Antara Diffuser atau Lilin Aromaterapi, Mana yang Lebih Baik?

Vania Rossa

Jum'at, 29 Januari 2021 | 11:23 WIB
Antara Diffuser atau Lilin Aromaterapi, Mana yang Lebih Baik?
Ilustrasi diffuser dan lilin aromaterapi. (Shutterstock)

Suara.com - Menghadirkan keharuman di dalam ruangan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Sebagian orang memilih menggunakan pengharum ruangan gantung atau semprot yang praktis bisa dibeli di mana saja. Tapi, bagi mereka yang tak tahan dengan bau terlalu menyengat, diffuser dan lilin aromaterapi mungkin bisa menjadi pilihan. 

Berbeda seperti pengharum ruangan, diffuser dan lilin aromaterapi punya fungsi aromaterapi yang dibawa dari minyak esensial yang terkandung dalam keduanya. Lilin aromaterapi memasukan minyak esensial ke dalam pembuatan lilinnya, sementara diffuser akan memanaskan minyak esensial yang dimasukkan ke dalam air untuk menyebarkan baunya.

Aromaterapi dipercaya bisa mempengaruhi suasana hati orang yang mencium aromanya. Setiap aroma dari bahan-bahan yang berbeda punya efek dan fungsinya masing-masing.

Secara umum, orang menggunakan aromaterapi untuk merasa lebih rileks, mengurangi stres, atau insomnia. Bahkan dalam beberapa kasus, ada orang-orang yang cocok menggunakan aromaterapi untuk mengurangi rasa sakit saat nyeri datang bulan, bahkan nyeri batu ginjal, atau osteoartritis.

Dengan manfaat kesehatan ini, pilihannya tinggal alat yang digunakan untuk menyebarkan aromaterapi ini. Di antara diffuser dan lilin aromaterapi, apa kelebihan dan kekurangannya? Mengapa Anda perlu memilih diffuser atau
mengapa Anda perlu memilih lilin aromaterapi? Simak penjabarannya dari Dekoruma di bawah ini untuk bisa menentukan alat mana yang akan dipilih.

Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan dengan Diffuser
Dengan fungsi yang hampir sama antara keduanya, bila bicara soal seberapa hemat, ekonomis, dan ramah lingkungan, diffuser adalah alat yang lebih hemat dan ramah lingkungan.

Satu lilin aromaterapi berukuran akan habis dalam lima sampai tujuh hari tergantung pemakaian. Setelah itu Anda harus membeli lagi.

Sementara diffuser, Anda mungkin mengeluarkan lebih banyak uang di awal, tapi diffuser bisa bertahan bertahun-tahun bila dirawat. Anda hanya perlu membeli botol minyak esensial yang bisa bertahan minimal satu minggu tergantung pemakaian.

Belum lagi, diffuser menghasilkan sampah yang lebih sedikit dibandingkan lilin yang proses pembuatannya dan penggunaannya membuat lebih banyak polusi dibandingkan diffuser. 

baca juga

Diffuser yang Risiko Terbakarnya Sangat Kecil 
Masalah ini memang tergantung pada ketelitian pemakai lilin aromaterapi. Namun, dengan hadirnya api, membuat risiko munculnya kebakaran lebih tinggi dibandingkan diffuser yang menggunakan listrik.

Apalagi kalau penggunanya ceroboh, misalnya menggunakan lilin aromaterapi saat tidur. Tanpa sadar, tangan atau kaki menyenggol lilin di sebelah tempat tidur yang jatuh ke tempat tidur atau karpet dan berpotensi menyebabkan kebakaran.

Tapi, masalah ini akan mudah dicegah apabila penggunannya tidak ceroboh. Namun kalau Anda tidak mau mengambil risiko, diffuser adalah pilihan yang paling cocok untuk Anda. 

Aspek Dekoratif Lilin yang Lebih Otentik dan Beragam
Diffuser dan lilin memang bisa dijadikan sebagai elemen dekorasi juga dalam sebuah ruangan. Diffuser yang dijual saat ini punya bentuk yang menarik dengan desain yang menyesuaikan gaya interior populer.

Meskipun begitu, bagi sebagian orang tidak ada yang mengalahkan suasana dan efek yang ditimbulkan dengan menyalanya sebuah lilin. Dengan bentuk dan warna yang lebih beragam dibandingkan diffuser, menggunakan lilin masih akan memberikan kesan yang lebih otentik dan hangat pada satu ruangan dibandingkan diffuser yang lebih technologically advanced.

Aspek budaya dan agama juga mempengaruhi preferensi ini. Misalnya dalam agama Nasrani, lilin melambangkan terang atau kebangkitan dari kepercayaannya yang kadang-kadang menjadi faktor penentu. 

Aroma Lilin yang Lebih Kuat untuk Efek Lebih Maksimal
Dari berbagai percobaan, lilin aromaterapi tetap punya aroma yang lebih kuat dibandingkan diffuser. Diffuser yang mengembuskan udara yang sudah dicampur dengan essential oil memang tetap akan memberikan wangi yang bisa tercium oleh hidung manusia. Namun, lilin aromaterapi tetap
punya bau yang lebih terasa dibandingkan diffuser.

Situasi ini juga kembali lagi pada preferensi penggunanya. Ada yang lebih suka dengan aroma yang sangat kuat dan terasa dari lilin, tapi ada juga yang lebih suka aroma yang lebih membaur pada suasana ruangan. Tinggal Anda yang memilih.

Dari empat faktor pembanding tadi, Anda mungkin bisa mencocokan dengan kebutuhan dan gaya Anda dalam menggunakan aromaterapi. Apapun pilihannya, keduanya punya fungsi yang relatif sama dan punya elemen dekoratif yang memberikan tampilan baru pada interior rumah.

Artikel terkait:
5 Kegunaan Diffuser untuk Kesehatan yang Harus Diketahui
Awas, Ini 7 Bahayanya Lilin Aromaterapi!
Hadirkan Aroma Segar dengan 5 Pewangi Ruangan Alami Ini!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Mengusir Lalat Mudah dan Anti Gagal

5 Cara Mengusir Lalat Mudah dan Anti Gagal

Lifestyle | Rabu, 27 Januari 2021 | 16:14 WIB

Jangan Asal Beli, Kenali Jenis dan Efek Samping Air Diffuser

Jangan Asal Beli, Kenali Jenis dan Efek Samping Air Diffuser

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 15:44 WIB

Menghirup Aromaterapi Bisa Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Benarkah?

Menghirup Aromaterapi Bisa Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Benarkah?

Health | Selasa, 15 September 2020 | 17:23 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×