Fakta-fakta Rabbit Town: Tiket, Lokasi, Fasilitas dan Kontroversinya

Fitri Asta Pramesti

Minggu, 02 Mei 2021 | 16:07 WIB
Fakta-fakta Rabbit Town: Tiket, Lokasi, Fasilitas dan Kontroversinya
Fakta-fakta Rabbit Town. (Instagram/rabbittown.bdg)

Suara.com - Rabbit Town, salah satu destinasi wisata di Bandung telah terbukti melakukan plagiasi terhadap instalasi karya Chris Burden yang sempat dipamerankan di Country Museum of Art (LACMA) di Los Angeles dengan nama Love Light. Untuk lebih jelasnya, simak fakta-fakta Rabbit Town berikut ini. 

Keputusan bersalah Rabbit Town atas plagiasi perkara dengan nomor 31/Pdt.Sus-HKI/Hak Cipta/2020/PN Jkt yang ditetapkan pada 20 April 2021 lalu. Seperti apa sebenarnya tingkat kemiripan destinasi wisata yang dikelola oleh PT Pasti Makan Enak dengan karya Chris Burden?

Lokasi

Terletak di Jalan Ranca Bentang No. 30-32, Ciumbuleuit, Bandung, destinasi wisata yang dikenal dengan “wisata selfie” ini telah diresmikan sejak 11 Januari 2018 oleh Gubernur Jawa Barat yang saat itu dijabat oleh Ahmad Heryawan.

Biaya Tiket

Dengan konsep tempat yang menggabungkan wisata kuliner, wisata selfie serta kebun binatang ini membuat Rabbit Town diminati oleh warga Bandung, apalagi tiket masuk yang ditawarkan relatif terjangkau, yakno Rp 35.000 sampai Rp 45.000 per orang, sedangkan bagi anak berusia 2 tahun tidak dikenakan biaya masuk.

Tempat rekreasi ini buka setiap hari, yaitu pukul 10.00 hingga 20.00 WIB untuk hari Senin sampai Jumat, sedangkan di akhir pekan buka dari pukul 09.00 sampai 20.00. Namun untuk saat ini Rabbit Town hanya buka di akhir pekan saja

Fasilitas

Selain menawarkan spot foto menarik seperti pilar-pilar lampu yang menyerupai karya Chris Burden, Rabbit Town juga menawarkan beberapa fasilitas menarik.

baca juga

Rabbit Town Bandung memiliki beberapa wahana yang sayang jika dilewatkan oleh pengunjung. Wahana seperti Bambi Love, Koi Garden, Love Lock, LA Store, Museum of Ice Cream, Hollywood Land,Cookie Monster, Lala Story, Dove Garden, Lala Town Playground, Arderic Tree House, Dragon Fish, Love Light, Monkey Groove dan Jungle Area.

Selain itu, Rabbit Town juga menyediakan wisata hewan mini. Selain berbagai jenis kelinci lucu yang bisa diajak berinteraksi secara langsung, mereka juga memiliki beberapa koleksi hewan seperti kancil, burung serta monyet.

Kontroversi Rabbit Town: Denda Rp 1 miliar

Atas putusan plagiasi yang mereka lakukan, Chris Burden Estate melalui Nancy J. Rubins telah menjatuhkan denda sebesar Rp 1 miliar kepada Henry Husada sebagai pemilik Rabbit Town.

Selain itu, pihak Rabbit Town diminta untuk memusnahkan seluruh instalasi “Love Light”, selambat-lambatnya 30 hari kerja sejak putusan plagiasi dikeluarkan.

Atas putusan tersebut, pihak Rabbit Town masih memiliki kesempatan mengajukan banding ke Mahkamah Agung dalam jangka waktu 14 hari setelah menerima putusan resmi dari Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Destinasi Wisata Filipina, Eksotis dan Sayang untuk Dilewatkan

7 Destinasi Wisata Filipina, Eksotis dan Sayang untuk Dilewatkan

Lifestyle | Senin, 26 April 2021 | 16:10 WIB

4 Destinasi Wisata Favorit di Jawa Barat, Kamu Suka yang Mana?

4 Destinasi Wisata Favorit di Jawa Barat, Kamu Suka yang Mana?

Jabar | Jum'at, 02 April 2021 | 17:40 WIB

10 Destinasi Wisata Tanah Air yang Wajib Kamu Kunjungi Versi Touropia

10 Destinasi Wisata Tanah Air yang Wajib Kamu Kunjungi Versi Touropia

Bogor | Senin, 01 Maret 2021 | 15:51 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×