Namanya Trending, Warganet Ramai Unggah Foto Susi Pudjiastuti Ngopi di Laut

Arendya Nariswari

Rabu, 25 November 2020 | 13:19 WIB
Namanya Trending, Warganet Ramai Unggah Foto Susi Pudjiastuti Ngopi di Laut
Menteri Susi Pudjiastuti dalam balutan kebaya moderen. (Instagram/@susipudjiastuti115)

Suara.com - Nama mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti mendadak jadi trending topik di Twitter. Hal ini terjadi usai Komisi Pempberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Tidak sedikit dari warganet yang mengaku merindukan sosok pemilik maskapai Susi Air tersebut.

Pribadinya yang tegas dan berani, membuat sosok Susi Pudjiastuti dikagumi oleh warga masyarakat Indonesia.

Tentu saja, mendengar pemberitaan tersebut tidak sedikit warganet yang kemudian beramai-ramai mengunggah kembali potret lama Susi Pudjiastuti.

Namanya Trending, Warganet Ramai Unggah Foto Susi Pudjiastuti Ngopi di Laut. (Twitter/@lerinarin)
Namanya Trending, Warganet Ramai Unggah Foto Susi Pudjiastuti Ngopi di Laut. (Twitter/@lerinarin)

Sebagian besar mengunggah foto Susi Pudjiastuti ketika sedang asyik menikmati secangkir kopi di atas paddle board miliknya.

Di tengah laut tenang, Susi Pudjiastuti terlihat begitu menikmati tenangnya laut lepas.

"Bu Susi this morning," tulis akun Twitter @lerinarin mengunggah kembali foto lama Susi Pudjiastuti ngopi di laut.

"I remember your words Bu @susipudjiastuti: saya mungkin tidak berpendidikan, tapi saya profesional," imbuh warganet lain sembari mengunggah potret Susi Pudjiastuti.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti memang menjadi sosok yang paling keras menolak kebijakan ekspor benih lobster.

baca juga

Susi Pudjiastuti beralasan melarang ekspor benih lobster untuk meningkatkan nilai tambah dari lobster itu sendiri sebelum diperjualbelikan di pasar global.

Masyarakat yang diizinkan menangkap benih lobster akan menjual benih lobster ke negara lain, lalu diekspor oleh negara tersebut dengan nilai lebih tinggi dari yang dijual oleh Indonesia.

Vietnam sering diuntungkan jika mendapat pasokan benih lobster dari Indonesia. Angka ekspor Vietnam mencapai 1.000 ton per tahun, sementara Indonesia hanya dapat ekspor 300 ton per tahun.

Namun di era Menteri KKP Edhy Prabowo yang sekarang, kebijakan itu dihapus dan justru boleh melakukan ekspor benih lobster.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Puji Pudjiastuti Kian Trending Topic di Twitter

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Puji Pudjiastuti Kian Trending Topic di Twitter

Sumsel | Rabu, 25 November 2020 | 13:16 WIB

Komisi IV DPR Ngaku Sudah Wanti-wanti Edhy Prabowo Sebelum Dicokok KPK

Komisi IV DPR Ngaku Sudah Wanti-wanti Edhy Prabowo Sebelum Dicokok KPK

News | Rabu, 25 November 2020 | 12:55 WIB

Kerinduan Netizen ke Susi Pudjiastuti Bertambah Usai Edhy Prabowo Ditangkap

Kerinduan Netizen ke Susi Pudjiastuti Bertambah Usai Edhy Prabowo Ditangkap

Jogja | Rabu, 25 November 2020 | 13:00 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×