Survei Agoda: Minat Wisata Berkelanjutan di Indonesia Rendah

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 07 Juni 2021 | 17:20 WIB
Survei Agoda: Minat Wisata Berkelanjutan di Indonesia Rendah
Ilustrasi wisata (Suara.com/ Risna Halidi)

Suara.com - Ada perubahan besar yang terjadi pada sektor pariwisata akibat pandemi Covid-19. Dari Survei Tren Wisata Keberlanjutan Agoda, menunjukan diperlukan tiga langkah utama untuk menjadikan wisata jadi lebih berkelanjutan.

Pertama adalah kemudahan memilih perjalanan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan; kedua membatasi penggunaan produk plastik sekali pakai; dan ketiga memberi insentif finansial kepada penyedia jasa akomodasi yang memaksimalkan penghematan energi.

Selain itu, membuat lebih banyak kawasan terlindungi dengan membatasi jumlah pengunjung dan meniadakan penggunaan perlengkapan mandi sekali pakai juga termasuk langkah utama lainnya. 

Survei yang diluncurkan untuk menandai Hari Lingkungan Dunia 2021 itu juga mengungkap bahwa pariwisata yang berlebihan serta pencemaran pantai dan jalan air adalah dua kekhawatiran utama dari dampak pariwisata.

Posisi ketiga adalah deforestasi dan pemborosan energi sepertu pemakaian listrik atau air yang berlebihan. Terungkap pula bahwa ada tiga kegiatan yang dikaitkan dengan wisata ramah lingkungan atau berkelanjutan.

Di antaranya, sumber energi dan sumber daya terbarukan, seperti tenaga matahari, angin, hidroelektrik dan air. Kedua, tidak menggunakan plastik sekali pakai. Ketiga,  konservasi hewan dan meninggalkan jejak karbon yang lebih kecil.

Solusi penghematan energi lain seperti kartu kunci, atau sensor gerak, menggunakan produk pembersih natural menjadi praktik penting lainnya.

Menariknya, membeli produk lokal, menggunakan kembali seprei atau handuk selama liburan, dan mengunjungi lokasi terpencil adalah tiga terbawah dari 10 langkah yang dikaitkan dengan wisata berkelanjutan.

Menurut CEO Agoda John Brown, walau ada perbedaan interpretasi mengenai praktik yang ramah lingkungan atau berkelanjutan, kebanyakan dari masyarakat umum antusias menjalankan perannya dengan aktif memilih penginapan yang ramah lingkungan atau membuat keputusan yang lebih cerdas dengan memerhatikan aspek lingkungan saat bepergian atau berwisata. 

baca juga

Salah satu cara termudah untuk menanggapi kekhawatiran mengenai overtourism adalah dengan mengunjungi destinasi yang jarang dikunjungi.

Setahun belakangan ini, Agoda melihat ada peralihan pada pola perjalanan karena hanya dibatasi pada wisata domestik, dengan mengeksplorasi tempat-tempat yang tidak begitu dikenal. 

"Jika dikelola dengan baik, hal ini tak hanya membantu pengusaha hotel independen dan penyedia akomodasi yang mengandalkan dolar dari wisatawan. Namun juga bisa mengurangi beban lingkungan hidup pada area-area yang terlalu padat pengunjung," kata John dalam keterangan tertulisnya kepada Suara.com, Senin (7/6/2021).

Pandemi Covid-19 juga berdampak negatif pada sikap mengenai wisata berkelanjutan. Keinginan berwisata yang lebih berkelanjutan paling terlihat pada responden dari negara Korea Selatan (35 persen), India (31 persen) dan Taiwan (31 persen). 

Bila dilihat secara global, hanya 25 persen responden memiliki keinginan semakin besar untuk berwisata berkelanjutan, bandingkan dengan 35 persen yang keinginannya menurun. 

Negara-negara yang melaporkan proporsional penurunan terbesar adalah Indonesia (56 persen), Thailand (51 persen) dan Filipina (50 persen).

"Mengkhawatirkan saat melihat banyak orang menganggap wisata berkelanjutan menjadi kurang penting dibandingkan sebelum pandemi Covid-19, namun saya harap ini hanya efek jangka pendek, yang disebabkan keinginan besar orang-orang untuk kembali ke luar sana dan bepergian dengan cara yang mereka inginkan," kata John. 

Data tersebut berasal dari YouGov Singapore PTE Limited. Sampel total berjumlah 18.327 dari 14 negara. Survei dilakukan pada tanggal 10 Mei – 28 Mei 2021 secara online. Angka-angka tersebut merepresentasin orang dewasa di atas 18 tahun disetiap negara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Bandung

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Bandung

Foto | Senin, 07 Juni 2021 | 14:24 WIB

Gagal ke Tanah Suci, DPP SAHI Minta Calon Jemaah Haji Ikhlas dan Sabar

Gagal ke Tanah Suci, DPP SAHI Minta Calon Jemaah Haji Ikhlas dan Sabar

News | Sabtu, 05 Juni 2021 | 11:47 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Glowing Meski di Rumah Saja, Coba Lakukan Lima Hal Ini

Ingin Kulit Sehat dan Glowing Meski di Rumah Saja, Coba Lakukan Lima Hal Ini

Banten | Sabtu, 05 Juni 2021 | 11:45 WIB

Terkini

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

×