Array

Skincare untuk Perawatan VS Terapi, Apa Bedanya?

Vania Rossa Suara.Com
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 19:31 WIB
Skincare untuk Perawatan VS Terapi, Apa Bedanya?
Ilustrasi Skincare (Pexels/Sora Shimazaki)

Suara.com - Salah satu kesalahan perawatan wajah yang menyebabkan kulit menjadi tidak sehat adalah karena salah dalam memilih jenis skincare.

Hal ini dikatakan oleh dokter bedah plastik dr. Teuku Adifitrian Sp.BR-RE atau yang dikenal dengan Tompi. Ia pun menjelaskan bahwa ada dua jenis produk perawatan kulit yang bisa ditemui, yaitu skincare untuk terapi atau pengobatan dan yang kedua adalah skin care untuk maintenance atau perawatan.

"Skincare jenis maintenance bisa dijual bebas, sementara skincare untuk terapi merupakan perawatan yang khusus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan seorang pasien," kata Tompi dalam konferensi pers virtual, dikutip dari Antara.

Tompi mencontohkan skincare untuk terapi, misalnya untuk yang racikan, ada yang kadar retinolnya tinggi. Karena zat aktifnya kadatnya disesuaikan, makanya pengawasan dokter dan tidak bisa dijual bebas.

"Nah, sering kali orang-orang itu teriming-imingi, melihat temannya kulitnya cantik akhirnya nyontek resepnya, ini yang seringkali bikin kulit jadi nggak sehat,” kata Tompi.

Lebih lanjut ia mengatakan, selama ini yang menjadi kesalahan lainnya adalah pengguna perawatan wajah racikan tidak kembali memeriksakan kondisi kulitnya setelah terapi, namun terus mengulangi resep racikan yang sama dalam jangka waktu yang panjang.

Meski pada awalnya racikan perawatan wajah digunakan untuk kulitnya, namun jika tanpa pengawasan dari ahli kulit, maka penggunaannya bisa menjadi berbahaya karena kondisi kulit bisa berubah setelah menggunakan skincare terapi.

Selain itu tindakan-tindakan lainnya seperti eksfoliasi atau peeling kulit juga menambah kefatalan dari penggunaan skincare terapi yang tidak berada di bawah pengawasan dokter.

"Awalnya kulitnya bagus, tapi karena penggunaan yang berlebihan lama-lama kulitnya menipis karena terus dikikis. Akhirnya fungsi skin barrier buruk, lalu proteksinya tidak maksimal. Pada saat kena matahari, jadinya malah kena flek dan melasma. Itu akibatnya mistreatment dan overtreatment,” kata dokter yang juga berprofesi sebagai musisi itu.

Baca Juga: Perlu Diwaspadai, Inilah Tanda Produk Skincare Tidak Cocok untuk Kulitmu

Itu sebabnya, Tompi mengimbau agar pengguna perawatan wajah tidak sembarang menggunakan rangkaian perawatan wajah. Penting untuk memahami efek samping skincare dan perawatan wajah yang dilkukan agar tujuan kulit sehat, indah, dan seimbang bisa tercapai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI