Ini Cara Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam dan Dokter Hewan

Kamis, 30 Juli 2020 | 11:30 WIB
Ini Cara Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam dan Dokter Hewan
Hewan kurban di Blitar (Suara.com/Farian)

Suara.com - Sehari menjelang Iduladha, masih banyak masyarakat yang mencari hewan kurban. Nah, bagi Anda yang masih mencari hewan kurban, tahukah syarat hewan kurban yang harus dipenuhi, baik secara syariat Islam maupun ilmu kesehatan hewan?

Mengutip NU Online, Kamis (30/7/2020), Katib Syuriyah PCNU Pringsewu KH Munawir mengatakan bahwa saat memilih hewan kurban, maka harus diperhatikan kesempurnaan hewan tersebut.

"Hendaknya hewan yang paling bagus, dilihat menyenangkan, gemuk atau banyak dagingnya, bertanduk, dan tidak memiliki cacat sama sekali," rinci KH Munawir.

Alasan ini, karena menurut ahli agama, hewan ini nantinya bisa menjadi kendaraan di hari kiamat kelak.

Di sisi lain, sebelum dikurbankan, KH Munawir juga mengingatkan agar memperlakukan hewan yang akan dikurbankan dengan baik.

"Jangan membuat hewan kurban stres dengan semisal melakukan penyembelihan di depan hewan kurban lainnya," imbau Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung ini.

Perlakuan baik kepada hewan kurban ini juga menurutnya akan berdampak pada kualitas daging kurban saat dikonsumsi nantinya. Mengingat sebelum disembelih hewan tidak merasa tertekan atau stres.

"Disunahkan untuk menyiapkan hewan kurban satu hari sebelum pelaksanaan penyembelihan dengan merias dan tidak memotong rambut dan kuku hewan kurban," katanya.

Ciri hewan kurban sehat menurut dokter

Baca Juga: Tata Cara Pembagian Daging Kurban

Sementara itu, menurut Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jabar, Sri Mujiariningsih, hewan yang sehat pertama bisa dilihat dari bulunya yang mengkilat dan halus, serta pastikan bulunya tidak berdiri.

"Bulunya tidak berdiri, karena kalau berdiri maka hewannya cacingan," kata Sri.

Sri melanjutkan ciri kedua adalah gerakan hewan tersebut lincah dan tidak cacat.

Ketiga, pastikan jika kotoran atau selaput lendir yang keluar dari anus, mata, dan hidung berwarna merah muda, dan tidak berwarna hitam.

Keempat adalah memperhatikan suhu tubuh hewan kurban harus di antara 39 hingga 40 derajat celcius.

"Kalau di atas 39 atau 40 derajat celcius atau suhunya 40,5 derajat celcius, maka sapi itu mulai demam, curiga ada penyakit," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI