Mengapa Harga Buah di Jepang Sangat Mahal?

Vania Rossa

Kamis, 12 November 2020 | 18:44 WIB
Mengapa Harga Buah di Jepang Sangat Mahal?
Ilustrasi stroberi/buah di Jepang. (Timeout)

Suara.com - Jika banyak masyarakat dunia mengonsumsi buah sebagai pencuci mulut atau makanan selingan, tidak demikian halnya di Jepang. Di negara ini, buah merupakan barang mewah yang dibudidayakan untuk pemberian hadiah.

Di Jepang, bukan hal yang aneh jika Anda menemukan buah melon seharga Rp 2,6 juta, buah persik seharga Rp 400 ribu yang dikemas dalam kotak berlapis emas, atau seikat anggur muscat seharga hampir Rp 700 ribu. Ya, belanja buah di Jepang hampir seperti membeli perhiasan.

Tapi, kenapa harga buah di Jepang sangat mahal? Ternyata, ada berbagai faktor yang menyebabkannya.

Dilansir dari Timeout, buah memainkan peran yang sangat berbeda di Jepang. Jika di berbagai belahan dunia, buah dimakan sebagai camilan sehari-hari, namun di Jepang, buah dianggap sebagai hadiah berharga yang diberikan kepada seseorang yang Anda cintai, atau untuk menunjukkan rasa terima kasih, atau sebagai lambang harapan yang baik.

Di Jepang juga umum untuk menyajikan beberapa potong buah di akhir makanan kaiseki kelas atas. Status agung ini berarti buah tersebut harus menjadi produk premium yang layak dijadikan hadiah. Dengan kata lain, mereka harus sempurna dan bebas noda, misalnya buah persik harus yang bulat dan indah; buah stroberi berwarna merah tua berkilau; anggur berbentuk montok dan berair; serta melon yang bulat sempurna dan harum.

Selain status kemewahan ini, ada peraturan tentang ukuran, warna dan rasa yang ditetapkan oleh JA (Koperasi Pertanian Jepang), saat membeli produk dari petani untuk dijual kembali.

Luas daratan Jepang juga hampir 80 persennya merupakan pegunungan, yang tidak menyisakan banyak ruang untuk tanaman buah-buahan. Banyak perkebunan buah di Jepang dijalankan oleh keluarga atau bisnis skala kecil, di mana budidaya buah masih merupakan proses padat karya, dan yang dilakukan dengan rasa keuletan dan kebanggaan khas Jepang.

Sebagai contoh adalah muskmelon yang terkenal dari Shizuoka, di mana tanaman ini ditanam hanya satu melon per lajur tanaman dalam barisan seragam di rumah kaca yang dikendalikan iklimnya. Kemudian juga diberikan topi plastik kecil untuk menghindari kerusakan akibat sinar matahari, dan diberikan usapan lembut oleh petani dengan sarung tangan kapas untuk merangsang rasa manisnya.

Meski begitu, bukan berarti Anda tak bisa menemukan buah yang murah di Jepang untuk konsumsi sehari-hari. Anda bisa mendapatkannya saat mengunjungi daerah pedesaan, yang tidak menanggung biaya logistik transportasi ke kota. Dan, pilihlah varietas lokal dan saat sedang musimnya, misalnya buah ara, pir Asia, anggur, dan kesemek di musim gugur; kemudian jeruk mandarin dan apel di musim dingin; stroberi dan jeruk seperti amanatsu di musim semi; serta persik dan aprikot di musim panas.

baca juga

Selain itu, Anda juga bisa belanja di pasar petani untuk membeli buah langsung dari petani, yang mungkin akan menjual buah mereka yang kurang 'sempurna'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Sushi Otentik dengan Bahan Lokal, Dijamin Lebih Mudah dan Murah

Resep Sushi Otentik dengan Bahan Lokal, Dijamin Lebih Mudah dan Murah

Lifestyle | Kamis, 12 November 2020 | 10:41 WIB

Diminati Turis, Tapi Kenapa Jepang Cuma Punya Sedikit Hotel Bintang Lima?

Diminati Turis, Tapi Kenapa Jepang Cuma Punya Sedikit Hotel Bintang Lima?

Lifestyle | Selasa, 10 November 2020 | 10:43 WIB

Cocok Buat Jomblo, Ada Robot Tangan Pacar yang Bisa Digenggam

Cocok Buat Jomblo, Ada Robot Tangan Pacar yang Bisa Digenggam

Tekno | Kamis, 05 November 2020 | 11:00 WIB

Terkini

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07 WIB

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:06 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:03 WIB

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

×