5 Makanan yang Tidak Direkomendasikan untuk Sarapan

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 09 Juli 2020 | 09:33 WIB
5 Makanan yang Tidak Direkomendasikan untuk Sarapan
Ilustrasi sarapan telur. (Shutterstock)

Suara.com - Pelaku diet kerap melewatkan waktu sarapan. Padahal menurut pakar, melewatkan waktu sarapan adalah cara yang keliru dalam usaha penurunan berat badan.

Itu terjadi karena kalori hanya bertambah saat makan siang dan makan malam.

Solusi terbaik sarapan adalah memastikan protein tanpa lemak dan kaya serat agar membuat kita mudah kenyang, sehingga baik untuk menurunkan berat badan.

Tapi, perlu diingat nih beberapa makanan yang tidak direkomendasikan dikonsumsi saat sarapan mengutip Medical Daily, Kamis (9/7/2020) berikut ini!

1. Karbohidrat beku

Frozen Food. (Shutterstock)
Frozen Food. (Shutterstock)

Wafel dan panekuk beku tidak efektif membuat Anda lebih kenyang, karena karbohidrat ini sangat cepat untuk dicerna. Sangat penting melihat kandungan biji-bijian dan serat yang terkandung dalam kemasan.

2. Roti manis

Ilustrasi makan roti. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi makan roti. (Sumber: Shutterstock)

Biasanya berbentuk bagel, biskuit, dan roti kemasan itu hanyalah mengandung gula dan gluten. Makanan ini hanya makanan manis penuh dengan gula, dan biasanya dimakan sebagai penutup atau saat nyemil, jadi hindari makanan ini saat sarapan.

3. Jus manis

baca juga
Ilustrasi sarapan dengan jus buah. (Shutterstock)
Ilustrasi sarapan dengan jus buah. (Shutterstock)

Jus dalam kemasan mungkin dianggap sehat, tapi itu sangat banyak mengandung gula. Beberapa produk mengklaim sebagai proboitik, namun akhirnya mereka tidak mengandung bakteri baik.

Beberapa produk jus juga biasanya mengklaim 100 persen tidak mengandung gula, itu artinya hanya gula tebu atau gula pasir yang tidak ditambahkan. Mereka masih mengandung fruktosa yang bisa mengubah gula menjadi lemak.

4. Yogurt dan Smoothie

Yogurt stroberi. (Shutterstock)
Yogurt stroberi. (Shutterstock)

Yogurt mungkin dianggap sarapan yang tidak berbahaya, tapi yogurt berasa bisa mengandung perasa buatan, gula tambahan dan kalori. Jadi pastikan lebih dulu label dan pastikan kaya dengan protein dan probiotik.

Sementara smoothie tidak direkomendasikan karena makanan ini mengandung gula yang tinggi, dan kurang nutrisi.

5. Sereal

Terkadang ada saja perusahaan menggunakan strategi pemasaran palsu, dengan iming-iming antioksidan di kotak sereal. Mereka kerap menyalahgunakan jargon medis untuk menjual produk. Jadi pastikan membaca label untuk melihat kandungan nutrisi dalam sereal dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sukses Diet Makan Paprika dan 4 Berita Hits Lifestyle Lainnya

Kisah Sukses Diet Makan Paprika dan 4 Berita Hits Lifestyle Lainnya

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2020 | 09:30 WIB

Dietnya Sukses, Wanita Ini Mengaku Makan 15 Paprika Setiap Hari

Dietnya Sukses, Wanita Ini Mengaku Makan 15 Paprika Setiap Hari

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2020 | 07:10 WIB

Susah Payah Diet, Wanita Ini Malah Dibully Warganet karena Tampil Kurus

Susah Payah Diet, Wanita Ini Malah Dibully Warganet karena Tampil Kurus

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2020 | 13:13 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×