Penyangga Masker Laris, Diklaim Tak Bikin Sesak Napas. Perlukah Dibeli?

Vania Rossa

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 18:29 WIB
Penyangga Masker Laris, Diklaim Tak Bikin Sesak Napas. Perlukah Dibeli?
Ilustrasi masker. (Shutterstock)

Suara.com - Penyangga masker atau braket masker belakangan banyak dijual di toko online. Benda ini diklaim dapat membuat kita tetap bisa bernapas lega meski memakai masker. Bahkan, ada pula toko yang mengklaim bahwa berkat benda ini, lipstik Anda akan awet dan tak akan menempel di masker.

Ya, masker kini memang jadi perlengkapan wajib yang harus kita kenakan di tengah pandemi. Dan siapapun mengakui, memakai masker sepanjang hari tentu tak nyaman. Sesak napas, suara terhalang, hingga memicu jerawat, adalah beberapa masalah yang kerap kita rasakan.

Namun, hal ini bukannya tanpa solusi. Di berbagai toko online, kini muncul solusi untuk berbagai permasalahan masker di atas, yaitu penyangga masker. Terbuat dari silikon, penyangga masker berbentuk tiga dimensi ini dikenakan di bawah masker, sehingga menciptakan rongga antara kain masker dan kulit Anda, membuat Anda merasa lebih nyaman dan 'lega'.

Tertarik membelinya? Nanti dulu. Sebelum buru-buru memasukkannya ke keranjang belanja, ada baiknya Anda simak dulu pendapat para dokter kulit soal penyangga masker ini, seperti dilansir dari Huffpost.

Penyangga masker dapat mencegah gesekan dengan kulit
Gesekan antara masker dan kulit, menurut dokter kulit Dr. Adam Mamelak, dapat menyebabkan masalah pada kulit wajah berupa peradangan dan iritasi.

Penyangga masker, braket masker. (Instagram)
Penyangga masker, braket masker. (Instagram)

“Banyak masalah kulit dan kesalahan tata rias saat ini disebabkan pemakaian masker,” kata dr. Mamelak.

"Gesekan (bersama dengan minyak, kelembapan, keringat, dan kotoran yang dapat terperangkap masker di permukaan kulit) dapat menyebabkan iritasi dan jerawat," katanya lagi.

Memakai masker masih merupakan keharusan, tetapi Mamelak menjelaskan bahwa penyangga masker dapat membantu mengurangi gesekan, karena mengurangi kontak antara masker dan kulit Anda.

Penyangga masker memudahkan Anda bernapas
Ahli kulit bersertifikat Beth Goldstein menjelaskan kepada HuffPost bahwa efek dari penyangga masker adalah mencegah masker tersedot ke dalam mulut dan hidung saat Anda bernapas.

baca juga

Dokter kulit bersertifikat Adarsh Vijay Mudgil juga setuju, dan menjelaskan bahwa hal ini membuat penyangga masker cocok untuk dikenakan saat beraktivitas fisik di luar ruangan, misal saat jogging atau bersepeda, karena tidak membuat Anda sesak napas.

Penyangga masker juga bisa mengiritasi kulit
Meski menawarkan kepraktisan dan memberi keuntungan bagi penggunanya, menurut dokter kulit Dr. Ife J Rodney, ada beberapa kekurangan dari penyangga masker yang harus Anda ketahui.

“Alih-alih masker kain yang menggesek kulit Anda, sekarang bahan plastik atau silikon (yang menyentuh kulit Anda), yang kurang lebih sama mengiritasi,” jelas Rodney.

"Bahan keras yang menekan kulit dapat memerangkap keringat dan minyak ke kulit, memicu jerawat (maskne), dan menyebabkan kerusakan kulit," katanya.

Jika Anda sensitif terhadap bahan plastik dan silikon, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit sebelum menggunakan penyangga masker.

Tapi, penyangga masker bisa bergeser saat dipakai
Penyangga masker tersedia dalam beragam ukuran, mulai dari untuk anak-anak hingga orang dewasa. Tapi, umumnya ukurannya lebih kecil daripada ukuran masker.

Menurut Goldstein, pemakaian penyangga masker tidak boleh mengganggu keberadaan masker. "Pemasangan masker yang tidak tepat di atas braket dapat membuat efektivitasnya berkurang," jelasnya.

Penyangga masker juga sangat mungkin bergeser ketika dipakai, meski beberapa jenis ada yang menggunakan selotip untuk menjaganya supaya tak bergeser. Pergeseran ini, menurut dokter kulit Dr. Marie Hayag, juga dapat berdampak negatif pada perlindungan masker yang dikenakan di atasnya.

Jadi, ketika Anda memilih penyangga masker, pastikan pilih ukuran yang sesuai dengan masker ya. Penyangga masker yang terlalu besar, bisa membuat masker tak menutupi mulut dan hidung Anda dengan sempurna, sehingga membuat droplet pernapasan mudah keluar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Memakai Masker, Wanita Lebih Baik Ketimbang Pria

Dalam Memakai Masker, Wanita Lebih Baik Ketimbang Pria

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:33 WIB

Ajak Pendemo Pakai Masker, Tapi Kok Ada yang Aneh ya?

Ajak Pendemo Pakai Masker, Tapi Kok Ada yang Aneh ya?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 13:35 WIB

Ingatkan Pakai Masker, Seorang Pelayan Mendapat 'Tip Kasar' dari Pelanggan

Ingatkan Pakai Masker, Seorang Pelayan Mendapat 'Tip Kasar' dari Pelanggan

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:08 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×