Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 1

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 18 Januari 2021 | 18:25 WIB
Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 1
Tangkapan layar petisi online agar Jokowi copot Menkes Terawan. (Change.org)

Suara.com - Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat lebih mengandalkan teknologi digital untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk kegiatan demonstrasi, menyuarakan pendapat melalui petisi online.

Sebagai platform digital yang cukup ternama, Change.org merilis Rangkuman Data Gerakan di 2020. Didapatkan setidaknya ada 12 petisi online yang berhasil dimenangkan, yang disuarakan kepada pemerintah.

"Dalam setahun belakangan ini kita telah memasuki era baru keterlibatan sipil dan aktivisme digital. Terlihat dari jumlah pengguna baru change.org yang mencapai lebih dari 16,3 juta mengguna di tahun 2020. Meningkat sekitar 3 juta lebih banyak dari tahun 2019, yang mencapai 13,3 juta," ujar Dhenok Pratiwi, Manager Champaign Change.org, Senin (18/1/2021)

Berikut 12 petisi yang berhasil dimenangkan lebih dari 1,1 juta pengguna. yang menyalurkan suara melalui petisi yang dimulai dan didukung.

1. Bebaskan Biaya Kuliah dan Tugas Akhir
Penggagas: Fachrul Adam (66.623 tanda tangan)

Fachrul Adam, mahasiswa, memulai petisi ini kepada Mendikbud Nadiem Makarim untuk bebaskan biaya kuliah dan tugas skripsi bagi mahasiswa semester akhir.

Mendengar petisi yang didukung 66 ribu orang itu, Mendikbud mengeluarkan Permendikbud 25/2020 untuk meringankan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa PTN yang mengalami kendala finansial akibat pandemi Covid-19.

2. Dirikan Memorabilia Didi Kempot
Penggagas: Hanindha Cholandha (33.712 tanda tangan)

Hanindha Cholandha dan hampir 33 ribu pendukung petisi meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendirikan memorabilia Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan.

baca juga

Dalam waktu dua bulan, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo merespons akan membangun patung Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan. Gubernur Jawa Tengah dan Walikota Solo pun ikut mendukung gagasan Hanindha tersebut.

3. Copot Terawan Sebagai Menteri Kesehatan
Penggagas: Koalisi untuk Indonesia Bebas Covid-19 (56.613 tanda tangan)

Koalisi untuk Indonesia Bebas COVID-19 yang terdiri dari mahasiswa, aktivis buruh, Laporcovid19.org, menilai Terawan Agus Putranto telah gagal sebagai Menteri Kesehatan dalam menangani pandemi.

Mereka memulai petisi agar Presiden Jokowi mencopot Terawan dari jabatannya sebagai Menkes yang didukung lebih dari 50 ribu orang.

Menurutnya, sejak awal Menkes Terawan terkesan menggampangkan wabah sehingga penanganannya tidak serius. Jelang akhir tahun 2020, Presiden Jokowi akhirnya mencopot Terawan dan mengisi posisi Menteri Kesehatan dengan Budi Gunadi Sadikin.

4. Jangan penjarakan Kakek Sapur dan Syafrudin
Penggagas: Noval Setiawan dan F. Rozieqin Fen (31.423 tanda tangan)

Dimulai dengan kakek Syafrudin di Pekanbaru dan kakek Sapur di Muara Taweh yang hendak menggarap tanah ulayatnya untuk bertani namun dikenakan pasal perusakan lingkungan, Noval dan Rozieqin membuat petisi minta keduanya dibebaskan.

Petisi untuk membebaskan kakek Syafrudin mendapat lebih dari 10 ribu dukungan publik, dan terdapat hampir 21 ribu dukungan untuk kakek Sapur. Dengan dukungan puluhan ribu orang, Kakek Syafrudin dan Sapur akhirnya dinyatakan tidak bersalah.

5. Hapuskan Ujian Nasional
Penggagas: Evan Tjoa (24.658 tanda tangan)

Evan Tjoa memulai petisi agar Mendikbud Nadiem Makarim hapuskan Ujian Nasional (UN) karena menganggap UN hanya memberi tekanan dan tidak memberi dampak kepada siswa setelah lulus.

Mendikbud Nadiem Makarim mendengar aspirasi Evan dan pendukung petisi dengan mengeluarkan kebijakan hapus UN dan menggantinya dengan program baru.

6. Tolak Ide MenkumHAM untuk Bebaskan Koruptor
Penggagas: Kurnia Ramadhana (18.582 tanda tangan)

Kurnia Ramadhana, aktivis antikorupsi, memulai petisi kepada Presiden Joko Widodo untuk menolak ide Menkumham yang ingin membebaskan narapidana korupsi dengan alasan Covid-19.

Petisinya langsung mendapat dukungan 18 ribu orang dalam waktu singkat. Presiden pun langsung merespon protes dari publik itu dan menegaskan tidak akan memberi pembebasan kepada narapidana korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adam Suseno Suami Inul Daratista Cukur Habis Kumis, Warganet Bikin Petisi

Adam Suseno Suami Inul Daratista Cukur Habis Kumis, Warganet Bikin Petisi

Lifestyle | Jum'at, 18 Desember 2020 | 13:52 WIB

Muncul Petisi Minta Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19 Untuk Semua Masyarakat

Muncul Petisi Minta Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19 Untuk Semua Masyarakat

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 20:22 WIB

Mencuat Petisi Tolak Kenaikan Gaji dan Tunjangan DPRD DKI Jakarta

Mencuat Petisi Tolak Kenaikan Gaji dan Tunjangan DPRD DKI Jakarta

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:57 WIB

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:50 WIB

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

DPR | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:49 WIB

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:44 WIB

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Jabar | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:34 WIB

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:30 WIB

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:29 WIB

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:25 WIB

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

×