Dibuat dari Tembaga, Ini Jaket Tahan Penyakit yang Dihargai Belasan Juta

Silfa Humairah Utami | Amertiya Saraswati | Suara.com

Selasa, 16 Juni 2020 | 20:22 WIB
Dibuat dari Tembaga, Ini Jaket Tahan Penyakit yang Dihargai Belasan Juta
Jaket Tahan Penyakit dari Tembaga (instagram.com/vollebak)

Suara.com - Dampak dari pandemi virus corona bisa terlihat di berbagai bidang kehidupan. Tidak terkecuali dalam hal fesyen. Jaket tahan penyakit pun tercipta.

Di tengah situasi pandemi, sebuah perusahaan pakaian berteknologi tinggi mengklaim bahwa mereka telah berhasil menciptakan jaket tahan penyakit pertama di dunia.

Melansir dari laman Metro News, perusahaan bernama Vollebak tersebut telah berhasil membuat jaket dari tembaga yang dapat membunuh bakteri dan virus.

Jaket tersebut dinamai Full Metal Jacket. Total, ada 11 km tembaga yang ikut dirajut ke dalam bahan jaket tersebut.

Tembaga sendiri merupakan logam yang dipercaya dapat membunuh bakteri dan virus yang bersentuhan secara langsung. Untuk itu, Full Metal Jacket akan dibuat dengan bahan 65 persen dari tembaga.

Jaket Tahan Penyakit dari Tembaga (instagram.com/vollebak)
Jaket Tahan Penyakit dari Tembaga (instagram.com/vollebak)

"Sembari kita memasuki era baru penyakit, Bumi yang semakin panas, kebakaran dan banjir di seluruh dunia, kita semua tidak siap akan perubahan cepat yang berlangsung," ungkap co-founder Vollebak, Steve Tidball.

"Dengan perubahan yang terjadi, sistem pertahanan diri kita perlu beradaptasi, mulai dari rencana darurat dan infrastruktur, hingga arsitektur dan pakaian."

Karena alasan itulah, Vollebak pun ingin membuat pakaian yang nantinya dapat digunakan di masa depan. Salah satunya adalah jaket tahan penyakit tersebut.

"Baju tahan penyakit akan menjadi hal yang dibutuhkan di masa depan, dan itulah alasan kita bekerja dengan menggunakan tembaga dari sekarang."

Jaket Tahan Penyakit dari Tembaga (instagram.com/vollebak)
Jaket Tahan Penyakit dari Tembaga (instagram.com/vollebak)

Selain dapat membunuh bakteri dan virus, tembaga juga dipercaya sebagai bahan antimikroba.

Inilah yang membuat bakteri dan virus tidak bisa bertahan hidup saat mereka berkontak secara langsung dengan bahan tembaga. Selain itu, hal ini dapat mencegah bakteri dan virus untuk bermutasi serta menjadi resisten.

Kemampuan tembaga dalam melawan virus dan bakteri ini sudah sejak lama diteliti. Kemudian, karena adanya pandemi Covid-19, hasil penelitian tersebut kembali dibicarakan.

"Meskipun terlihat seperti jaket dari planet lain, ini didesain untuk dipakai seperti jaket normal. Dan jaket ini tidak terasa seperti Anda memakai logam. Tembaga yang digunakan sudah ditenun menjadi benang dan jaket itu dilapisi bulu domba," tambah Nick Tidball.

Full Metal Jacket juga dibuat tahan air hingga kedalaman 20 meter, dan dilengkapi beberapa kantung dengan ritsleting.

Nantinya, jaket tahan penyakit ini akan dijual seharga 895 poundsterling atau sekitar 16 juta rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesepian Buat Orang Lebih Sering Merokok, Ini Sebabnya!

Kesepian Buat Orang Lebih Sering Merokok, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 09:06 WIB

Belajar di Masa Pandemi, Siswa di Kelas Harus Berjarak 1,5 Meter

Belajar di Masa Pandemi, Siswa di Kelas Harus Berjarak 1,5 Meter

News | Senin, 15 Juni 2020 | 21:23 WIB

Wabah Covid-19 di Indonesia Berakhir September, Ini Penjelasan Ilmuwan

Wabah Covid-19 di Indonesia Berakhir September, Ini Penjelasan Ilmuwan

News | Senin, 15 Juni 2020 | 13:01 WIB

Terkini

Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam

Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

Tampil Cantik saat Melahirkan, Bolehkah Ibu Hamil Pakai Make Up untuk Persalinan?

Tampil Cantik saat Melahirkan, Bolehkah Ibu Hamil Pakai Make Up untuk Persalinan?

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:15 WIB

7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah

7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:12 WIB

Gaya Stylish tapi Tetap Nyaman? Ini Tips Memilih Busana Anak ala Fashion Stylist Doley Tobing

Gaya Stylish tapi Tetap Nyaman? Ini Tips Memilih Busana Anak ala Fashion Stylist Doley Tobing

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:52 WIB

5 Lipstik Hanasui Untuk Bibir Hitam yang Tahan Lama

5 Lipstik Hanasui Untuk Bibir Hitam yang Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:35 WIB

6 Body Lotion Tone Up Murah Mulai Rp30 Ribuan, Bikin Kulit Cerah Seketika

6 Body Lotion Tone Up Murah Mulai Rp30 Ribuan, Bikin Kulit Cerah Seketika

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:14 WIB

5 Moisturizer Murah Alternatif La Roche Posay Cicaplast Baume B5+ untuk Rawat Skin Barrier

5 Moisturizer Murah Alternatif La Roche Posay Cicaplast Baume B5+ untuk Rawat Skin Barrier

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:05 WIB

Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Manager Fest 2026 Jadi Ruang Profesional Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:46 WIB

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

7 Rekomendasi Tanaman Bunga yang Mudah Dirawat di Pot, Sulap Rumah Jadi Asri

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:15 WIB

Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:08 WIB