Omzet Merosot di Masa Pandemi, UMKM Ini Malah Sukses Buka Toko Skincare Offline

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 04 Oktober 2021 | 19:14 WIB
Omzet Merosot di Masa Pandemi, UMKM Ini Malah Sukses Buka Toko Skincare Offline
Toko Offline Mitufaya. (Dok. Mitufaya)

Suara.com - Mitufaya merupakan satu dari jutaan UMKM lokal yang terpukul oleh pandemi. Namun, sang pemilik, Mila bersama suaminya, Taufiq, enggan berputus asa. Keduanya memutar otak, menyesuaikan strategi dengan perubahan tren pasar. Tak disangka, mereka justru mampu memperluas skala bisnisnya dari hanya berbasis online hingga membuka toko offline di tengah pandemi.

Bermula di akhir 2018, perjalanan bisnis Mitufaya awalnya didorong oleh kesulitan ekonomi yang mendesak. Kala itu, ayah Taufiq tengah menderita penyakit sehingga keuangan keluarga pun menjadi sulit. Berbekal pengalaman dan kegemarannya berjualan sejak SMA, Mila dan Taufiq yang waktu itu masih duduk di bangku kuliah pun mengambil inisiatif untuk memulai bisnis makeup berbasis online.

Sejak awal, Mitufaya menerima sambutan baik dari pelanggannya yang kebanyakan merupakan mahasiswa. Bahkan, Mila juga mampu melakukan ekspansi bisnis hingga menjangkau pembeli di luar Malang. Pada awal 2020, Mila mulai menyiapkan strategi untuk memperluas pasarnya ke ibukota dengan menggandeng sejumlah influencer di media sosial. Namun siapa sangka, pada saat bersamaan, pandemi Covid-19 mulai memukul dan mengubah keadaan.

“Ketika pandemi, kalau dibilang terpuruk memang terpuruk banget. Kita hampir tidak ada pemasukan sama sekali selama satu bulan. Usaha online kami hanya cukup untuk menutup keperluan operasional, termasuk listrik rumah, internet, dan gaji karyawan, sedangkan untuk konsumsi pribadi justru tidak ada. Tapi, kami berprinsip untuk tidak berhenti sesulit apapun; seterpuruk apapun harus tetap jalan,” cerita Mila.

Semangat pantang menyerahnya membawa Mitufaya bangkit di tengah tantangan pandemi. Pada November 2020, Mitufaya berhasil membuka toko offline dan beauty studio pertamanya. Mila menggunakan dana tabungan yang telah ia simpan sebelumnya sebagai modal membuka toko. Baginya, kehadiran toko fisik penting untuk memperkuat presensi bisnisnya serta meningkatkan kepercayaan pelanggan dan distributor.

Namun, tentunya membuka toko offline di tengah pandemi bukan tanpa tantangan. Mila mengaku bahwa pada awalnya, hampir tidak ada satupun pelanggan yang mengunjungi tokonya. Mila pun mengambil inisiatif untuk menyesuaikan strateginya guna menjawab kebutuhan pasar dan mendorong performa bisnisnya di tengah pandemi.

Salah satu tren pasar yang ia amati adalah pergeseran tren pembayaran ke arah digital. Melihat tren tersebut, Mitufaya bergerak mengadopsi teknologi pembayaran digital dengan bergabung sebagai merchant Youtap, aplikasi usaha yang memungkinkan bisnis Mitufaya menerima beragam opsi pembayaran, mulai dari tunai, mobile banking, hingga QRIS. Bahkan, transaksi Mitufaya saat ini didominasi oleh pembayaran digital. Mitufaya mencatat paling tidak 60% transaksi bisnisnya dilakukan secara digital.

Namun, Mila juga mengungkapkan bahwa menggunakan platform digital seperti Youtap bukan sekadar menambah opsi pembayaran. Keputusan dirinya untuk memanfaatkan Youtap menjadi pintu yang membuka peluang Mitufaya menjangkau pelanggan yang sebelumnya belum tersentuh.

“Opsi pembayaran yang lengkap sangat menunjang toko-toko baru seperti Mitufaya dan menjadi daya tarik untuk pelanggan. Dulu, sebelum pakai Youtap, saya sering membaca kritik dan saran pelanggan yang mengatakan bahwa toko Mitufaya hanya menerima pembayaran tunai sehingga kurang menjadi daya tarik. Tapi, sekarang kelengkapan opsi pembayaran di Mitufaya justru jadi alasan pelanggan kita merekomendasikan Mitufaya ke teman-temannya yang lain,” ujar Mila, mengutip siaran tertulis yang Suara.com terima.

Strategi lainnya yang Mila terapkan adalah dengan mengikuti pergeseran tren makeup ke industri skincare selama pandemi. Hal ini mendorong Mila untuk merambah produk skincare guna menjawab kebutuhan pelanggannya.

Berkat rangkaian strategi adaptifnya tersebut, toko offline Mitufaya mampu bangkit. Mila pun mengaku bahwa saat ini usahanya telah mencatat peningkatan omzet hingga 10 kali lipat jika dibandingkan dengan sebelum ia membuka toko offline.

Di tengah jatuh bangun bisnisnya, Mila tetap mampu menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang pada 2020 lalu. Kini, ia memanfaatkan ilmunya untuk membuat perjanjian kerja sama dengan mitra-mitra bisnisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Virtual Meeting? Ini Cara Instan Pakai Makeup Agar Tampil Fresh dan Glowing

Mau Virtual Meeting? Ini Cara Instan Pakai Makeup Agar Tampil Fresh dan Glowing

Lifestyle | Senin, 04 Oktober 2021 | 17:02 WIB

Emak-emak UMKM Desa Cikolelet Sebut Sandiaga Uno Pemimpin Idola

Emak-emak UMKM Desa Cikolelet Sebut Sandiaga Uno Pemimpin Idola

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 08:19 WIB

Diklaim Halal, Soulyu Ramaikan Pasar K-Beauty Tanah Air

Diklaim Halal, Soulyu Ramaikan Pasar K-Beauty Tanah Air

Lifestyle | Minggu, 03 Oktober 2021 | 21:06 WIB

Terkini

6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?

6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 20:34 WIB

3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu

3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 20:17 WIB

Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?

Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 19:30 WIB

Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini

Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 19:05 WIB

5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan

5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:44 WIB

Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget

Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:23 WIB

15 Ucapan Selamat Tidur untuk Pacar Bahasa Inggris, Manis dan Romantis Bikin Baper

15 Ucapan Selamat Tidur untuk Pacar Bahasa Inggris, Manis dan Romantis Bikin Baper

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:04 WIB

7 Rekomendasi Parfum Isi Ulang Pria, Semakin Berkeringat Semakin Wangi

7 Rekomendasi Parfum Isi Ulang Pria, Semakin Berkeringat Semakin Wangi

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:00 WIB

5 Body Lotion SPF 50 yang Bagus untuk Lindungi Kulit di Cuaca Panas

5 Body Lotion SPF 50 yang Bagus untuk Lindungi Kulit di Cuaca Panas

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 17:35 WIB

Dari Toast hingga Tasting: Cara Menikmati Minuman dengan Lebih Proper

Dari Toast hingga Tasting: Cara Menikmati Minuman dengan Lebih Proper

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB