Hal ini dibuktikan dengan meja dan kursi yang diberikan berjarak antar pengunjung. Sejumlah kursi pun diberi tanda silang agar pengunjung tetap menjaga jarak aman.
Menu yang tersedia di Kopi Klotok Menoreh

Tak hanya sebatas kopi, berbagai menu makanan pun disajikan di Kopi Klotok Menoreh. Tersedia jamu, makanan prasmanan, teh, susu, soda, jamu, olahan ayam, dan lainnya.
Kopi yang disediakan pun cukup beragam. Tersedia banyak jenis kopi dari Aceh hingga Papua yang bisa dinikmati pengunjung.
Menu andalan dari Kopi Klotok Menoreh adalah jajanan khas Kulon Progo yaitu geblek yang dihidangkan bersama sambal kecap. Ada pula pisang lanang, serta jajanan tradisional lainnya.
Sedangkan untuk minuman yang patut di coba saat berkunjung ke tempat ini adalah kopi durian, wedang pelangi, serta jamu kunyit asam. Ketiga minuman tersebut memiliki cita rasa spesial yang belum tentu dapat ditemukan di tempat lain.
Soal harga? Tenang, minuman dan makanan di Kopi Klotok Menoreh dibanderol dengan harga mulai dari Rp 5 ribu saja. Cukup terjangkau, kan?
Fasilitas yang tersedia

Tak hanya sekedar menyajikan makanan dan pemandangan. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh pengunjung di Kopi Klotok Menoreh. Pengunjung bisa melakukan kegiatan lain seperti bersepeda bahkan hiking.
Di sini juga dilengkapi dengan mushola serta kamar mandi yang bersih. Tentu hal ini akan menambah kenyamanan bagi para pengunjung.
Pelayanan yang ramah serta sigap juga menjadi nilai plus bagi restoran yang baru seumur jagung ini.
Tak terikat dengan kedai kopi klotok manapun
Meskipun banyak kedai kopi yang memiliki nama serupa, nyatanya Kopi Klotok Menoreh tak terikat dengan restoran lain. Pemilihan nama ini didasari salah satu metode penyeduhan yang disebut klotok.
Sedangkan Menoreh diambil dari nama perbukitan yang ada di sekitar lokasi kedai kopi ini. Sehingga tempat ini memang tak ada hubungan apapun dengan restoran lainnya.
Dibilang gila saat buka usaha kuliner saat pandemi
Kopi Klotok Menoreh memang masih seumur jagung. Namun tempat ini sudah tak perlu diragukan lagi.
Membuka usaha di masa pandemi tentu saja bukan hanya sekedar hal yang tak biasa, Banyak orang yang mengatakan Eko terlalu nekat bahkan gila karena berani membuka usaha di tengah pandemi Covid-19.
"Banyak yang bilang saya gila waktu membuka usaha ini di tengah pandemi. Namun, tentu saya tetap optimis dengan Kopi klotok Menoreh ini," ungkap Eko B. Supriyanto.
Benar saja, meskipun pandemi Covid-19 belum mereda antusias pengunjung terhadap tempat ini masih tinggi. Hal ini terlihat dari ramainya pengunjung yang datang meskipun bukan di akhir pekan.
Tempat ini juga mempekerjakan warga yang berdomisili di Kulon Progo sehingga membantu perekonomian masyarakat sekitar di tengah pandemi.
Pesan untuk anak muda yang hendak berbisnis

Salah satu kunci untuk dapat bertahan di dunia bisnis khususnya kuliner adalah ketekunan. Menurut Eko, para anak muda harus belajar tekun dan tidak patah semangat dalam membangun usaha.
"Kalau gagal sekali ya jangan nyerah. Coba lagi, evaluasi. Apa sih yang buat gagal? Makanannya kah? Pelayanannya kah? Itu dicari jawabannya kemudian kembali membuat usaha yang lebih baik," ungkap Eko.
Ia juga menambahkan, anak muda saat ini terlahir di era yang serba mudah. Kemudahan inilah yang seharusnya menjadi pemicu agar lebih semangat lagi dalam membangun usaha.
"Intinya jangan mudah menyerah," ujar Eko B. Supriyanto menutup wawancara.