Pengantin Ini Minta Sumbangan Rp 440 Juta, Bakal Kasih Hadiah Celana Dalam

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Rabu, 21 Oktober 2020 | 10:47 WIB
Pengantin Ini Minta Sumbangan Rp 440 Juta, Bakal Kasih Hadiah Celana Dalam
Ilustrasi pengantin wanita. (Pexels/VisionPic .net)

Suara.com - Perkara menikah dan bulan madu memang memakan biaya yang tidak sedikit. Belum lama ini, ulah sepasang pengantin yang minta dibayari bulan madu keliling Eropa pun mencuri perhatian.

Pasangan pengantin yang tidak disebutkan namanya tersebut menyampaikan permintaan mereka lewat laman Facebook, lantas viral di media sosial Reddit.

Melansir The Sun, Rabu (21/10/2020), pasangan pengantin ini akan menikah pada Desember 2020. Namun, mereka khawatir jika banyak tamu tidak bisa hadir karena Covid-19.

Kekhawatiran ini ternyata disebabkan oleh jumlah uang sumbangan yang akan diterima. Penyebabnya, pasangan ini punya target uang sumbangan untuk membayar pesta pernikahan dan bulan madu.

"Ada beberapa tamu yang memutuskan tidak hadir karena takut Covid-19. Ini berbahaya karena kami punya target USD 20.000 (Rp 294 juta) MINIMUM," tulis pengantin wanita.

Namun, pengantin wanita juga menulis bahwa jumlah ideal sumbangan yang diterima mencapai USD 30.000 atau Rp 440 juta.

Minta Sumbangan Ratusan Juta, Pengantin Ini Siap Berikan Celana Dalamnya (reddit.com/r/ChoosingBeggars)
Minta Sumbangan Ratusan Juta, Pengantin Ini Siap Berikan Celana Dalamnya (reddit.com/r/ChoosingBeggars)

Ulah pengantin ini tak berhenti sampai di sana. Awalnya, si wanita menulis jika uang tersebut akan dikembalikan kepada tamu dalam bentuk pesta meriah.

"Mayoritas uang ini akan digunakan membiayai pernikahan yang menakjubkan untuk Anda nikmati. Ini untuk kalian. Pikirkan semua makanan, minuman, dan hal-hal menyenangkan yang ada."

"Idealnya, kalian akan mendonasikan sampai USD 30.000 sehingga kami bisa menghabiskan sebulan traveling, mengunjungi bar, dan lain-lain di Eropa. Tolong sedikit berempati karena Covid-19 telah membuat kami depresi," tambahnya.

baca juga

Lebih lanjut, pengantin ini berjanji memberikan hadiah kepada tamu yang mau menyumbang mahal. Namun, hadiah tersebut lebih mirip konten porno.

Sebagai contoh, tamu dengan donasi USD 1.000 atau Rp 14,6 juta akan mendapat kartu terima kasih dengan cap bibir pengantin wanita.

Sementara, tamu dengan donasi mencapai USD 1.500 malah akan diberi celana dalam jenis thong milik pengantin wanita, dengan persetujuan pengantin pria.

Celana dalam perempuan jenis thong. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Tawaran aneh itu terus berlanjut. Semakin mahal uang sumbangan, pasangan ini menyebutkan bahwa mereka akan mengajak tamu beruntung ikut berbulan madu.

Kemudian, hadiah termahal untuk donasi USD 6.000 atau Rp 88 juta adalah ajakan berakhir pekan bersama di mana pasangan pengantin ini siap memanjakan si tamu.

Sejak dibagikan, permintaan pengantin wanita ini banjir kecaman. Banyak warganet yang tidak paham dengan cara si pengantin mencari uang.

"Bagaimana orang-orang semacam ini bisa punya teman?" tulis salah satu komentar.

"Ini seperti sesuatu yang seharusnya diunggah di situs dewasa, alih-alih ditujukan pada teman," tambah yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-Fakta Ambulans Viral Bawa Seserahan Lamaran di Palembang

Fakta-Fakta Ambulans Viral Bawa Seserahan Lamaran di Palembang

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2020 | 08:56 WIB

Bak Seorang Ratu, Wanita Ini Dinikahi Polisi dengan Mahar yang Super Mewah

Bak Seorang Ratu, Wanita Ini Dinikahi Polisi dengan Mahar yang Super Mewah

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:09 WIB

Viral Pengantin Naik Motor Drage Race, Publik: Sakinah, Mawadah, Wagaspol

Viral Pengantin Naik Motor Drage Race, Publik: Sakinah, Mawadah, Wagaspol

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:46 WIB

Terkini

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:29 WIB

×