Suara.com - Sebuah penerbangan dari Khartoum, Sudan, ke Qatar terpaksa kembali ke titik keberangkatannya setelah seekor kucing lepas menyerang pilot tak lama setelah lepas landas.
Boeing 737 yang menuju Doha telah mengudara selama sekitar 30 menit ketika pembajak berbulu itu tiba-tiba muncul di kokpit dan mulai mendesis, berita Al Sudani melaporkan.
Masih belum jelas bagaimana kucing itu naik ke pesawat, tetapi diduga ia menyelinap ke dalam pesawat saat jet itu berada di hanggar semalaman untuk dibersihkan.
Deketahui, bahwa kucing itu tidak senang dan mulai menyapa pilot Sudan itu. Ketika upaya untuk menahan makhluk "agresif" tersebut gagal, kru terpaksa melakukan pendaratan darurat.

"Sky maul" ini bukan pertama kalinya penyelundupan hewan menyebabkan keributan di pesawat. Seekor kalajengking menjadi berita utama pada tahun 2019 setelah menyengat seorang penumpang dalam penerbangan United Airlines dari San Francisco ke Atlanta.
Selain itu ini bukan pertama kalinya kucing menyebabkan malapetaka di pesawat. Pada tahun 2012 seekor kucing melarikan diri dari pengangkutnya dengan pesawat di Kanada, tempat beberapa hewan dapat bepergian di dalam kabin.
Menurut National Post, Ripples, masuk ke panel di kokpit, menyebabkan penundaan selama empat jam.
"Mereka harus membongkar kokpit, sampai batas tertentu," kata Peter Spurway, wakil presiden komunikasi perusahaan untuk Otoritas Bandara Halifax, kepada surat kabar itu.
Pada 2015, seorang pramugari harus menangkap seekor kucing di pesawat Delta di AS setelah kucing itu keluar dari kotaknya.