Rayakan HUT RI di Tengah Pandemi Covid-19, Sosiolog: Waktunya Merenung

Risna Halidi

Senin, 17 Agustus 2020 | 15:13 WIB
Rayakan HUT RI di Tengah Pandemi Covid-19, Sosiolog: Waktunya Merenung
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) membawa Bendera Merah Putih saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 1945 yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2020). [ANTARA FOTO]

Suara.com - Suasana perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 pada tahun ini terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Isu kesehatan makin disorot, belum lagi dampak pandemi pada sektor ekonomi yang berisiko resesi.

Dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said, momentum HUT RI di masa pandemi bisa menjadi ajang mempersatukan bangsa untuk bersama-sama melawan Covid-19.

"Menjadi bangsa merdeka adalah jalan menuju bangsa yang cerdas, yang sehat, yang sejahtera dan dihormati warga dunia," kata Sudirman dikutip dari siaran tertulis yang Suara.com terima, Senin (17/8/2020).

Lanjut Sudirman, masyarakat harus kompak melawan pandemi Covid-19 dengan mengubah pola hidup yang lebih sehat. "Maka tepat rasanya menjadikan momentum 17 Agustus untuk menyatukan berbagai potensi," tambahnya.

Di sisi lain, sosiolog Imam Prasodjo juga turut membagikan renungan 17 Agustus di tengah wabah Covid-19 seperti sekarang. Tokoh sosialogi Universitas Indonesia tersebut mengatakan bahwa Indonesia belum pernah mendapatkan tantangan seperti ini sebelumnya.

"Maka kita secara kolektif sebagai bangsa kita tidak tahu siapa diri kita dalam menghadapi situasi seperti ini. Harusnya ada banyak tokoh mengimbau dan mengingatkan, kita sekarang menghadapi sebuah krisis yang tidak terjadi dalam sejarah," ucapnya.

Imam menambahkan, setelah memahami apa yang akan terjadi, renungan selanjutnya adalah bagaimana membangun solidaritas di dalam menghadapi masa sulit seperti ini.

Menurutnya, perlu ada sebuah pola baru kehidupannya yang tidak mudah, apalagi wabah ini menjadi tantangan terbesar di abad 2020 bagi dunia.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak menyepelekan wabah Covid-19. Maka kata Imam, satu-satunya cara yang harus dilakukan perubahan perilaku. Masyarakat diminta beradaptasi dengan cara hidup yang baru hingga cara interaksi yang baru.

baca juga

"Sekarang tahun penentuan, kita ini akan terpuruk atau akan bangkit. Kita akan bisa beradaptasi atau tidak? Kalau ceroboh, wpa yang kita lakukan bisa membahayakan orang lain, untuk keselamatan kita juga keselamatan keluarga dan masyarakat umum," bebernya.

Sementara itu, ditanggapi Pakar Komunikasi Politik Hendri Satrio, pada perayaan HUT ke-75 RI sudah seharusnya masyarakat semakin bergandengan tangan melawan pandemi Covid-19. Bukan hanya momentum, ia juga meminta masyarakat menjadikan hal ini sebagai titik tolak menghadapi pandemi.

"Menurut saya ini baik sekali dan enggak perlu ada yang diperdebatkan. Kita tahu Indonesia sedang tertekan dalam situasi pandemi, maka jadikan persatuan bangsa ini jadi tolak ukur," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HUT Kemerdekaan RI, Ini Tiga Mobil Historis di Gedung Joang '45

HUT Kemerdekaan RI, Ini Tiga Mobil Historis di Gedung Joang '45

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2020 | 15:12 WIB

Hut Kemerdekaan RI, Megawati Berpesan ke Generasi Muda: Jangan Ngoyo

Hut Kemerdekaan RI, Megawati Berpesan ke Generasi Muda: Jangan Ngoyo

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 15:10 WIB

HUT RI ke-75, Persib Bandung: Kita Bersatu Lawan COVID-19

HUT RI ke-75, Persib Bandung: Kita Bersatu Lawan COVID-19

Bola | Senin, 17 Agustus 2020 | 14:50 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×