Apa Itu Defisit Kalori dan Bagaimana Cara Mencapainya dengan Mudah

Arendya Nariswari Suara.Com
Jum'at, 22 Oktober 2021 | 10:31 WIB
Apa Itu Defisit Kalori dan Bagaimana Cara Mencapainya dengan Mudah
Ilustrasi Diet (freepik)

Suara.com - Bagi yang sedang program diet atau menurunkan berat badan, ada satu aturan penurunan berat badan yang harus kamu pegang, yaitu kamu harus membuat defisit kalori. Tanpa itu, kamu mungkin akan kesulitan untuk menurunkan berat badan. Lantas, apa itu defisit kalori?

Mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa perlu defisit kalori untuk menurunkan berat badan? Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai hal tersebut. Mulai dari apa itu defisit kalori hingga cara kerjanya yang dilansir dari laman healthline, Kamis (21/10/2021).

Apa Itu Kalori

Kalori adalah semacam energi yang kamu peroleh dari makanan maupun minuman, dan saat kamu mengonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan yang kamu bakar, maka kamu akan mencapai defisit kalori.

Diketahui, kalori yang setiap hari kamu bakar atau keluarkan mencakup tiga komponen, yaitu Pengeluaran energi istirahat (REE), efek termis dari makanan, dan pengeluaran energi aktivitas. 

Jika kalori yang dimasukan dalam tubuh  lebih sedikit dibanding yang dibutuhkan untuk mendukung 3 komponen pengeluaran kalori tersebut, itu artinya tubuh kamu sudah berada dalam fase defisit kalori. Jika kamu konsisten melakukannya, maka program diet kamu akan berhasik dan mendapatkan berat badan ideal. 

Cara Mencapai Depisit Kalori

Untuk mencapai defisit kalori, kamu harus mengonsumsi kalori lebih sedikit (diet) dan meningkatkan aktivitas fisik (olahraga). Sebab untuk mencapai defisit kalori, akan lebih baik jika diet diimbangi dengan olahraga.

Ada yang mengatakan, mencapai defisit kalori lebih mudah dengan diet dibanding hanya dengan melakukan olahraga saja. Dengan kata lain,  mungkin akan lebih mudah mengonsumsi sedikit kalori dibanding membakar kalori dengan olahraga.

Baca Juga: Tips Makan Sehat ala Tiongkok, Seimbangkan Unsur Yin dan Yang

 Meskipun demikian, disarankan untuk tetap olahraga atau latihan penguatan otot dan aerobik. Sebab, hal demikian memberikan efek yang menguntungkan pada kesehatan.

Ahli aktivitas Fisik Amerika dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan menyebutkan, orang dewasa setidaknya melakukan olahraga intensitas sedang sekitar 150-300 menit atau olahraga ntensitas kuat sekitar 75-150 menit setiap minggu.

Adapun contoh olahraga intensitas sedang seperti jalan cepat dan bersepeda ringan. Sedangkan untuk contoh olahraga intensitas kuat seperti joging dan bersepeda cepat.

Nah, demikian informasi mengenai apa itu defisit kalori dan cara mencapainya. Semoga informasi ini bermanfaatm

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI