Jangan Dilakukan, 7 Kesalahan di Pagi Hari Ini Bisa Merusak Produktivitas

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 09 Maret 2021 | 06:16 WIB
Jangan Dilakukan, 7 Kesalahan di Pagi Hari Ini Bisa Merusak Produktivitas
Ilustrasi bangun pagi, kesalahan di pagi hari. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap orang punya kebiasaan-kebiasaan kecil yang kerap dilakukannya di pagi hari. Entah sekadar minum air hangat, menyikat gigi, mandi air dingin, atau bahkan tidak melakukan apa-apa di 10 menit pertama setelah bangun. Apapun kebiasaan di pagi hari Anda, itu semua memengaruhi produktivitas Anda di siang hingga sore hari, lho. Namun, ada beberapa kesalahan di pagi hari yang bisa merusak produktivitas seharian. Apa saja? Ini dia, seperti dilansir dari Huffpost.

Kesalahan # 1: Memaksa diri untuk bangun pagi
Banyak orang berpikir bahwa bangun pagi akan membuat seseorang menjadi lebih produktif. Padahal tidak selalu begitu. Chris Bailey, penulis "The Productivity Project", berpendapat bahwa seseorang yang bangun jam 10 pagi bisa sama produktifnya dengan orang-orang yang bangun jam 5 pagi.

Jadi, jika tubuh Anda memang baru akan bangun di jam 10 pagi, maka Anda sebaiknya tidak memaksakan diri untuk bangun jam 5 pagi. Begitu sarannya.

Kesalahan # 2: Memulai hari dalam 'mode reaktif'.
Banyak dari kita bangun tidur dan langsung memeriksa ponsel. Kebiasaan itu membuat kita berada dalam 'mode reaktif'.

Sebaliknya, awal pagi sebaiknya dibuat lebih proaktif, yaitu dengan meluangkan waktu untuk memikirkan prioritas Anda hari ini, menjalankan daftar tugas, dan membuat rencana.

Kesalahan terbesar yang dilakukan seseorang adalah memulai hari mereka tanpa rencana yang jelas tentang apa yang ingin mereka lakukan,” kata Laura Vanderkam, penulis “Off the Clock: Feel Less Busy While Getting More Done,” yang menambahkan bahwa rencana apa pun yang Anda buat harus termasuk waktu untuk membuka dan membaca pesan masuk di ponsel atau email.

Kesalahan # 3: Tidak berpakaian dengan pantas.
Hal ini terkait dengan situasi pandemi, di mana banyak orang yang bekerja dari rumah atau WFH memutuskan untuk mengenakan pakaian seadanya saat bekerja. Padahal, para ahli mengatakan penting untuk mengenakan pakaian yang pantas untuk bekerja.

Dalam ilmu psikologi disebutkan bahwa kinerja otak akan berbeda jika Anda mengenakan pakaian yang baik saat bekerja. Bahkan, seseorang disebut akan mendapatkan skor kecerdasan yang lebih baik jika orang tersebut mengenakan jas lab ilmuwan - bahkan meski ia bukan seorang ilmuwan.

Kesalahan # 4: Melewatkan sarapan dan minum yang cukup.
“Sarapan adalah bagian besar dari rutinitas pagi yang memengaruhi produktivitas, karena sarapan memberi Anda energi yang dibutuhkan untuk fokus pada apapun yang Anda lakukan di sepanjang hari itu,” kata Stephanie Nelson, ahli diet terdaftar untuk MyFitnessPal.

Nelson merekomendasikan sesuatu yang seimbang antara protein dan karbohidrat, misalnya sepotong roti panggang dengan selai kacang untuk sarapan yang sederhana dan praktis.

Dan pastikan juga Anda terhidrasi, karena hidrasi memainkan peran penting dalam kemampuan kita untuk berkonsentrasi dan menjadi produktif. Otak manusia sangat dipengaruhi oleh status hidrasi kita, di mana penelitian telah menunjukkan bahwa bahkan dehidrasi ringan, sekecil penurunan 1% dalam status hidrasi, dapat merusak suasana hati, memori, konsentrasi, dan fungsi kognitif.

Kesalahan # 5: Melakukan terlalu banyak multitasking.
Multitasking mengurangi produktivitas hingga 40% dan dapat memiliki efek negatif jangka panjang pada otak. Jauh lebih baik untuk fokus pada satu hal untuk jangka waktu tertentu.

Bagi Anda yang terbiasa multitasking, transisi ke monotasking mungkin dapat memakan waktu beberapa minggu, di mana Anda harus melatih kembali otak Anda untuk fokus pada tugas tertentu untuk jangka waktu yang lebih lama. Tapi tetaplah mencoba.

Kesalahan # 6: Tidak mempersiapkan diri di malam sebelumnya.
Di penghujung hari yang melelahkan, hal terakhir yang ingin dilakukan seseorang adalah merencanakan hari berikutnya. Tetapi para ahli mengatakan, membuat daftar hal-hal yang harus dilakukan untuk keesokan hari dapat membuat perbedaan besar dalam produktivitas, dan pada akhirnya dapat memberi Anda lebih banyak waktu luang.

Kemudian, jangan lupakan juga tidur yang berkualitas di malam sebelumnya. Sebuah studi tahun 2016 menegaskan bahwa kurang tidur akan mengganggu kemampuan untuk fokus pada informasi spesifik ketika hal-hal lain terjadi di sekitar Anda. Artinya, kurang tidur malam akan menghalangi kemampuan Anda untuk melakukan tugas tunggal dan menjadi produktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebiasan di Pagi Hari yang Bikin Wajahmu Glowing

Kebiasan di Pagi Hari yang Bikin Wajahmu Glowing

Your Say | Jum'at, 17 April 2020 | 11:41 WIB

Semangat di Pagi Hari, Pastikan Kamu Lakukan 5 Kebiasaan Berikut!

Semangat di Pagi Hari, Pastikan Kamu Lakukan 5 Kebiasaan Berikut!

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2020 | 10:59 WIB

Awas! 5 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik

Awas! 5 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 06 Januari 2019 | 13:50 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:56 WIB

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:00 WIB

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:29 WIB

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:11 WIB