Petani Asal Bandung Banting Setir Jadi Pebisnis Karpet, Sukses Ekspor ke Negara Tetangga

Vania Rossa

Kamis, 04 November 2021 | 20:41 WIB
Petani Asal Bandung Banting Setir Jadi Pebisnis Karpet, Sukses Ekspor ke Negara Tetangga
Proses produksi karpet bulu rasfur Berkah Saluyu. (Shopee)

Suara.com - Tinggal Kampung Sindangsari, Kabupaten Bandung Barat, di mana mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani, Atep Taryadi selalu bermimpi untuk bisa memulai bisnis dan memiliki produk hasil karyanya sendiri. Dan mimpinya itu kemudian ia realisasikan pada tahun 2017.

Atep meninggalkan pekerjaannya sebagai petani dan mendirikan bisnis sendiri. Bisnisnya diawali dengan menjadi reseller berbagai macam produk yang bisa ia jual, termasuk dengan karpet bulu rasfur.

Melihat minat yang tinggi akan produk karpet ini, Atep akhirnya memberanikan diri untuk memfokuskan penjualan pada produk karpet bulu rasfur di bawah bendera Berkah Saluyu.

Mencoba Produksi Karpet Bulu Rasfur Sendiri
Dari awal memutuskan untuk menjual karpet bulu rasfur, Atep bertekad untuk memproduksi sendiri produknya. Minimnya informasi yang dimiliki mengenai produksi karpet, tidak mematahkan semangatnya.

Atep Taryadi, Petani Asal Bandung Banting Setir Jadi Pebisnis Karpet. (Shopee)
Atep Taryadi, Petani Asal Bandung Banting Setir Jadi Pebisnis Karpet. (Shopee)

Bersama dengan sang istri, ia terus mencari informasi dan mendatangi berbagai pabrik lokal untuk mencari bahan baku. Hingga akhirnya di pertengahan tahun 2017, dengan modal seadanya ia memulai proses produksi karpet bulu rasfurnya sendiri.

Awalnya Atep hanya memproduksi berdua bersama sang istri, mulai dari proses memotong bahan, menjahit hingga mengemas produknya. Semua itu dilakukan di rumah pribadi Atep.

Namun, dengan jangkauan dan tingkat pesanan Berkah Saluyu yang semakin meningkat di Shopee, dan ia harus mulai merekrut karyawan untuk membantunya, Atep memutuskan untuk memanfaatkan sebuah bangunan bekas dengan ruang yang lebih besar.

Hingga akhirnya di tahun 2019, ia mampu membeli tanah dan membangun gudang produksi yang layak dan besar untuk para karyawannya.

Lewat Berkah Saluyu, Atep bisa membantu masyarakat sekitar tempat tinggalnya dengan membuka lapangan pekerjaan baru dan mengurangi pengangguran. Hingga saat ini Atep dibantu oleh lebih dari 40 karyawan.

baca juga

Terus Melakukan Inovasi Produk
Untuk terus meningkatkan eksistensi produk lokal buatannya, Atep Taryadi tidak berhenti berinovasi. Dengan memanfaatkan bahan baku yang sama, ia mencoba untuk menciptakan inovasi produk terbaru, yaitu bantal bulu rasfur, boneka, hingga taplak meja.

Produksi karpet bulu rasfur Berkah Saluyu. (Shopee)
Produksi karpet bulu rasfur Berkah Saluyu. (Shopee)

Atep juga selalu memastikan produk-produk dari Berkah Saluyu terjamin kualitas bahannya. Hal ini juga merupakan salah satu keunggulan Berkah Saluyu, dimana Atep selalu menggunakan bahan dengan kualitas grade A yang membuat produknya semakin disukai konsumen.

“Mendirikan bisnis ini bukanlah hal yang mudah dan datang secara instan. Bahkan di awal saya memulai bisnis Berkah Saluyu, banyak orang yang meragukan usaha saya dan mengatakan produk saya tidak bagus. Tidak pantang menyerah, justru ini menjadi motivasi dan semangat bagi saya untuk menunjukkan potensi produk hasil lokal buatan saya kepada banyak orang," kata Atep dalam webinar bersama Shopee beberapa waktu lalu.

Atep percaya asalkan ada keinginan, semangat, dan niat yang kuat, pasti selalu akan ada jalan untuk meraihnya. Terlebih di zaman sekarang sudah semakin mudah untuk memulai berbisnis karena adanya platform e-commerce seperti Shopee.

Bekerjasama dengan Shopee yang terus mendukung kemajuan dan perkembangan produk lokal yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, penjualannya produk karpet bulu rasfurnya terus meningkat.

Tantangan Mengawali Bisnis
Dalam mengawali bisnis, tantangan dan keterbatasan tentu tidak bisa dihindari. Terlebih bagi Atep yang sepanjang hidupnya tinggal di tengah-tengah dan bekerja sebagai petani, membuatnya memiliki pengetahuan yang minim akan cara berbisnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sediakan Bahan Baku, Nestle Beri Penghargaan Petani Kopi Tanggamus

Sediakan Bahan Baku, Nestle Beri Penghargaan Petani Kopi Tanggamus

Lampung | Kamis, 04 November 2021 | 16:23 WIB

Pesan Mentan ke Petani Milenial: Kembangkan Banyak Komoditas agar Menguntungkan

Pesan Mentan ke Petani Milenial: Kembangkan Banyak Komoditas agar Menguntungkan

Bisnis | Rabu, 03 November 2021 | 20:45 WIB

Segini Uang yang Wajib Dikeluarkan ASN Bandung Barat untuk Beli Produk UMKM dan Petani

Segini Uang yang Wajib Dikeluarkan ASN Bandung Barat untuk Beli Produk UMKM dan Petani

Jabar | Selasa, 02 November 2021 | 15:46 WIB

Terkini

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

×