Di Tengah Pandemi, Hawaii Jadi Negara Bagian Paling Bahagia di Amerika

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 01 Oktober 2020 | 08:30 WIB
Di Tengah Pandemi, Hawaii Jadi Negara Bagian Paling Bahagia di Amerika
Ilustrasi perempuan bahagia. (Pexels)

Suara.com - Pandemi Covid-19 bukan alasan untuk tidak berbahagia. Hawaii telah membuktikan mampu menjadi negara bagian paling bahagia di Amerika Serikat sepanjang 2020.

Setidaknya itulah yang ditentukan situs web keuangan pribadi WalletHub dalam laporan "Negara-Negara Paling Bahagia 2020 di Amerika", yang dirilis pada pekan lalu.

Negara bagian Aloha itu mencetak posisi teratas pada skala 100 poin setelah dievaluasi dalam 32 metrik, termasuk tingkat depresi dan perceraian, pendapatan, dan lainnya. Nilai kategori terkuat dari negara bagian itu adalah kesejahteraan emosional dan fisik serta komunitas dan lingkungan yang masing-masing menempati peringkat ke-2 dan ke-3.

Dalam kategori lingkungan kerja, Hawaii turun ke posisi 16 dari 50 negara bagian di AS. Total skor Hawaii adalah 69,58 dari 100. Namun, itu unggul 0,16 atas Utah, yang menempati nomor 2 dalam daftar.

Melengkapi 5 negara bagian paling bahagia di daftar adalah Minnesota, New Jersey, dan Maryland. Sedangkan peringkat paling bawah diisi Kentucky, Louisiana, Oklahoma, Arkansas dan West Virginia.

"Kebahagiaan adalah perasaan gembira, puas, dan emosi positif secara keseluruhan," kata Dr. Chieh-Chen Bowen, direktur departemen psikologi di Cleveland State University, mengenai temuan WalletHub.

"Kebahagiaan adalah tujuan universal. Kami semua ingin bahagia dan ingin perasaan seperti itu bertahan," tambahnya dikutip dari Fox.

Dia mencatat bahwa secara psikologis, kebahagiaan sebagian besar berasal dari perasaan terhubung dengan keluarga dan teman selain menemukan tujuan.

Berdasarkan poin Hawaii, negara bagian itu berada di posisi ke-2 untuk persentase orang dewasa yang mengalami depresi terendah setelah New Jersey. Hawaii juga berada di posisi ke-4 untuk tingkat perceraian terendah setelah Utah, North Dakota dan New Jersey. Mengalahkan Minnesota dan 45 negara bagian yang tersisa.

baca juga

Namun, yang tidak begitu baik bagi orang Hawaii adalah bahwa negara bagian tersebut memiliki tingkat tidur cukup yang paling rendah dari 50 negara bagian. West Virginia, Kentucky, Tennessee dan Ohio tercatat sedikit lebih baik dalam kategori ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog: Pengalaman Hampir Mati Bisa Bikin Hidup Lebih Bahagia

Psikolog: Pengalaman Hampir Mati Bisa Bikin Hidup Lebih Bahagia

Sumsel | Senin, 28 September 2020 | 14:17 WIB

4 Cara Sederhana Bahagia Lebih Lama, Salah Satunya Tersenyum

4 Cara Sederhana Bahagia Lebih Lama, Salah Satunya Tersenyum

Lifestyle | Minggu, 27 September 2020 | 18:35 WIB

Psikolog Inggris Sebut Pengalaman Hampir Mati Bisa Bikin Tambah Bahagia

Psikolog Inggris Sebut Pengalaman Hampir Mati Bisa Bikin Tambah Bahagia

Lifestyle | Minggu, 27 September 2020 | 14:54 WIB

Terkini

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:20 WIB

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

×