9 Mitos dan Fakta Pelangi, Ternyata Juga Muncul di Malam Hari, Lho

Vania Rossa

Kamis, 31 Desember 2020 | 17:01 WIB
9 Mitos dan Fakta Pelangi, Ternyata Juga Muncul di Malam Hari, Lho
Ilustrasi pelangi. [Shutterstock]

Suara.com - Pelangi, cahaya warna-warni yang terbentuk karena pantulan cahaya matahari ini memiliki banyak mitos seputar keberadaannya. Salah satunya menyebut bahwa pelangi merupakan tangga yang digunakan para bidadari ketika turun dari langit.

Namun, tentu saja mitos tersebut tidak benar. Dan untuk mengenal lebih jauh tentang pelangi, berikut mitos dan fakta pelangi yang perlu Anda tahu, dilansir dari laman Science How Stuff Works.

1. Terdapat pot emas di ujung pelangi
Mitos pelangi yang paling terkenal yaitu mengenai pot emas. Dikatakan, pada ujung pelangi terdapat pot emas yang dijaga Leprechaun yang licik. Leprechaun merupakan sosok peri jantan yang digambarkan pada mitologi Irlandia.

Dalam mitos yang diceritakan, dahulu seseorang di Irlandia menjarah berbagai harta lalu menguburnya di seluruh perdesaan. Barang-barang yang diambil itu, secara tidak sengaja ditemukan oleh Leprechaun.

Sebab barang yang dikubur hasil curian, para Leprechaun tidak mempercayai semua orang lalu mengubur harta tersebut ke dalam pot di bawah tanah seluruh pulau. Dikatakan, ketika pelangi muncul, ujungnya akan mengarah kepada pot emas yang telah dikubur oleh para Leprechaun.

2. Pelangi membentuk busur yang sempurna
Sebenarnya pelangi membentuk satu lingkaran penuh meski Anda hanya melihatnya berbentuk setengah lingkaran. Hal itu terjadi karena seseorang hanya bisa melihat cahaya yang dipantulkan oleh tetesan hujan di atas langit. Oleh karena itu, saat terlihat, pelangi tidak membentuk lingkaran sempurna.

Yang bisa melihat pelangi dengan bentuk lingkaran penuh adalah pilot pesawat atau helikopter. Hal itu karena mereka melihat pantulan cahaya dari atas. Selain itu, beberapa pedaki gunung juga terkadang bisa melihat pelangi membentuk lingkaran penuh.

3. Terdiri dari tujuh warna
Ada 7 warna pelangi yang kita kenal waktu sekolah dulu, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Padahal faktanya, pelangi mengandung lebih dari 1 juta warna. Ketujuh warna yang disebut di atas adalah spektrum warna yang paling sering terlihat.

4. Semua orang melihat pelangi yang berbeda-beda
Saat seseorang melihat pelangi setelah hujan, pandangan cahaya yang dihasilkan setiap orang sebenarnya berbeda. Hal ini karena setiap mata tidak dapat berada di tempat dan ruang yang sama secara bersamaan. Jadi sebenarnya, saat melihat pelangi, pandangan seseorang akan berbeda, walaupun letaknya sama.

baca juga

5. Pelangi hanya muncul ketika hujan
Hujan hanya menjadi perantara untuk munculnya pelangi. Hal ini karena cahaya matahari menyinari tetesan pada sudut yang tepat. Itulah yang memunculkan pelangi. Padahal pelangi bisa muncul kapan saja. Pelangi akan muncul ketika terdapat tetesan air di udara walaupun tidak hujan. Tetesan tersebut akan dipantulkan sinar matahari sehingga membentuk warna-warna indah.

6. Pelangi hanya muncul ketika siang hari
Pelangi biasanya muncul saat siang hari. Namun, rupanya pelangi juga bisa terjadi pada malam hari. Pelangi pada malam hari disebul “moonbow” atau pelangi bulan. Busur pada pelangi akan tercipta ketika cahaya yang dipantulkan oleh bulan mengenai tetesan air di udara.

Biasanya pelangi malam ini terebentuk ketika bulan purnama. Warna yang muncul pada moonbow juga memiliki warna yang sama seperti saat siang hari, tetapi warna yang dihasilkan sedikit redup karena tergantung cahaya yang dihasilkan bulan.

7. Kita bisa membuat pelangi sendiri
Ya, setiap orang bisa membuat pelangi kapan saja. Hanya butuh tetesan air yang membelakangi matahari, tidak lama akan muncul lengkungan cahaya berwarna-warni. Selain dengan air, pelangi juga bisa dibuat dari cermin.

8. Kita juga bisa membuat pelangi menghilang
Selain bisa membuat pelangi, kitajuga bisa menghilangkan pelangi. Pada dasarnya, pelangi terbentuk karena pantulan cahaya yang melengkung sehingga membentuk warna-warna indah. Nah, pantulan cahaya ini jika tertutup oleh seseorang, akan membuat warna-warna tersebut menghilang karena gelombangnya terganggu.

9. Pelangi sering muncul di jam yang sama
Walaupun pelangi bisa muncul kapan saja, baik pagi, siang, sore atau malam, tetapi terdapat jam-jam di mana pelangi sering muncul. Namun, secara umum, pelangi lebih mungkin terjadi saat sore hari karena sudut atau pantulan matahari sangat tepat sehingga membentuk lengkungan warna-warni ini. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Gunung Mirip Pelangi di Dunia, Pesonanya Tidak Terbantahkan

5 Gunung Mirip Pelangi di Dunia, Pesonanya Tidak Terbantahkan

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2020 | 09:00 WIB

Simbol Harapan, Terungkap 4 Arti Mimpi Melihat Pelangi

Simbol Harapan, Terungkap 4 Arti Mimpi Melihat Pelangi

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2020 | 06:45 WIB

Cantiknya Air Terjun Telun Berasap, Spot Berburu Pelangi di Kerinci

Cantiknya Air Terjun Telun Berasap, Spot Berburu Pelangi di Kerinci

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2019 | 19:31 WIB

Terkini

Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan

Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 20:00 WIB

PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah

PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 19:55 WIB

Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026

Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026

Foto | Jum'at, 04 September 2026 | 19:46 WIB

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 19:35 WIB

Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste, Mana yang Cocok untukmu?

Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste, Mana yang Cocok untukmu?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 19:35 WIB

Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu

Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu

News | Jum'at, 04 September 2026 | 19:30 WIB

Takut Breakout? Ini 5 Sunscreen Ampoule yang Aman untuk Skin Barrier

Takut Breakout? Ini 5 Sunscreen Ampoule yang Aman untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 19:30 WIB

Gunung Merapi Ungup-ungup Terbakar, Api Mendekati Jalur Kawah Ijen

Gunung Merapi Ungup-ungup Terbakar, Api Mendekati Jalur Kawah Ijen

Foto | Jum'at, 04 September 2026 | 19:30 WIB

Film Indonesia Makin Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri, 531 Karya Masuk FFI 2026

Film Indonesia Makin Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri, 531 Karya Masuk FFI 2026

Entertainment | Jum'at, 04 September 2026 | 19:28 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 19:27 WIB

×