alexametrics

Dibuka Pekan Depan, Pesta Kesenian Bali Gandeng 10.000 Seniman

M. Reza Sulaiman
Dibuka Pekan Depan, Pesta Kesenian Bali Gandeng 10.000 Seniman
Parade Pesta Kesenian Bali ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, Bali, Sabtu (10/6).

Pesta Kesenian Bali akan memasuki tahun penyelenggaraan ke 43 tahun ini. Rencananya, festival kesenian terbesar di Bali ini akan melibatkan hingga 10.000 seniman.

Masing-masing perwakilan sembilan kabupaten/kota se-Bali akan unjuk kepiawaian dan kebolehan membawakan aneka pergelaran, antara lain seni klasik gambuh, gambang, wayang wong, gamelan, topeng, dan wayang kulit.

Guna mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya nusantara dan negara sahabat, ditampilkan pula, antara lain pertunjukan seni virtual dari Papua, tari tradisi Paser dari Kalimantan Timur, dan tari klasik India.

Seluruh program dihadirkan secara konvensional dan daring melalui kanal Youtube Disbud Prov Bali serta tayangan langsung maupun siaran di TVRI Bali, Bali TV, dan KOMPAS TV, serta berbagai media sosial terpilih.

"Hadirin yang menonton langsung ke lokasi acara sangat terbatas jumlahnya, hanya para seniman beserta rombongan kru dan pelaksana teknis," ujarnya.

Baca Juga: Pemuda Bali Bersatu (PBB) Berdoa di Pura Segara Rupek Buleleng untuk Akhir Pandemi

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan PKB tahun ini upaya adaptasi kebiasaan baru untuk tetap menjaga produktivitas, kreativitas, dan memberi panggung apresiasi seni terhadap seniman dan pelaku seni di Bali, serta memberikan hiburan sehat dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat.

PKB, lanjut dia, merupakan wahana dan ruang aktualisasi dalam pemajuan kebudayaan, sebagai implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali yang sekaligus sebagai ajang pemajuan kebudayaan nasional selaras dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Peserta atau seniman yang berpartisipasi dalam PKB, juga pengunjung, diharapkan disiplin, tertib, dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan, agar tidak menimbulkan klaster baru," ujarnya pada Rapat Pleno Pemantapan Persiapan Penyelenggaraan PKB, belum lama ini.

Ia meminta kerja sama semua pihak yang terkait, terutama "leading sector" Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan didukung dinas-dinas lainnya, agar dapat melaksanakan penyelenggaraan PKB dengan sebaik-baiknya, sebagaimana direncanakan dan diharapkan. [ANTARA]

Baca Juga: Jarang Dikunjungi, Intip 10 Potret Rumah Mewah Tukul Arwana di Bali

Komentar