Sempat Terpukul Karena Kanker Payudara, Begini Kisah Linda Gumelar Dirikan YKPI

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Kamis, 23 September 2021 | 16:05 WIB
Sempat Terpukul Karena Kanker Payudara, Begini Kisah Linda Gumelar Dirikan YKPI
Linda Gumelar

Suara.com - Nama Linda Amalia Saria Gumelar, atau Linda Gumerlar selama ini terkenal sebagai Pendiri Yayasan Kanker Payudara Indonesia. Lewat organisasi tersebut, ia banyak mengedukasi masyarakat dan membantu perempuan yang mengalami penyakit kanker payudara. 

Tapi, tidak banyak yang tahu perjalanannya dalam mendirikan organisasi tersebut. Teryata semua itu berasal dari pengalaman prubadinya. 

Ia mengaku pernah mengalami titik terendah dalam hidup, tepatnya sekitar 25 tahun silam kala dirinya divonis menderita kanker payudara. Sementara saat itu dia dan sang suami, Agum Gumelar tengah menikmati kesuksesan dalam karier. 

"Saat itu usia saya 46 tahun karier sedang moncer, jadi anggota DPR dan memimpin organisasi Kowani, sementara itu Pak Agum juga sedang memiliki karier bagus di kesatuannya. Tiba-tiba vonis itu datang, hal itu membuat saya syok," kenang Linda.

Ilustrasi kanker payudara
Ilustrasi kanker payudara

Selama 2 minggu, lanjut Linda dirinya hanya berdiam diri di kamar dan tidak mau bertemu orang. Syukurnya ia mendapatkan dukungan yang luar biasa dari sang suami dan anak-anak yang menguatkan. 

"Selain itu saya juga ingat pesan Ibu saya bahwa menjadi perempuan itu harus tangguh dan mandiri,” kata Linda, mengenang. 

Istilah wanita 'di sudut ruangan' menurut Linda adalah gambaran perempuan yang tengah terpuruk dan hanya meratapi nasibnya. Istilah tersebut diperolehnya dari sebuah nasehat yang disampaikan salah seorang sahabat terbaiknya. 

"Beliau menasehati saya, jangan mau menjadi perempuan yang hanya terdiam di sudut ruangan. Menurut beliau, perasaan sedih, marah, kecewa, syok adalah hal yang lumrah terjadi pada saat seseorang mendapatkan sebuah peristiwa tidak mengenakkan dalam hidupnya," ungkap dia lagi.

Meksi begitu, jangan terlalu larut dalam suasana kesedihan itu, bangkitlah berdiri. Lakukan sesuatu untuk segera lepas dari keterpurukan itu. 

baca juga

Usai  mendengar nasihat tersebut, Linda segera bangkit, segera memiliki keputusan untuk pergi melakukan pengobatan ke Belanda. Karena pada saat itu, kata dia fasilitas pengobatan kanker payudara di dalam negeri masih terbilang langka.

"Waktu itu saya mengikuti jejak sahabat saya, Mba Rima Melati yang sudah sembuh dari kanker payudara, dia melakukan pengobatan ke sebuah rumah sakit di Belanda," ujarnya.

Pada saat itu, dirinya bernazar, apabila Allah masih berikan dirinya umur yang panjang, ia berjanji akan bermanfaat untuk orang lain, khususnya kaum perempuan untuk dapat sembuh dari kanker payudara. 

"Alhamdulillah, qadarullah saya diberi kesembuhan, seperti doa saya agar dapat mendampingi suami dalam kariernya, mendampingi anak-anak hingga menyelesaikan sekolah, dapat menimang cucu. Sudah 25 tahun berlalu, saat ini usia saya sudah menjelang 70 tahun,” ujar Linda, lagi. 

Saat ini melalui Yayasan Peduli Kanker Indonesia, Linda berkiprah memberi  edukasi, pendampingan kepada pasien kanker untuk tetap bersemangat mengejar kesembuhan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Banyak Perempuan Tidak Rutin Skrining Kanker dan Penyakit Berbahaya, Kenapa?

Survei: Banyak Perempuan Tidak Rutin Skrining Kanker dan Penyakit Berbahaya, Kenapa?

Health | Kamis, 23 September 2021 | 14:13 WIB

Sudah Pakai Makeup dengan SPF, Masih Perlukah Tabir Surya?

Sudah Pakai Makeup dengan SPF, Masih Perlukah Tabir Surya?

Health | Kamis, 23 September 2021 | 12:26 WIB

Jenguk Legenda Bulu Tangkis Indonesia, Erick Thohir: Cepat Sembuh ya Mbak Vera

Jenguk Legenda Bulu Tangkis Indonesia, Erick Thohir: Cepat Sembuh ya Mbak Vera

Sport | Rabu, 22 September 2021 | 21:23 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×