Rambut Rontok, Kapan Harus Waspada dan Periksa ke Dokter?

Vania Rossa

Jum'at, 12 November 2021 | 09:42 WIB
Rambut Rontok, Kapan Harus Waspada dan Periksa ke Dokter?
Ilustrasi Permasalahan Rambut Rontok (Pixabay)

Suara.com - Permasalahan rambut rontok umum dialami oleh siapapun. Sayangnya, rambut rontok kerap diabaikan dan dianggap sebagai masalah yang tidak serius. Padahal, jika diabaikan, dapat menyebabkan penipisan rambut atau kebotakan, baik sementara maupun permanen.

Rambut rontok memang proses alami yang terjadi setiap harinya. Normalnya, rambut akan tumbuh kembali setelah melalui beberapa fase. Namun, jika fase tersebut terganggu, akan menyebabkan masalah yang serius.

Lalu, kapan kamu harus waspada dengan rambut rontok? Dan kapan harus memeriksakan diri ke dokter? Berikut penjelasannya, melansir dari Huffpost.

Rambut Rontok Normal atau Rambut Rontok Serius?
Kerontokan rambut yang serius ditandai dengan berubahnya siklus pertumbuhan rambut. Hal tersebut dapat terjadi karena faktor genetik, umur, diet, pergantian hormon, dan lainnya.

Rambut rontok di beberapa kasus normal terjadi karena setiap folikel rambut akan mengikuti siklus pertumbuhan rambut. Namun, rambut tidak akan merontokkan diri sekaligus, melainkan sekitar 80 hingga 120 helai setiap harinya.

Jika kamu mencuci rambut, kamu mungkin akan melihat beberapa helai rambut rontok. Tapi, itu bukanlah kerontokan yang parah.

Rambut rontok bisa jadi serius karena beberapa penyebab. Misalnya karena peradangan pada penderita autoimun, di mana rambut rontok dalam jumlah banyak dan meninggalkan pitak di kepala. Kerontokan ini juga dapat terjadi di area pertumbuhan rambut lainnya, seperti bulu mata dan alis

Rambut Rontok Akibat Stres dan Covid–19
Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa infeksi covid–19 dapat menyebabkan kerontokan pada 20% orang yang telah terkena covid–19. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh adanya trauma akibat demam tinggi dan penyakit berkepanjang.

Terdapat cara untuk mengatasi kecemasan akibat pandemi, seperti melakukan meditasi satu hingga dua kali sehari, latihan teknik pernapasan, mendengarkan alunan musik yang menenangkan, jalan–jalan, hingga meminta bantuan psikiater untuk membantu mengatasi stres.

baca juga

Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami kerontokan rambut yang serius, segeralah datang berkonsultasi ke dokter. Misalnya jika terdapat benjolan merah dengan disertai nanah di area pertumbuhan rambut, yang terasa sakit saat ditekan dan gatal. Konsultasi masalah rambut rontokmu ke dokter kulit untuk menghindari kerontokan rambut yang meradang, yang bisa menyebabkan kerontokan permanen. (Maria Mery Cristin)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Perbedaan Pola Kebotakan Pada Perempuan dan Laki-Laki

Ini Perbedaan Pola Kebotakan Pada Perempuan dan Laki-Laki

Lifestyle | Rabu, 03 November 2021 | 11:49 WIB

Stres Selama Pandemi Berisiko Tingkatkan Masalah Rambut Rontok

Stres Selama Pandemi Berisiko Tingkatkan Masalah Rambut Rontok

Lifestyle | Selasa, 02 November 2021 | 14:45 WIB

Rambut Rontok saat Hamil dan setelah Melahirkan? Ini Sebabnya

Rambut Rontok saat Hamil dan setelah Melahirkan? Ini Sebabnya

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:55 WIB

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:52 WIB

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:39 WIB

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:36 WIB

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:35 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

×