Efek Pandemi, Salah Satunya Memperlambat Kemajuan Karir Perempuan

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 20 Januari 2021 | 13:59 WIB
Efek Pandemi, Salah Satunya Memperlambat Kemajuan Karir Perempuan
Ilustrasi bekerja dari rumah atau WFH (Shutterstock).

Suara.com - Hampir setengah dari perempuan di Asia Tenggara yang bekerja di bidang teknologi percaya bahwa efek Covid-19 telah memperlambat kemajuan karir mereka, meskipun 64 persen perempuan memercayai bahwa kesetaraan gender lebih mungkin dicapai melalui struktur bekerja jarak jauh.

Hal ini disampaikan dalam laporan Women in Tech baru dari perusahaan global cybersecurity Kaspersky, "Where are we now? Understanding the Evolution of women in technology". Laporan ini mengungkapkan bahwa hampir sepertiga perempuan (25 persen) Asia Tenggara yang bekerja di industri teknologi cenderung lebih memilih bekerja di rumah daripada di kantor.

Jumlah serupa juga menunjukkan bahwa mereka merasa bekerja dari rumah paling efisien, dan sebanyak 28 persen mengungkapkan bahwa mereka memiliki otonomi lebih besar ketika tidak bekerja di kantor, sedikit lebih rendah daripada hasil global sebesar 33 persen.

Namun, statistik yang lebih memprihatinkan dari laporan tersebut menyoroti bagaimana potensi bekerja jarak jauh bagi perempuan di bidang teknologi tidak cukup diimbangi dengan perkembangan sosial dalam dinamika bekerja dari rumah ini.

Hampir setengah dari perempuan di Asia Tenggara (46 persen) yang bekerja di bidang teknologi telah berjuang keras untuk menyeimbangkan kehidupan pekerjaan dan keluarga mereka sejak Maret 2020. Tren ini paling menonjol di Amerika Utara, tetapi turut menjadi konsisten di seluruh dunia.

Menggali lebih dalam, alasan ketidakseimbangan ini menjadi lebih jelas ketika responden perempuan ditanyai tentang tugas sehari-hari yang ternyata mengurangi produktivitas atau kemajuan pekerjaan. Sebanyak 66 persen mengatakan sebagian besar dilakukan untuk membersihkan rumah, 68 persen bertanggung jawab atas sekolah di rumah, dan 56 persen harus menyesuaikan jam kerja mereka untuk menjaga keluarga.

Akibatnya, 48 persen perempuan percaya bahwa efek Covid-19 sebenarnya telah memperlambat, bukannya meningkatkan, kemajuan karir mereka secara umum.

"Efek pandemi nyatanya sangat berbeda bagi para perempuan. Beberapa menghargai fleksibilitas yang lebih besar dan meminimalisir perjalanan dari bekerja di rumah, sementara yang lain berbagi bahwa mereka di ambang kelelahan," jelas komentar Dr Patricia Gestoso, Head of Scientific Customer Support di BIOVIA dan anggota inti dari jaringan para perempuan profesional, Ada’s List.

Untuk mengatasi hal ini, ia melanjutkan, jika perusahaan harus memastikan pemangku kepentingan seperti para manajer dapat membangun strategi selaras untuk mendukung karyawan berupa pertanggungjawaban dan perhatian penuh kepada mereka.

Tren signifikan lainnya yang muncul akibat pandemi adalah kehadiran karyawan jarak jauh dan hibrida dalam organisasi secara bersamaan. Ini bisa menjadi tantangan bagi para pekerja perempuan yang bekerja dari jarak jauh karena mereka mungkin memeroleh akses lebih sedikit ke manajemen puncak yang bekerja dari kantor.

"Sehingga ini berpotensi mengurangi kesempatan mereka untuk mendapatkan tugas tambahan yang mengarah pada promosi, misalnya. Perusahaan harus menyadari dampak tersebut dan membuat perencanaan untuk meminimalkannya," ungkap Dr Patricia lagi.

Selanjutnya, sebanyak 46 persen perempuan yang berkecimpung di bidang teknologi di Asia Tenggara (dibandingkan dengan 39 persen laki-laki) percaya bahwa lingkungan kerja yang setara adalah poin terbaik untuk kemajuan karir, dan 64 persen berpikir bahwa bekerja jarak jauh adalah cara optimal untuk mencapai kesetaraan tersebut. Karenanya, sektor teknologi saat ini harus dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik untuk keberlanjutan di masa depan.

Merici Vinton, Co-Founder dan CEO di Ada's List menambahkan, perusahaan perlu memberikan sinyal, baik melalui budaya dan kebijakan, bahwa mereka akan memberikan orangtua yang bekerja (baik perempuan maupun laki-laki) fleksibilitas yang dibutuhkan selama pandemi (dan seterusnya).

Perusahaan juga perlu memahami bahwa representasi memang penting dan memiliki perempuan dalam kepemimpinan, tim mayoritas perempuan dan pewawancara perempuan menunjukkan bahwa ada ruang bagi perempuan di perusahaan mereka.

"Sehingga, kami akhirnya dapat melihat banyak perusahaan sukses bermitra dengan organisasi perempuan eksternal yang dapat mendorong lebih maju, dan juga memberikan inspirasi eksternal untuk karyawan Anda," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Covid, Petugas Identifikasi Korban Sriwijaya Air Kerja Sistem Shift

Cegah Covid, Petugas Identifikasi Korban Sriwijaya Air Kerja Sistem Shift

News | Rabu, 20 Januari 2021 | 12:12 WIB

Ini Aturan Masuk ke Indonesia Bagi Warga Asing dan WNI dari Luar Negeri

Ini Aturan Masuk ke Indonesia Bagi Warga Asing dan WNI dari Luar Negeri

Video | Rabu, 20 Januari 2021 | 09:00 WIB

Jumlah Pasangan Menikah Menurun Akibat Pandemi Covid 19

Jumlah Pasangan Menikah Menurun Akibat Pandemi Covid 19

Sumsel | Selasa, 19 Januari 2021 | 19:18 WIB

Terkini

6 Shio Paling Hoki Besok 17 April 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk

6 Shio Paling Hoki Besok 17 April 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 21:05 WIB

10 Bentuk Alis Perempuan dan Artinya, Mana yang Cocok dengan Karakter Anda?

10 Bentuk Alis Perempuan dan Artinya, Mana yang Cocok dengan Karakter Anda?

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:45 WIB

Hari Keberuntungan Setiap Zodiak pada Minggu Ketiga April 2026, Cek Tanggalnya!

Hari Keberuntungan Setiap Zodiak pada Minggu Ketiga April 2026, Cek Tanggalnya!

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:35 WIB

7 Mesin Cuci Satu Tabung Di Bawah Rp2 Juta, Hemat Listrik dan Awet

7 Mesin Cuci Satu Tabung Di Bawah Rp2 Juta, Hemat Listrik dan Awet

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:19 WIB

Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar

Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:18 WIB

Bedak Padat Apa yang Tahan Minyak 24 Jam? Ini 5 Pilihan Biar Gak Bolak-balik Touch Up

Bedak Padat Apa yang Tahan Minyak 24 Jam? Ini 5 Pilihan Biar Gak Bolak-balik Touch Up

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:15 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung Dapat Rezeki Nomplok di Pekan Ketiga April 2026

3 Zodiak Paling Beruntung Dapat Rezeki Nomplok di Pekan Ketiga April 2026

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:02 WIB

Sri Wulansih Kerja Apa Sekarang? Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Julia Perez

Sri Wulansih Kerja Apa Sekarang? Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Julia Perez

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Berapa Batas Usia Daftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih? Cek Syaratnya di Sini

Berapa Batas Usia Daftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih? Cek Syaratnya di Sini

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam? Ini 7 Rekomendasi Produknya

Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam? Ini 7 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB