Popularitas Botoks Meningkat di Kalangan Perempuan Usia 20-an, Buat Apa?

Vania Rossa

Rabu, 18 Agustus 2021 | 21:13 WIB
Popularitas Botoks Meningkat di Kalangan Perempuan Usia 20-an, Buat Apa?
Ilustrasi suntik botoks [shutterstock]

Suara.com - Pada perempuan, perubahan sekecil apapun pada tubuh akan sangat berdampak, terutama perubahan di area wajah. Tak heran jika tak sedikit perempuan yang rela melakukan apa saja dan mengeluarkan biaya sebesar apapun agar tetap terlihat cantik, misalnya dengan melakukan suntik botoks.

Dilansir dari Vogue, American Society of Plastic Surgeons menyebut bahwa popularitas suntik botoks telah meningkat 20 persen di kalangan usia 20-29 tahun sejak tahun 2010.

Dikatakan bahwa perempuan berusia 20-an saat ini lebih mempertimbangkan suntik botoks sebagai upaya pencegahan tanda-tanda penuaan dini. Mereka merasa, di usia 20-an, tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan di dahi dan garis-garis halus mulai terlihat, meski sangat samar.

Mereka meyakini bahwa jika Anda mulai melakukan suntik botoks sejak dini dan dilakukan dengan benar, maka Anda tidak akan membutuhkan suntik botoks lebih banyak di masa depan.

Tetapi ingat, terlalu banyak dosis suntik botoks justri akan membuat Anda terlihat lebih tua.

Botoks hanya bertahan selama tiga hingga enam bulan. Dan yang jarang diketahui adalah otot-otot wajah secara alami mengalami pelemahan seiring berjalannya waktu. Jadi, suntik botoks berlebihan di area tertentu dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan.

Untuk menghindari kesalahan, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter secara rutin, dan menanyakan mengenai perawatan wajah yang sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda.

Hal yang sama juga terjadi dengan filler. Terlalu banyak botoks dan filler dapat mendistorsi wajah, dan akibatnya akan membuat Anda terlihat lebih tua.

Dan tahukah Anda, bahwa suntik botoks di bagian bibir merupakan yang terumit. Padahal, inilah bagian wajah yang paling sering diminta perempuan untuk disuntik botoks, terutama perempuan yang bermasalah dengan ukuran atau bibir asimetris mereka. Botoks dapat disuntikkan pada otot orbicularis oris di sepanjang garis bibir sebagai alternatif pengisi bibir.

baca juga

Meskipun demikian, saran terbaik dari semuanya adalah terimalah diri Anda apa adanya dan tetap bersyukur. Karena Anda hanya berusia 20-an sekali. (Carissa)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suntik Botox Usai Menerima Suntikan Vaksin Covid-19, Amankah?

Suntik Botox Usai Menerima Suntikan Vaksin Covid-19, Amankah?

Lifestyle | Minggu, 15 Agustus 2021 | 13:33 WIB

Pandemi Covid-19, Jumlah Peminat Filler di Indonesia Masih Sangat Tinggi

Pandemi Covid-19, Jumlah Peminat Filler di Indonesia Masih Sangat Tinggi

Lifestyle | Senin, 14 Desember 2020 | 18:50 WIB

Botox Jadi Prosedur Kosmetik Paling Banyak Dilakukan Saat Pandemi Covid-19

Botox Jadi Prosedur Kosmetik Paling Banyak Dilakukan Saat Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 23:45 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×