Horee.. Pemerintah Jepang Berencana Berlakukan Libur 3 Hari Bagi Pekerja

Vania Rossa

Jum'at, 09 April 2021 | 14:50 WIB
Horee.. Pemerintah Jepang Berencana Berlakukan Libur 3 Hari Bagi Pekerja
Ilustrasi: Pekerja Jepang. (Shutterstock)

Suara.com - Pada tahun 2019 lalu, perusahaan Microsoft Jepang membuat percobaan dengan memberi tiga hari libur kepada para pekrjanya, dan hasilnya menunjukkan peningkatan besar dalam produktivitas pekerja. Mereka mengklaim bahwa pekerja menyelesaikan 40 persen lebih banyak pekerjaan setelah diberi libur 3 hari. Dan kini, pemerintah Jepang berwacana untuk memberlakukan weekend panjang itu kepada seluruh pekerja di negaranya.

Meski banyak warga Jepang yang berharap hal itu dapat diterapkan untuk mengubah kultur kerja Jepang yang toksik, namun tak sedikit yang merasa skeptis dengan wacana yang dilontarkan pemerintah ini. Bahkan beberapa waktu lalu, salah satu kantor pemerintah menjadi perbincangan setelah memotong gaji karyawannya hanya karena mereka pulang 2 menit lebih cepat.

Dilansir dari SoraNews24, pada konferensi pers pada tanggal 5 April, politisi Partai Demokrat Liberal dan Ketua Sekretaris Kabinet, Katsunobu Kato, mengatakan bahwa ia ingin "memeriksa apa yang dapat dilakukan pemerintah" tentang penerapan "libur 3 hari", di mana karyawan tetap yang bekerja full time dapat memilih jadwal libur mereka sendiri selama 3 hari.

Pada konferensi pers tersebut, Kato berbicara tentang meningkatnya kebutuhan akan keseimbangan kehidupan kerja yang sehat. Dengan menerapkan libur 3 hari setiap minggu, beban kerja pegawai akan lebih ringan, seperti soal pengasuhan anak ataupun merawat lansia atau orangtua yang sakit. Diharapkan, selain membuat para pegawai lebih loyal kepada perusahaan, hal ini juga dapat membantu meningkatkan industri pariwisata Jepang yang terpukul parah karena pandemi Covid-19, karena para pegawai ini akhirnya punya waktu untuk pelesiran.

Namun di sisi lain, beberapa pihak mengkhawatirkan potensi penurunan gaji yang dapat ditimbulkan oleh libur 3 hari ini. Dan, kemungkinan beberapa perusahaan memutuskan untuk menambah jam kerja di luar hari libur untuk menyeimbangkan jam kerja yang berkurang. Dan jika sistem libur 3 hari jadi diterapkan secara nasional, undang-undang ketenagakerjaan yang baru mungkin perlu dibuat.

Lalu, apa kata warganet Jepang menanggapi wacana ini?

“Di perusahaan saya, kami hanya memiliki satu hari libur dalam seminggu,” kata salah seorang warganet.

“Bagaimana dengan libur 7 hari seminggu? Oh, itu sih pensiun ya?"

“Alangkah baiknya jika kita mendapat lebih banyak waktu libur tapi gaji kita tetap sama,” kata warganet lain.

baca juga

"Jika kita mendapat tiga hari libur dalam seminggu, saya yakin hari kerja akan berakhir lebih dari sepuluh jam untuk menebusnya," sambut yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid-19 Mewaspadai Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca Libur Paskah

Satgas Covid-19 Mewaspadai Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca Libur Paskah

News | Kamis, 08 April 2021 | 18:55 WIB

Indonesia dan Taiwan Bahas Pembebasan Biaya Penempatan PMI

Indonesia dan Taiwan Bahas Pembebasan Biaya Penempatan PMI

News | Kamis, 08 April 2021 | 18:38 WIB

Riset Konde.co: Isu Pekerja Rumah Tangga Belum Jadi Agenda Penting di Media

Riset Konde.co: Isu Pekerja Rumah Tangga Belum Jadi Agenda Penting di Media

Lifestyle | Kamis, 08 April 2021 | 16:21 WIB

Terkini

HUAWEI MatePad Pro Max Segera Meluncur di Indonesia, Tablet AI 13 Inci Tipis Siap Gantikan Laptop?

HUAWEI MatePad Pro Max Segera Meluncur di Indonesia, Tablet AI 13 Inci Tipis Siap Gantikan Laptop?

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:56 WIB

Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos

Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:55 WIB

Hanya Ada Motor: Misteri Hilangnya Kakek 70 Tahun di Hutan Wangun Tuban Belum Terpecahkan

Hanya Ada Motor: Misteri Hilangnya Kakek 70 Tahun di Hutan Wangun Tuban Belum Terpecahkan

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:46 WIB

Mengapa Banyak Anak Bangsa Mencari Masa Depan di Luar Negeri?

Mengapa Banyak Anak Bangsa Mencari Masa Depan di Luar Negeri?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:45 WIB

6 Cara Membedakan Sandal Crocs Asli dan Palsu, Jangan sampai Tertipu Barang Tiruan

6 Cara Membedakan Sandal Crocs Asli dan Palsu, Jangan sampai Tertipu Barang Tiruan

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:43 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 BRI Pererat Kebersamaan Nasabah Premium dan Mitra Bisnis

Nobar Piala Dunia 2026 BRI Pererat Kebersamaan Nasabah Premium dan Mitra Bisnis

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:43 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta Hadirkan Pengalaman Premium Bagi Nasabah dan Mitra

Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta Hadirkan Pengalaman Premium Bagi Nasabah dan Mitra

Jakarta | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:38 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta: Bentuk Apresiasi Bagi Nasabah Premium dan Mitra Bisnis

Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta: Bentuk Apresiasi Bagi Nasabah Premium dan Mitra Bisnis

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:33 WIB

Hotman Paris Kritik Kapolri, Orang Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi

Hotman Paris Kritik Kapolri, Orang Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:30 WIB

Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance

Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:24 WIB

×