Ubah Kelemahan Jadi Kekuatan Lewat 4 Cara Ini

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:10 WIB
Ubah Kelemahan Jadi Kekuatan Lewat 4 Cara Ini
Ilustrasi. [shutterstock]

Suara.com - Setiap manusia memiliki kelemahan juga kelebihan. Tapi, kelemahan bukan akhir dari segalanya. Kelemahan bisa kamu ubah menjadi sebuah kelebihan yang bisa saja, memberi manfaat pada siapapun.

Sayangnya, beberapa dari orang menganggap kelemahan sebagai hal serius, sehingga menolak untuk bangkit kembali.

Menurut Dr Rahul Khemani, psikiater terkenal Rumah Sakit Wockhardt, Mumbai, manusia memiliki berbagai lapisan dari kepribadiannya.

Saat menerima ketidaksempurnaan, hal itu akan membuka pintu untuk berubah menuju yang lebih baik. Karenanya, cara untuk menerima kelemahan adalah dengan tidak dibutakan dengan kelemahannya.

Ilustrasi tersenyum. (Pexels)
Ilustrasi (Pexels)

Melansir dari Healthshots, berikut empat tips yang bisa kamu lakukan untuk mengubah kelemahan menjadi kelebihan.

Kenali diri sendiri
Setiap orang dapat mengenal diri mereka sendiri, karena itu akan tahu bagaimana kelemahan yang dimilikinya. Jadi, tugas pertama dan terpenting yang bisa dilakukan adalah menuliskan semua hal yang dianggap sebagai kelemahan, dan memeriksa mana yang benar-benar berdampak bagi diri, sebelum berubah.

Menerima kelemahan yang ada di diri sendiri
Setelah mengetahui titik kelemahan yang dimiliki, inilah waktunya untuk menerima kelemahan. Tidak perlu meminta persetuju dengan teman di sekitar, jika mengatakan terkait kelemahan yang dimiliki.

Untuk itu, diri cobalah menganalisa apakah teman tersebut merupakan teman yang baik atau tidak. Menerima kelemahan yang dipunya bukan hal yang buruk kok. Tapi, perlahan-lahan bisa diubah, tanpa perlu tergesa-gesa.

Jangan bersikap kasar dengan diri sendiri
Seseorang bisa sangat keras pada diri sendiri dengan kelemahan yang dimiliki. Namun, alih-alih melakukan itu, kamu perlu membuat rencana yang dapat membuat diri berkembang.

baca juga

Jika bersikap terlalu keras, akan ada saat di mana tidak ingin memperbaiki diri. Dengan rasa frustrasi dapat merusak kepercayaan diri, yang justru dapat membuat diri tertekan.

Beri penghargaan untuk diri sendiri
Mendapat penghargaan dari orang lain hanya bersifat sementara. Tapi tidak dengan penghargaan untuk diri sendiri, yang bisa kamu berikan tanpa bersifat sementara.

Membentuk kebiasaan menghargai diri sendiri, akan berdampak lebih baik bagi mental, di saat memiliki kelemahan. Tak hanya itu, memberi penghargaan dapat menjadi orang yang positif, juga menanamkan rasa pencapaian dalam diri setelah bekerja keras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekuatan Genggaman Tingkatkan Harapan Hidup, Olahraga Berikut Bisa Membantu

Kekuatan Genggaman Tingkatkan Harapan Hidup, Olahraga Berikut Bisa Membantu

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 14:35 WIB

Daftar Keunggulan dan Kekurangan Samsung Galaxy S21

Daftar Keunggulan dan Kekurangan Samsung Galaxy S21

Bogor | Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:45 WIB

Keunggulan dan Kelemahan Samsung Galaxy S21

Keunggulan dan Kelemahan Samsung Galaxy S21

Tekno | Jum'at, 15 Januari 2021 | 20:32 WIB

Terkini

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:28 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:27 WIB

Kasus Kekerasan Anak di Kota Tangsel 2026 Meningkat

Kasus Kekerasan Anak di Kota Tangsel 2026 Meningkat

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:21 WIB

Sinopsis Meitantei no Mama de Ite, Drama Jepang Dibintangi Yoshikawa Ai

Sinopsis Meitantei no Mama de Ite, Drama Jepang Dibintangi Yoshikawa Ai

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:20 WIB

Tips Memilih Warna Bedak sesuai Warna Kulit untuk Makeup Flawless

Tips Memilih Warna Bedak sesuai Warna Kulit untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:15 WIB

3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!

3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:11 WIB

Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini

Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:11 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya

Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:01 WIB

Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan

Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:56 WIB

Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?

Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:55 WIB

×