6 Cara Merapikan Kabel Stopkontak yang Berantakan

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:25 WIB
6 Cara Merapikan Kabel Stopkontak yang Berantakan
Ilustrasi Kabel Stopkontak. (Shutterstock)

Suara.com - Hidup dengan teknologi dan elektronik berarti juga hidup berdampingan dengan kabel. Meski kini mulai bermunculan teknologi nirkabel (wireless), kabel masih menjadi benda yang menjadi bagian dari hidup manusia yang semakin hidup berdampingan dengan teknologi.

Selain segudang peralatan rumah tangga yang menggunakan kabel, manusia yang semakin bergantung dengan gawai menambah jumlah kabel yang dimiliki. Setidaknya seseorang pasti punya satu ponsel atau lebih dengan charger, belum lagi earphone, powerbank, laptop dan charger-nya, dan masih banyak lagi.

Namun banyaknya kabel ini terkadang menimbulkan masalah kabel yang kusut, berantakan, dan terkait secara acak-acakan. Selain menyebalkan, kondisi ini bisa menyebabkan masalah yang lebih serius yaitu korsleting dan kebakaran karena kabel yang terkelupas akibat bergesekan terus-menerus.

Maka dari itu, Dekoruma punya enam cara supaya kabel-kabel yang Anda punya bisa diatur dengan rapi dan tidak menimbulkan risiko korsleting. Berikut cara-caranya.

1. Rapikan dengan Pengait Kabel
Langkah yang paling mudah untuk merapikan kabel dimulai dengan menggunakan pengait kabel. Terutama untuk kabel-kabel yang terlalu panjang, Anda bisa memperpendeknya dengan pengait kabel seperti kabel tis. Kabel yang menjuntai terlalu banyak juga bisa disatukan dengan menggunakan pengait. Pengait kabel mudah ditemukan di toko elektronik atau beragam online marketplace.

2. Kabel Tidak Menjuntai Ke Mana-mana dengan Klem Kabel
Alternatif berikutnya adalah menggunakan klem kabel untuk organisasi kabel yang lebih rapi. Bisa ditempel ataupun dibaut di dinding, klem kabel tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis. Klem kabel yang paling sering digunakan adalah klem kabel yang ditempel di dinding untuk membentuk alur kabel yang rapi. Bahkan, terkadang alur klem kabel ini dikreasikan ke dalam pola yang menarik.

3. Organisir Kabel yang Terpusat Memakai Boks Kabel
Setelah melakukan dua langkah dari poin sebelumnya, organisasi kabel akan semakin sempurna dengan menggunakan boks kabel. Selain bisa mengatur alur kabel dalam beberapa arah, stopkontak dan sebagian dari kabel tidak akan terekspos karena tertutup boks kabel.

Boks kabel biasanya diletakkan di atas meja kerja yang mempunyai komputer di atasnya ataupun juga di lantai dengan pusat hiburan di rumah.

4. Sediakan Tempat Penyimpanan Kabel yang Memadai
Baik kabel yang sering dipakai ataupun yang jarang dipakai, pastikan bahwa sudah ada tempat penyimpanan yang memadai ketika tidak dipakai atau ketika dibawa pergi. Anda bisa menyiapkan kotak penyimpanan atau pouch khusus untuk menyimpan kabel-kabel yang ada di rumah. Ketika bepergian, siapkan tas atau pouch yang terpisah dengan beberapa kantong terpisah agar kabel tidak tercampur dan kusut.

5. Alihfungsikan Benda-benda Tidak Terpakai Menjadi Tempat Penyimpanan Kabel
Selain membeli kotak penyimpanan atau pouch, Anda bisa memanfaatkan benda-benda yang tidak terpakai sebagai tempat penyimpanan kabel. Salah satu yang paling mudah ditemukan adalah bagian tengah karton gulungan tisu yang bisa menampung gulungan kabel dengan rapi dan terpisah.

Tak hanya itu, sebagai pengganti boks kabel, gunakan pipa pralon yang tidak terpakai sebagai wadah penutup untuk menaruh kabel yang digantung menggunakan klem kabel di dinding.

6. Manfaatkan Alat Tulis Kantor Sebagai Pengatur Kabel
Anda mungkin tidak mempunyai akses langsung kepada klem kabel atau pengait kabel. Salah satu alternatifnya adalah menggunakan ragam alat tulis kantor sebagai pengatur kabel. Sebagai pengganti pengait kabel gunakan penjepit kertas untuk menggantung atau menggulung kabel di ujung meja.

Pakai selotip sebagai pengait kabel sementara untuk kabel yang terlalu panjang atau gunakan stiker atau post-it untuk memberikan label pada kabel guna menandakan elektronik apa yang terhubung dengan kabel tersebut.

Seperti yang sudah dikatakan di awal, pengaturan kabel bukan hanya untuk keperluan estetika, tapi juga keselamatan penghuni rumah. Kabel yang bertumpuk akan menyebabkan panas yang mengelupas kabel dan bisa menyebabkan korsleting. Maka dari itu, mulailah rapikan kabel yang berantakan.

Artikel terkait:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nganggur, Sarjana Ilmu Pemerintahan Ini Nekat Nyolong Kabel Listrik PLN

Nganggur, Sarjana Ilmu Pemerintahan Ini Nekat Nyolong Kabel Listrik PLN

Bekaci | Selasa, 09 Februari 2021 | 07:30 WIB

Heboh Kalung Mirip Kabel Telepon Dijual Rp33 Juta, Warganet Tak Habis Pikir

Heboh Kalung Mirip Kabel Telepon Dijual Rp33 Juta, Warganet Tak Habis Pikir

Lifestyle | Senin, 01 Februari 2021 | 10:15 WIB

Kabel Pengisi Daya Tesla Model 3 Jadi Incaran Pencuri, Berapa Harganya?

Kabel Pengisi Daya Tesla Model 3 Jadi Incaran Pencuri, Berapa Harganya?

Otomotif | Senin, 28 Desember 2020 | 20:36 WIB

Terkini

5 Parfum Aroma Powdery di Indomaret, Solusi Wangi Segar di Cuaca Panas

5 Parfum Aroma Powdery di Indomaret, Solusi Wangi Segar di Cuaca Panas

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 19:15 WIB

Dari Dapur Tradisi ke Tren Wellness, Jamu Kembali Naik Kelas di Era Kartini Kini

Dari Dapur Tradisi ke Tren Wellness, Jamu Kembali Naik Kelas di Era Kartini Kini

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 18:47 WIB

Upgrade Rumah Tanpa Renovasi Besar? Ini Cara Simpel yang Mulai Dilirik Banyak Pemilik Hunian

Upgrade Rumah Tanpa Renovasi Besar? Ini Cara Simpel yang Mulai Dilirik Banyak Pemilik Hunian

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 18:30 WIB

Kopitiam Lagi Naik Daun: Bukan Sekadar Ngopi, Ini Alasan Konsepnya Diserbu Anak Muda

Kopitiam Lagi Naik Daun: Bukan Sekadar Ngopi, Ini Alasan Konsepnya Diserbu Anak Muda

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 18:02 WIB

Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan, Gaya Hidup Vegetarian Juga Baik Untuk Bumi

Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan, Gaya Hidup Vegetarian Juga Baik Untuk Bumi

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 17:55 WIB

5 Rekomendasi Lip Tint dan Blush On 2in1 untuk Hasil Makeup Flawless Alami dan Minimalis

5 Rekomendasi Lip Tint dan Blush On 2in1 untuk Hasil Makeup Flawless Alami dan Minimalis

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 17:35 WIB

Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting

Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 16:38 WIB

Hore! Sekarang Sudah Boleh Bawa Tumbler ke Bioskop Cinema XXI, Syaratnya Isinya Harus Ini

Hore! Sekarang Sudah Boleh Bawa Tumbler ke Bioskop Cinema XXI, Syaratnya Isinya Harus Ini

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 16:31 WIB

Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Status Pernikahan Syekh Ahmad Al Misry Kini Ikut Disorot

Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Status Pernikahan Syekh Ahmad Al Misry Kini Ikut Disorot

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 16:06 WIB

Sandal Nike Ori Berapa Harganya? Ini 4 Rekomendasi Paling Nyaman dan Stylish

Sandal Nike Ori Berapa Harganya? Ini 4 Rekomendasi Paling Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 15:39 WIB