian

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:40 WIB

Ahli: Spesies Penyebar Virus Corona Mungkin Tak Bakal Pernah Ditemukan

Ahli: Spesies Penyebar Virus Corona Mungkin Tak Bakal Pernah Ditemukan

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:45 WIB

Klaim Temukan Vaksin Covid-19, Israel Masuk Tahap Pengembangan Komersial

Klaim Temukan Vaksin Covid-19, Israel Masuk Tahap Pengembangan Komersial

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:48 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×