Canggih, Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan Penggunanya

Vania Rossa

Selasa, 20 April 2021 | 15:11 WIB
Canggih, Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan Penggunanya
Ilustrasi toilet (Unsplash)

Suara.com - Berkendara jarak jauh memang melelahkan. Itu sebabnya, penting bagi kita untuk beristirahat setiap dua jam sekali ketika berkendara jarak jauh. Tapi sayangnya, tak selalu mudah untuk menilai seberapa lelah tubuh kita sebenarnya. Kalau sudah begitu, yang perlu Anda lakukan hanyalah pergi ke toilet.

Kenapa toilet? Ya, itu karena toilet di Jepang, terutama di rest area, memiliki toilet canggih yang bisa mengukur tingkat kelelahan penggunanya.

Dilansir dari Soranews 24, rest area di Jepang tak sekadar tempat beristirahat para pengemudi, tetapi sering kali dilengkapi dengan aneka kios makanan enak, kios suvenir, dan terkadang fasilitas ekstra yang unik seperti kincir ria dan pemandian air panas atau onsen.

Dan salah satu rest area di Ebina, kini menyediakan toilet yang tidak biasa. Di salah satu pintu toilet, terdapat tanda hijau bertuliskan "Pengukur Kelelahan".

Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan. (Soranews24)
Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan. (Soranews24)

Saat Anda melangkah ke dalam bilik toilet, Anda akan melihat layar digital dengan tombol di sisi kanan untuk mengontrol bidet dan suara air mengalir yang menutupi suara Anda saat sedang buang air. Di sisi kiri panel ada tulisan "Pengukur Kelelahan" dengan warna biru, dengan berbagai pilihan bahasa di bawahnya.

Sebelummenggunakan sistem pengukur kelelahan ini, akan muncul pernyataan di layar yang memberi tahu Anda bahwa perlu waktu sekitar 60 detik untuk mengukur tingkat kelelahan Anda.

Kemudian yang harus Anda lakukan adalah memilih kelompok usia Anda, serta menjawab pertanyaan “Apakah kamu merasa lelah?” dengan 3 pilihan, yaitu "Tidak lelah", "Agak Lelah", atau "Lelah".

Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan. (Soranews24)
Toilet di Jepang Bisa Ukur Tingkat Kelelahan. (Soranews24)

Setelah itu, Anda bisa mulai menekan tombol “start”, dan mengikuti instruksi untuk bersantai saat pengukuran dilakukan. Saat pengukuran dimulai, panel menjadi hidup dengan banyak data. Informasi di layar menjelaskan:
"Dalam keadaan lelah, ketegangan sistem saraf simpatis meningkat dan aktivitas sistem saraf parasimpatis menurun, jadi toilet ini mengukur fluktuasi detak jantung dan menganalisis sistem saraf otonom."

Setelah menunggu, muncul pemberitahuan di layar bahwa pengemudi harus istirahat 10-20 menit setiap dua jam saat mengemudi, dan menyarankan mereka menggunakan rest area atau area parkir untuk beristirahat.

Setelah 60 detik berlalu, hasil pengukuran kelelahan pun keluar. Jika Anda tidak merasa begitu lelah, hasilnya akan tertulis “Kamu tidak merasa lelah. Pengukuran kelelahan Anda adalah 'agak lelah'".

Bagaimana, apakah cukup terpercaya hasil pengukuran kelelahan di toilet ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Makanan Khas Jepang yang Perlu Anda Coba, dari Sushi hingga Mochi

7 Makanan Khas Jepang yang Perlu Anda Coba, dari Sushi hingga Mochi

Lifestyle | Selasa, 20 April 2021 | 12:55 WIB

Ikea Jepang Rilis Koleksi Bertema Pelangi

Ikea Jepang Rilis Koleksi Bertema Pelangi

Lifestyle | Selasa, 20 April 2021 | 12:46 WIB

Rekomendasi 4 Film Jepang Romantis Ini Dijamin Bikin Meleleh

Rekomendasi 4 Film Jepang Romantis Ini Dijamin Bikin Meleleh

Entertainment | Selasa, 20 April 2021 | 09:37 WIB

Terkini

5 Warna Dapur Terbaik Menurut Feng Shui yang Bisa Mendatangkan Rezeki dan Kemakmuran

5 Warna Dapur Terbaik Menurut Feng Shui yang Bisa Mendatangkan Rezeki dan Kemakmuran

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:04 WIB

Terpopuler: Apa Saja Weton Tulang Wangi, Rekomendasi Sunscreen SPF 30 untuk Indoor

Terpopuler: Apa Saja Weton Tulang Wangi, Rekomendasi Sunscreen SPF 30 untuk Indoor

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:35 WIB

Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru

Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:15 WIB

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:50 WIB

Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama

Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:40 WIB

5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan

5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:05 WIB

Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden

Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:36 WIB

Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus

Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:35 WIB

5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat

5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:31 WIB

Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia

Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:05 WIB