Pelonggaran PPKM, Kota Malang Siap Terima Wisatawan Dengan Protokol Kesehatan Ketat

M. Reza Sulaiman

Rabu, 22 September 2021 | 18:29 WIB
Pelonggaran PPKM, Kota Malang Siap Terima Wisatawan Dengan Protokol Kesehatan Ketat
Ilustrasi hotel di Kota Malang Jawa Timur [Foto: Antara]

Suara.com - Pelonggaran PPKM yang terjadi di pulau Jawa dan Bali menjadi kabar baik bagi para pelaku industri pariwisata, tak terkecuali di kota Malang, Jawa Timur..

Bahkan, pengelola destinasi wisata di Malang siap berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan penanganan COVID-19 secara ketat dalam upaya untuk meminimalisasi risiko penyebaran virus Corona.

Corporate Communication Hawai Group Malang Andi Prasetya, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu mengatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen menerapkan protokol kesehatan, dengan melakukan pengawasan secara ketat kepada para pengunjung.

"Pengawasan kami lakukan mulai dari lokasi parkir wisata. Kami bertanya, apakah sudah mendapatkan vaksinasi, termasuk apakah membawa anak kecil usai di bawah 12 tahun," kata Andi, dilansir ANTARA.

Wisatawan melintasi lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Pasar Sore, Malioboro, Kota Jogja, Minggu (22/8/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Ilustrasi wisatawan berjalan kaki. (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Andi menjelaskan, rata-rata dalam satu hari, jumlah kunjungan wisatawan di Hawai Group berkisar antara 100-150 orang. Jumlah tersebut merupakan jumlah wisatawan yang sudah lolos pemeriksaan terkait ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Ia menambahkan, dalam kondisi saat ini, memang ada para wisatawan yang terpaksa harus putar balik lantaran tidak memenuhi ketentuan, seperti membawa anak yang berusia di bawah 12 tahun ke tempat wisata.

"Ketentuan memang sangat ketat, pertama harus sudah mendapatkan vaksin, paling tidak dosis pertama, dan anak usia di bawah 12 tahun tidak diperbolehkan masuk," ujarnya.

Pihaknya memastikan akan terus menerapkan prosedur sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam upaya untuk menangani pandemi penyakit akibat penyebaran virus Corona.

Namun, ia berharap, terkait dengan anak usia di bawah 12 tahun, bisa diizinkan untuk masuk ke destinasi wisata, selama ada pendampingan dari orang tua.

baca juga

Pihaknya memastikan penerapan prokes tetap ketat, sesuai dengan CHSE dari Kementerian Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.

CHSE merupakan standard yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berbasis kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan) bagi para pelaku pariwisata yang ada di Indonesia.

Sebagai informasi, dari empat titik wisata yang dikelola Hawai Grup, satu destinasi wisata yakni Hawai Water Park belum dibuka karena berdasar ketentuan pemerintah, wisata air tidak boleh dibuka. Wahana yang dibuka yakni, Malang Night Paradise, Malang Smart Arena, dan Museum Ganesya.

Di wilayah Malang Raya, ada tiga tempat wisata yang tengah dilakukan uji coba operasional yakni Jatim Park 2 atau Batu Secret Zoo, dan Taman Rekreasi Selecta, di Kota Batu, dan Hawai Group di Kota Malang.

Saat ini, di wilayah Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, masih PPKM level 3. Dalam masa PPKM level 3 sesungguhnya destinasi wisata belum diizinkan beroperasi, namun pemerintah pusat tengah melakukan uji coba di sejumlah wilayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website

Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:39 WIB

KKN-MAs Kelompok 19 Kenalkan Dimsum Lele untuk PMT Balita di Puthukrejo

KKN-MAs Kelompok 19 Kenalkan Dimsum Lele untuk PMT Balita di Puthukrejo

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Dari Sarinah ke Bandara, 81 UMKM Bersiap Naik Kelas Lewat Ekosistem Pariwisata

Dari Sarinah ke Bandara, 81 UMKM Bersiap Naik Kelas Lewat Ekosistem Pariwisata

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Sinergi Pariwisata dan Kuliner, BRI Peduli Dongkrak Daya Saing UMKM Desa Hargobinangun

Sinergi Pariwisata dan Kuliner, BRI Peduli Dongkrak Daya Saing UMKM Desa Hargobinangun

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Investasi Pariwisata Tembus Rp39 Triliun: Warga Lokal Ikut Kaya atau Cuma Jadi Penonton?

Investasi Pariwisata Tembus Rp39 Triliun: Warga Lokal Ikut Kaya atau Cuma Jadi Penonton?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren

Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×