Rugi Besar Akibat Pandemi Covid-19, Giliran H&M Tutup 170 Gerai di Dunia

Silfa Humairah Utami, Amertiya Saraswati

Rabu, 01 Juli 2020 | 14:00 WIB
Rugi Besar Akibat Pandemi Covid-19, Giliran H&M Tutup 170 Gerai di Dunia
ilustrasi merek fashion H&M [shutterstock]

Suara.com - Dampak pandemi Covid-19 terhadap industri fesyen telah memaksa beberapa brand pakaian untuk menutup gerai mereka di seluruh dunia. Setelah ZARA, kali ini giliran H&M yang mengumumkan penutupan toko mereka.

Melansir laman Business Insider, perusahaan retailer pakaian H&M mengumumkan hal tersebut pada Jumat (26/7/2020) kemarin.

Awalnya, brand asal Swedia ini hanya akan menutup 130 gerai di seluruh dunia. Namun, H&M akhirnya memutuskan untuk menutup 170 toko setelah melaporkan penurunan penjualan sebanyak 50% di kuartal kedua 2020.

Sementara untuk periode Desember 2019 hingga 31 Mei 2020 lalu, H&M sudah mengalami penurunan penjualan sebanyak 24%.

Menanggapi dampak pandemi virus corona ini, H&M pun berniat untuk menutup gerai mereka lebih cepat dan ganti berfokus pada bisnis online.

Pasalnya, penjualan online H&M dikabarkan mengalami kenaikan sebesar 32% di periode Maret hingga Mei 2020.

H&M (Pexels/Valeriia)
H&M (Pexels/Valeriia)

Selain menutup 170 gerai, H&M juga akan mengurangi jumlah gerai baru yang akan dibuka.

Hal ini dilakukan karena pandemi Covid-19 diperkirakan akan memiliki dampak jangka panjang terhadap perilaku konsumen.

"Sudah jelas bahwa perubahan dalam perilaku konsumen karena pandemi akan mempercepat digitalisasi retail fesyen," ungkap CEO H&M, Helene Helmersson.

baca juga

"Untuk menanggapinya, kami terus mencoba untuk beradaptasi dan mengubah cara kerja kami, yang akan membuat kami lebih fleksibel, cepat, dan efisien."

Ilustrasi brand fashion kenamaan, Zara. (Shutterstock)
Ilustrasi brand fashion kenamaan, Zara. (Shutterstock)

H&M bukanlah satu-satunya brand yang memutuskan untuk menutup gerai mereka di seluruh dunia akibat pandemi ini.

Sebelumnya, perusahaan Inditex yang memiliki brand ZARA dan Massimo Dutti telah memutuskan untuk menutup 1.000 - 1.200 gerai di dunia.

Di sisi lain, pakar juga mengungkapkan bahwa pandemi ini akan membuat banyak orang lebih terbiasa dengan belanja online.

"Penjualan online akan terus meningkat dibandingkan sebelumnya dan ini adalah sesuatu yang harus diperhatian setiap brand," ungkap manajer Global Data Retail, Neil Saunders.

"Retailer yang tidak beradaptasi dan memiliki terlalu banyak toko akan kalah karena hal tersebut tidak lagi relevan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Dunia Perlu Waspada Soal Flu Babi Baru di Tengah Pandemi Covid-19

WHO: Dunia Perlu Waspada Soal Flu Babi Baru di Tengah Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 11:02 WIB

Cerita Mala Dimarahi Dokter yang Nekat Lepas Masker Saat Jalani Persalinan

Cerita Mala Dimarahi Dokter yang Nekat Lepas Masker Saat Jalani Persalinan

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:57 WIB

WHO: Kondisi Terburuk dari Pandemi Covid-19 Masih Belum Terjadi

WHO: Kondisi Terburuk dari Pandemi Covid-19 Masih Belum Terjadi

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 08:24 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×