Suara.com - Rambut adalah mahkota perempuan, rasanya bisa sangat tidak percaya diri kalau rambut tidak dalam kondisi maksimal, apalagi kalau berketombe, rontok, dan lepek jadi satu.
Penyebab dari ketiga masalah utama rambut ini memang berbeda, seperti rambut rontok yang biasanya disebabkan catokan dengan panas tinggi dan pewarna rambut yang bisa merusak akar rambut.
Sedangkan masalah ketombe menurut Senior Hair Care R&D Manager Dove Indonesia, Yusuf Christina terjadi karena 3 faktor seperti jamur malassezia, produksi minyak berlebih dan kerentanan kulit kepala.
"Jadi pada saat pertahanan kulit kita lemah kemudian dapat serangan si jamur atau produksi minyak berlebih biasanya mulai terjadi peradangan atau inflamsi. Kulit kepala biasanya jadi kering dan tanpa terasa gatal muncul ketombe," ujar Christina dalam acara Dove Super Class Launch, Rabu (9/9/2020).
Berbeda dengan rontok dan ketombe akibat faktor eksternal, rambut lepek cenderung terjadi pada orang yang tidak bisa menjaga kebersihan. Apalagi aktivitas yang padat akan semakin menambah produksi minyak dan kotoran di kepala, lalu tidak dibersihkan.
"Keringat dan kotoran udah menempel di kulit kepala, kotoran sudah menumpuk tidak dibersihkan, ditambah juga minyak berlebih sehingga rambut menjadi lepek," jelasnya.
Sehingga Christina mengingatkan orang dengan masalah rambut lepek harus ekstra menjaga kebersihan rambut. Karena dibanding rambut rontok dan ketombe yang tidak terlihat dari jauh, sedangkan rambut lepek akan sangat terlihat.
"Kita lakukan studi bahwa rambut yang bersih akan nampak lebih bervolume, tidak lepek dibandingkan rambut kotor karena berminyak. Kalau mau keramas setiap hari nggak masalah," tutup Christina.