Psikolog Ungkap Alasan Orang Dewasa Melakukan Bullying

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 16 November 2021 | 11:48 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Orang Dewasa Melakukan Bullying
Ilustrasi bullying di kantor. (Shutterstock)

Suara.com - Meski didominasi orang dewasa secara usia, nyatanya kantor tidak lepas dari risiko tindakan perundungan atau bullying. Dikatakan psikolog klinis bahwa pelaku bahkan dengan sadar melakukan bullying tersebut.

Sehingga, tindakan itu sebenarnya dilakukan dengan sengaja untuk merendahkan pihak tertentu yang menjadi korban.

"Ada upaya merendahkan pihak lainnya. Bukan dia tidak sadar, tapi sadar banget. Perilakunya sengaja, dia tahu kalau sedang menjatuhkan salah satu orang yang dianggap salah," kata Psikolog klinis dewasa Pingkan Rumondor, S.Psi., M.Psi., dalam webinar Hari Toleransi Internasional bersama Unilever Indonesia, Senin (15/11/2021).

Namun, yang tidak disadari oleh si pelaku adalah penyebab dirinya melakukan bullying. Pingkan menjelaskan, dari perspektif pelaku, ia hanya merasa perilakunya sekadar bercanda.

Tetapi, di sisi lain, di balik perilaku bullying, ada perasaan tidak mampu dan malu terhadap dirinya sendiri dan berusaha ditutupi agar tidak diketahui orang lain.

"Caranya dengan menjatuhkan orang lain. Itu dari sisi psikologisnya seringkali justru mereka yang melakukan bullying, sebetulnya sangat tidak nyaman dengan dirinya. Supaya merasa nyaman dengan dirinya sendiri, maka mereka akan menarget orang yang menurutnya berbeda dengan dirinya untuk direndahkan," papar Pingkan.

Bukan tidak mungkin mencegah budaya bullying di tempat kerja. Pingkan menyarankan, setiap karyawan harus mengenali batasan personal. Jika ada yang merasa intimidasi, maka bisa melakukan sesuatu dengan membicarakannya bersama rekan kerja.

Tak perlu terburu-buru, Pingkan mengingatkan untuk lebih dulu tenangkan diri bagi siapapun yang ingin membicarakan perilaku bullying.

"Saat kita sudah cukup tenang, lalu komunikasikan terbuka kepada atasan. Bangun relasi juga dengan leader yang posisinya lebih di atas dari senior kita. Jadi ada orang yang bisa kita ajak bicara ketika, misalnya, atasan kita yang melakukan bullying," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris, Penyandang Disabilitas Masih Jadi Kelompok Rentan Alami Bullying di Tempat Kerja

Miris, Penyandang Disabilitas Masih Jadi Kelompok Rentan Alami Bullying di Tempat Kerja

Health | Senin, 15 November 2021 | 21:43 WIB

Bullying Juga Bisa Terjadi Saat WFH, Kenali Tanda-Tandanya!

Bullying Juga Bisa Terjadi Saat WFH, Kenali Tanda-Tandanya!

Lifestyle | Senin, 15 November 2021 | 20:13 WIB

Tips Bagi Korban dan Saksi Tindakan Bullying Agar Berani Bicara

Tips Bagi Korban dan Saksi Tindakan Bullying Agar Berani Bicara

Lifestyle | Senin, 15 November 2021 | 18:59 WIB

Terkini

Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus

Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:27 WIB

Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari

Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:55 WIB

Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?

Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:55 WIB

Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam

Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:15 WIB

Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban

Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:10 WIB

Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI

Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:58 WIB

Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?

Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:35 WIB

Kekayaan Irfan Hakim yang Punya Bisnis Kurban, Laris Diborong Seskab Teddy hingga Raffi Ahmad

Kekayaan Irfan Hakim yang Punya Bisnis Kurban, Laris Diborong Seskab Teddy hingga Raffi Ahmad

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:17 WIB

Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar, Sahkah Menurut Hukum Islam?

Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar, Sahkah Menurut Hukum Islam?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:08 WIB