Tak Bisa Kerja saat Kondangan, Tamu Undangan Ini Minta Ganti Rugi Jutaan ke Pengantin

Kamis, 23 September 2021 | 15:04 WIB
Tak Bisa Kerja saat Kondangan, Tamu Undangan Ini Minta Ganti Rugi Jutaan ke Pengantin
Ilustrasi Pesta Pernikahan (Pexels/Emma Bauso)

Suara.com - Seorang pengantin wanita menyebut jika momen pernikahannya berubah menjadi mimpi buruk. Hari pernikahan yang seharusnya menjadi kenangan bahagia tersebut menjadi kacau akibat salah satu tamu.

Melansir Mirror, curhatan wanita anonim ini dibagikan lewat Reddit. Di sana, ia membagikan salah satu insiden dengan pacar saudaranya.

Pada hari pernikahan, saudara wanita ini mengundang pacarnya yang punya bisnis online berjualan makeup dan parfum.

Meski begitu, si pacar ternyata merasa dirugikan karena diundang ke pernikahan. Penyebabnya, ia jadi tak bisa bekerja mengurusi toko online.

"Jadi aku menikah minggu lalu. Tidak akan bohong, itu terasa sedikit seperti mimpi buruk dari awal hingga akhir," jelas wanita ini.

"Saudara laki-lakiku mengundang pacar barunya. Dia punya toko online untuk menjual makeup dan parfum. Dia tipe perempuan yang bekerja dari ponsel."

Ilustrasi orang menggunakan ponsel di restoran. (Pixabay/Nastya_Gepp)
Ilustrasi orang menggunakan ponsel. (Pixabay/Nastya_Gepp)

Masalah muncul karena pengantin ini punya aturan tegas seputar penggunaan ponsel di acara pernikahan.

Demi menghindari drama keluarga, wanita ini melarang tamu memakai ponsel sehingga tak ada foto yang diunggah ke media sosial.

Sayangnya, hal ini merugikan pacar si saudara. Karena tak bisa bekerja, ia pun menuntut ganti rugi uang 500 poundsterling atau sekitar Rp9,7 juta.

Baca Juga: Pengantin Baru Nangis Lihat Foto Pernikahan, Salahkan Fotografer, Ternyata Hasilnya Begini

"Hari ini aku menerima email darinya dengan tagihan 500 poundsterling."

"Ternyata dia melewatkan pesan dari seorang wanita yang ingin bergabung dengan timnya. Jadi orang itu bergabung dengan orang lain karena aturan dilarang memakai HP di pernikahanku, membuatnya kehilangan uang."

Pengantin wanita ini tentu menolak. Namun, si tamu terus menuntut dan berkata bahwa pengantin tak perlu membayar jika mau bekerja dengannya.

"Dia bilang jika aku bergabung dengan timnya, dia akan membatalkan tagihan. Baik. Aku akan bergabung jika itu bisa membuatnya diam."

Ilustrasi membayar tagihan. (Shuttestock)
Ilustrasi mendapat tagihan dari tamu. (Shuttestock)

Sayangnya, keputusan tersebut berujung pada masalah lain. Setelah bergabung di bisnis toko online, wanita ini diminta membayar 60 poundsterling atau Rp1,1 juta untuk sampel parfum.

Padahal, pengantin wanita ini alergi dengan parfum. Tak hanya itu, ia juga dituntut promosi parfum di media sosial padahal dirinya sedang ingin menghindari aktivitas online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI