Ini Alasan Kopi Lebih Nikmat Diminum Saat Masih Panas

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 25 Juni 2020 | 21:54 WIB
Ini Alasan Kopi Lebih Nikmat Diminum Saat Masih Panas
Kopi manual brewing bisa disebuh sendiri di rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Kopi panas yang Anda biarkan berjam-jam, rasanya akan berbeda ketika Anda meminumnya lagi. Begitu juga dengan es kopi yang Anda buat.

Ada alasan di balik perbedaan rasa antara kopi panas dan kopi dingin. Bukan hanya karena perbedaan suhu, tapi ada variabel yang lebih dalam, yang menyebabkan perbedaan rasa tersebut.

Kopi cold brew, atau kopi yang diseduh dingin, adalah tren yang relatif baru, kata Niny Rao, seorang profesor kimia di Thomas Jefferson University di Philadelphia, yang bersama rekannya Megan Fuller telah mulai meneliti minuman dingin. Penelitian ini terinspirasi oleh perjuangan Rao sendiri membuat minuman dingin di rumah.

"Ketika saya mencobanya, saya menyadari itu tidak berhasil," kata Rao seperti dilansir dari Huffpost.

"Jadi saya meyakinkan Dr. Fuller untuk membantu saya di lab untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi," katanya.

Keduanya telah melihat bagaimana metode menyeduh dan cara memanggang biji kopi berdampak pada kafein, keasaman, dan sifat antioksidan dari minuman yang dihasilkan.

Penyeduhan kopi

"Penyeduhan kopi adalah proses yang sangat kompleks," kata Rao. "Kopi itu sendiri adalah minuman yang sangat kompleks."

Peter Giuliano adalah chief research officer di Specialty Coffee Association dan direktur eksekutif Coffee Science Foundation, yang baru-baru ini mengumumkan proyek penelitiannya sendiri dalam kemitraan dengan perusahaan kopi cold-brew, Toddy, pada aspek kimia dan sensorik minuman dingin.

"Semua faktor pada penyeduhan kopi - suhu air, ukuran gilingan, waktu penyeduhan, jenis filter, jenis kopi - memiliki efek pada rasa kopi," kata Giuliano.

"Hanya sedikit pemahaman tentang sains dapat membantu konsumen meningkatkan rasa kopi buatan mereka."

Minuman panas memiliki kadar antioksidan yang lebih tinggi

Kopi kaya akan antioksidan, termasuk polifenol asam klorogenik, atau CGA, kata Megan Meyer, direktur komunikasi sains di International Food Information Council. CGA memiliki efek anti-diabetes, anti-kanker, anti-inflamasi, dan anti-obesitas, serta dapat membantu mengurangi risiko beberapa penyakit kronis, demikian hasil penelitian menunjukkan.

Dalam hal manfaat kesehatan, penelitian yang diterbitkan dalam Scientific Reports pada tahun 2018 menemukan kopi yang diseduh akan mempertahankan tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada minuman dingin.

Tingkat roasting atau panggangan yang Anda pilih juga menentukan kadar antioksidannya. Dalam penelitian terbaru timnya yang belum dipublikasikan, Rao mengatakan bahwa kopi panas dan kopi dingin memiliki tingkat antioksidan yang sama pada biji kopi light roast. Sedangkan pada biji kopi dark roast, penyeduhan panas akan menjaga antioksidan lebih baik daripada ketika kopi diseduh dingin atau cold brew.

Itu tidak berarti satu metode penyeduhan lebih sehat daripada yang lain, kata Rao. Tetapi jika Anda khawatir tentang stres oksidatif, ketidakseimbangan kadar radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh, biji kopi dark roast yang diseduh panas mungkin yang terbaik.

Tetapi, panas menghasilkan rasa pahit dan asam

Emily Rosenberg, direktur operasi pendidikan dan pelatihan di Stumptown Coffee, sebelumnya menjelaskan kepada HuffPost bahwa CGA juga memengaruhi tingkat kepahitan.

Ketika CGA dalam kopi yang tidak dipanggang dipanaskan selama proses pemanggangan, CGA dipecah menjadi asam quinic dan asam caffeic, yang memiliki rasa pahit dan astringen yang lebih nyata. Dan semakin lama kopi terpapar panas, keasamannya semakin meningkat. Itu berarti kopi yang diseduh panas cenderung terasa lebih pahit dan asam daripada minuman dingin, bahkan jika itu dibuat dari biji kopi yang sama.

Tingkat kepahitan dan keasaman yang lebih rendah dalam kopi yang diseduh dingin juga membuatnya lebih kecil kemungkinan menyebabkan perut mulas atau masalah pencernaan lainnya.

Ada dasar yang lebih ilmiah yang membuktikan bahwa minuman dingin kurang asam. Penelitian Rao menunjukkan tingkat pH kopi panas dan kopi dingin sebagian besar sebanding, berkisar antara 4,85 hingga 5,13. Tetapi, kopi yang diseduh panas ternyata memiliki konsentrasi asam yang lebih tinggi.

Kopi dark roast juga cenderung memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah daripada kopi light roast, kata Rao.

Kadar kafein hampir sama

Konsumsi kafein dalam jumlah sedang dapat meningkatkan kewaspadaan mental, memori, dan kinerja fisik, kata Meyer. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan sakit kepala, sulit tidur, cemas, atau masalah pencernaan.

Metode penyeduhan panas dan penyeduhan dingin tidak secara khusus memengaruhi kadar kafein. Kadar kafein lebih mungkin ditentukan oleh rasio kopi dan air yang Anda pilih, kata Giuliano. Lebih sedikit air akan menghasilkan kopi yang mengandung lebih banyak kafein.

"Pikirkan perbedaan antara espresso dibandingkan kopi tetes," kata Giuliano. "Keduanya memiliki kadar kafein yang sama dalam porsinya masing-masing, tapi ketika membandingkan kadar kafein total dalam volume yang sama, espresso secara signifikan memiliki lebih banyak kafein."

Waktu peyeduhan juga memengaruhi kadar kafein, keasaman, dan antioksidan. Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Scientific Reports menemukan bahwa untuk kopi cold brew, sebagian besar kafein dalam kopi medium roast dan dark roast gelap diekstraksi setelah 400 menit.

Jadi, jika Anda ingin membandingkan kadar kafein pada es kopi dan kopi panas, kata Rao, es kopi mungkin memiliki kafein yang lebih tinggi. Ini karena lebih sedikit air yang ditambahkan ke kopi saat membuat es kopi, dan bukan karena yang satu memiliki lebih banyak kafein daripada yang lain.

Bagaimana membuat kopi yang enak di rumah...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Minum Kopi Secara Teratur Mengurangi Risiko Aritmia

Studi: Minum Kopi Secara Teratur Mengurangi Risiko Aritmia

Health | Minggu, 21 Juni 2020 | 11:58 WIB

Wajib Coba, Sensasi Dessert di Dalam Kopi

Wajib Coba, Sensasi Dessert di Dalam Kopi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2020 | 13:09 WIB

Minum Kopi Pakai Gula Merah Lebih Baik dari Gula Putih, Mitos atau Fakta?

Minum Kopi Pakai Gula Merah Lebih Baik dari Gula Putih, Mitos atau Fakta?

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:32 WIB

Terkini

5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai

5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 20:33 WIB

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:52 WIB

5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan

5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:16 WIB

7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal

7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 19:11 WIB

Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas

Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:37 WIB

Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global

Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:00 WIB

Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas

Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:55 WIB

5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah

5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:53 WIB

5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama

5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:46 WIB