alexametrics

Ahli Penyakit Menular AS Rekomendasikan 2 Jenis Suplemen yang Dikonsumsinya

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah
Ahli Penyakit Menular AS Rekomendasikan 2 Jenis Suplemen yang Dikonsumsinya
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]

Dua suplemen ini dikonsumsi untuk menjaga kesehatannya.

Suara.com - Ahli penyakit menular sekaligus Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional Amerika Serikat, Anthony Fauci, mengatakan bahwa "yang disebut suplemen peningkat kekebalan" sebenarnya "tidak melakukan apa pun".

Meski begitu, Fauci mengatakan ada dua vitamin yang direkomendasikannya untuk menjaga sistem kekebalan tetap sehat.

"Jika Anda kekurangan vitamin D, itu berdampak pada kerentanan terhadap infeksi. Jadi saya tidak keberatan merekomendasikan, dan saya sendiri mengonsumsinya," katanya, dilansir CNBC.

Selain vitamin D, Fauci juga menyarankan untuk mengonsumsi vitamin C karena nutrisi ini adalah antioksidan yang baik.

Baca Juga: Studi: Kadar Vitamin D dalam Darah Bisa Prediksi Risiko Penyakit pada Pria

"Jadi, jika orang ingin mengonsumsi satu atau dua gram vitamin C paling banyak, itu tidak masalah," sambungnya.

Ilustrasi suplemen minyak ikan. (Shutterstock)
Ilustrasi suplemen (Shutterstock)

Dalam wawancara terpisah dengan aktris Tiffany Haddish, Fauci mengatakan dalam satu studi klinis menunjukkan bahwa suplemen yang diklaim sebagai penambah kekebalan sebenarnya tidak benar-benar efektif, kecuali orang yang mengonsumsinya kekurangan nutrisi tertentu.

"Jika Anda meminumnya terlalu banyak, suplemen itu justru membahayakan Anda," jelas Fauci.

Ia menambahkan, secara keseluruhan, cara terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan adalah dengan tidur nyenyak dan olahraga.

"Itu adalah hal-hal yang jauh lebih baik daripada sekumpulan tanaman obat yang tidak pernah benar-benar terbukti berhasil meningkatkan kekebalan tubuh," lanjutnya.

Baca Juga: Perhatikan Pola Tidur, Bisa Jadi Ada Tanda Kekurangan Vitamin B12

Komentar