Hati-hati, Sinar UV Matahari Bisa Tembus Kaca dan Pakaian Lho!

Risna Halidi

Jum'at, 18 September 2020 | 08:10 WIB
Hati-hati, Sinar UV Matahari Bisa Tembus Kaca dan Pakaian Lho!
Ilustrasi paparan sinar UV. (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga outdoor seperti lari, hiking dan bersepeda merupakan aktivitas fisik yang banyak digemari masyarakat Indonesia.

Selain untuk menghilangkan suntuk, olahraga outdoor juga diharapkan dapat menjadi usaha mendapat asupan vitamin D dari sinar matahari yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Tapi ternyata, meski memiliki manfaat kesehatan, sinar ultraviolet  atau UV juga dapat menimbulkan berbagai masalah kulit seperti menyebabkan kemerahan, perih, sensasi terbakar hingga merusak melanin dan membuat kulit terlihat lebih gelap.

Sinar UV juga mampu menembus lapisan kulit lebih dalam, menyebabkan penuaan kulit yang ditandai dengan munculnya keriput dan noda atau flek hitam hingga menyebabkan kanker kulit.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa paparan sinar UV yang berlebihan justru dapat menurunkan kemampuan sistem kekebalan tubuh manusia dalam mendeteksi dan menangkal sel ganas.

Karena itu, penggunaan sunscreen atau tabir surya dalam kehidupan sehari-hari terutama saat beraktivitas seperti olahraga outdoor menjadi sangat penting penting dilakukan.

Sayangnya, tidak semua orang betah menggunakan tabir surya. Alasannya, selain tekstur yang kurang nyaman, rendahnya penggunaan tabir surya juga dipengaruhi oleh persepsi keliru seperti ‘tidak perlu memakai sunscreen bila keluar rumah sebentar atau saat cuaca mendung’.

Masalahnya lagi, dr. Inneke Jane mengatakan bahwa sinar UV dapat menembus pakaian serta kaca.

"Jadi saat berada di rumah pun kita bisa terpapar sinar UV yang masuk dari jendela kaca. Apalagi saat keluar rumah, meskipun hanya sebentar, kulit dapat terpapar oleh sinar UV yang tembus melalui celah serat pakaian," kata Inneke Jane dalam acara NIVEA Sun SKINVERSATION beberapa waktu lalu.

baca juga

Pun saat cuaca mendung, awan dapat menyaring sinar matahari, tetapi tidak sinar UV. Dengan kata lain, pada hari yang berawan atau mendung sekali, kita masih dapat terpapar sinar UV dari matahari.

Padahal kulit yang tidak terlindungi dan mendapat paparan sinar UV secara berlebihan dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk mendeteksi dan menyerang sel ganas.

"Hal ini tentu bertolak belakang dengan harapan kita berolahraga yaitu untuk meningkatkan imunitas tubuh. Karenanya, bila ingin mendapat manfaat maksimal dari berolahraga outdoor, lindungi kulit dengan menggunakan sunscreen secara merata dan berkala," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadalah! Siklus Baru Matahari Telah Dimulai

Waspadalah! Siklus Baru Matahari Telah Dimulai

Tekno | Kamis, 17 September 2020 | 13:30 WIB

Ahli Penyakit Menular AS Rekomendasikan 2 Jenis Suplemen yang Dikonsumsinya

Ahli Penyakit Menular AS Rekomendasikan 2 Jenis Suplemen yang Dikonsumsinya

Health | Kamis, 17 September 2020 | 05:30 WIB

Studi: Kadar Vitamin D dalam Darah Bisa Prediksi Risiko Penyakit pada Pria

Studi: Kadar Vitamin D dalam Darah Bisa Prediksi Risiko Penyakit pada Pria

Health | Selasa, 15 September 2020 | 09:31 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×