Tak Sepahit Rasanya, Ternyata Ini 7 Manfaat Pare untuk Tubuh

Arendya Nariswari

Jum'at, 25 Desember 2020 | 16:00 WIB
Tak Sepahit Rasanya, Ternyata Ini 7 Manfaat Pare untuk Tubuh
Ilustrasi pare. (Shutterstock)

Suara.com - Rasa pahit dari pare sepertinya begitu familiar di lidah warga masyarakat Indonesia. Tapi siapa sangka, pare ini punya manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh lho.

Tak hanya biasa dijadikan sajian pendamping siomay, pare juga kerap diolah menjadi berbagai sayuran nan menggugah selera.

Mengandung mineral potasium dan vitamin, berikut kami rangkum 7 manfaat pare dari laman Hops.id--Jaringan Suara.com, Jumat (25/12).

1. Gula darah lebih terkendali

Insulin memegang peranan untuk membuat kadar gula darah tetap stabil. Insulin berguna untuk membuat glukosa dalam darah menjadi energi. Konsumsi pare bisa membantu penurunan gula darah dalam tubuh.

Hal tersebut dapat menjadikan kadar gula darah dalam tubuh menjadi lebih stabil. Pare juga berfungsi untuk mengatur peredaran glukosa dalam darah serta organ lain dalam tubuh.

ilustrasi memasak dengan kompor listrik [shutterstock]
ilustrasi memasak pare [shutterstock]

2. Mengurangi efek buruk radikal bebas

Dalam satu porsi pare terkandung nutrisi yang penting untuk tubuh. Dalam pare terdapat vitamin C yang bisa mencegah tubuh mengalami gangguan kesehatan.

Salah satu sumber masalah kesehatan adalah dengan adanya radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan penyakit, bisa berupa kerusakan pada sel tubuh sampai kanker kulit.

baca juga

3. Meningkatkan imun tubuh

Dalam pare terkandung antioksidan yang tinggi, satu diantara kandungan tersebut adalah vitamin C. kandungan antioksidan bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat. Kandungan dalam pare dapat meningkatkan ketahanan tubuh dari penyakit sehingga tubuh tidak mudah jatuh sakit.

Kandungan dalam pare dapat mengurangi efek buruk dari radikal bebas yang berefek buruk untuk kesehatan.

4. Menurunkan kolesterol

Kolesterol dalam tubuh dalam tingkat tertentu bisa membahayakan kesehatan tubuh. Kolesterol yang berlebih dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Penyempitan tersebut bisa berdampak pada meningkatnya risiko terjadinya stroke dan serangan jantung.

Konsumsi pare untuk menurunkan kolesterol bisa dilakukan dengan menjadikannya jus atau masakan dalam menu makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Alpukat Setiap Hari, Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh Anda

Konsumsi Alpukat Setiap Hari, Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh Anda

Batam | Jum'at, 25 Desember 2020 | 13:48 WIB

Terpopuler Kesehatan: Waspada Risiko Pandemi Setelah Covid-19

Terpopuler Kesehatan: Waspada Risiko Pandemi Setelah Covid-19

Health | Jum'at, 25 Desember 2020 | 10:36 WIB

Zodiak Kesehatan Jumat 25 Desember: Pikiran Cancer Sedang Campur Aduk

Zodiak Kesehatan Jumat 25 Desember: Pikiran Cancer Sedang Campur Aduk

Jogja | Jum'at, 25 Desember 2020 | 08:34 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×