Penghasilannya Hampir Rp 295 Juta, Ibu Ini Dihujat karena Jualan ASI

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:38 WIB
Penghasilannya Hampir Rp 295 Juta, Ibu Ini Dihujat karena Jualan ASI

Suara.com - Seorang ibu tentu paham betapa pentingnya ASI (air susu ibu) bagi bayi yang baru lahir. Namun, ada kalanya seorang ibu kesulitan menghasilkan ASI.

Menyadur Daily Mail, Sabtu (17/10), Julie Dennis dari Florida adalah seorang ibu yang memutuskan untuk menjual ASI miliknya setelah menjadi ibu surogasi atau pengganti.

Wanita 32 tahun ini menjadi ibu pengganti dan melahirkan pada Agustus 2019 silam. Saat itu, Julie sempat menyusui bayi yang dilahirkannya.

Namun, setelah enam bulan, bayi tersebut tidak lagi membutuhkan ASI. Julie Dennis lantas memutuskan untuk memompa dan menjual sisa asinya dengan harga USD 90 sen atau sekitar Rp 13 ribu per 30 ml.

ASI tersebut dijual Julie untuk keluarga lain yang memiliki anak hasil surogasi tapi tidak mampu memberikan ASI.

Meski sudah bekerja sebagai guru, Julie menyebut bahwa menjual ASI juga merupakan pekerjaan tetap yang menyita waktu. Hal ini membuatnya dihujat banyak orang.

Ilustrasi ibu menyusui bayi. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu menyusui bayi. (Shutterstock)

"Aku punya rahim yang bagus dan ASI yang bagus, jadi lebih baik jika aku menggunakannya. Bukan berarti ini berorientasi pada uang, tapi aku memastikan ini berguna bagiku dan keluargaku," bela Julie.

"Aku mendapat komentar yang menghujatku karena meminta kompensasi untuk memompa ASI. Banyak orang berpikir ini hal gratis, jadi kenapa aku minta bayaran."

Julie lantas melanjutkan bahwa dia bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk memompa ASI alih-alih menghabiskan waktu dengan keluarga.

baca juga

Tidak hanya itu, dia juga harus rajin membersihkan pompa ASI dan mengemas air susunya sebelum dijual ke orang lain.

"Meminta harga satu dolar masih lebih rendah dibandingkan upah minimum jika dibandingkan dengan waktu yang dihabiskan. Aku harus mengganti bagian pompa ASI setiap 6-8 minggu sekali, harga botol ASI, juga biaya mensterilkan," tambahnya.

Sejauh ini, Julie sudah menyediakan ASI untuk dua orang bayi sampai mereka berumur satu tahun. Julie juga harus menyesuaikan pola makannya agar sesuai dengan bayi yang membutuhkan ASI-nya.

Ilustrasi air susu ibu (Shutterstock).
Ilustrasi air susu ibu (Shutterstock).

Per bulan, Julie bisa menghasilkan lebih dari 440 ribu ml ASI yang kemudian disimpan di freezer dan dikirimkan.

Sementara, penghasilannya telah mencapai USD 20.000 atau sekitar Rp 295 juta berkat bisnis menjual ASI ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simbol Keibuan, Ini Arti Mimpi Menyusui

Simbol Keibuan, Ini Arti Mimpi Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 06:50 WIB

Ahli Gizi: Ibu Menyusui Boleh Diet 3 Bulan Pascamelahirkan

Ahli Gizi: Ibu Menyusui Boleh Diet 3 Bulan Pascamelahirkan

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 12:37 WIB

Seorang Mahasiswi Mengaku Dilarang Menyusui saat Mengikuti Kelas Online

Seorang Mahasiswi Mengaku Dilarang Menyusui saat Mengikuti Kelas Online

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:58 WIB

Terkini

Ulasan Dan Bandung: Adaptasi Novel Pidi Baiq yang Sukses Menguras Air Mata

Ulasan Dan Bandung: Adaptasi Novel Pidi Baiq yang Sukses Menguras Air Mata

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta

Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Mekaar InspirAksi, Kolaborasi Nasabah dan Karyawan PNM Perluas Dampak Pemberdayaan

Mekaar InspirAksi, Kolaborasi Nasabah dan Karyawan PNM Perluas Dampak Pemberdayaan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Freckles Alami vs Sunspots Flek Penuaan

Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Freckles Alami vs Sunspots Flek Penuaan

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo

Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda

Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:14 WIB

KPK Panggil Stafsus Menhut Andi Saiful Haq, Usut Misteri Amplop Bupati Kuansing

KPK Panggil Stafsus Menhut Andi Saiful Haq, Usut Misteri Amplop Bupati Kuansing

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Serum Dulu atau Moisturizer? Biar Nggak Sia-sia, Ini Urutan Skincare yang Benar!

Serum Dulu atau Moisturizer? Biar Nggak Sia-sia, Ini Urutan Skincare yang Benar!

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia

Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:06 WIB

×