Jarang Ditemukan di Kota Lain, Ini 10 Makanan Khas DKI Jakarta yang Wajib Dicoba

Rima Sekarani Imamun Nissa

Jum'at, 19 November 2021 | 17:16 WIB
Jarang Ditemukan di Kota Lain, Ini 10 Makanan Khas DKI Jakarta yang Wajib Dicoba
Kerak Telor Betawi. (Shutterstock)

Suara.com - Berkunjung ke Ibu Kota Jakarta, jangan terlena dengan kemegahan gedung-gedung dan pusat perbelanjaannya saja, tapi Anda juga harus mencicipi makanan khasnya. Apa saja makanan khas DKI Jakarta yang harus dicoba?

Salah satu suku yang menetap dan tinggal di Jakarta sejak lama ialah Suku Betawi. Tak hanya budaya dan sejarahnya yang unik, ragam kulinernya juga menarik. Nah, jika Anda berkunjung ke Jakarta, jangan lewatkan makanan khas DKI Jakarta berikut ini, ya!

Sayur Babanci

Makanan khas Betawi yang satu ini bisa dibilang langka di kota-kota lain, bahkan di Jakarta. Meskipun nama makanan ini 'sayur' babanci, tidak ada campuran sayur di dalamnya. Ini merupakan kuliner dengan campuran bahan-bahan seperti ketupat, potongan daging sapi yang dimasak dengan aneka rempah, dan santan.

Sayur Babanci. (Instagram/@terasaculinary)
Sayur Babanci. (Instagram/@terasaculinary)

Laksa Betawi

Kuliner yang satu ini merupakan perwujudan dari akulturasi budaya Betawi dengan Arab sehingga menciptakan rasa yang khas. Laksa Betawi berbeda dengan laksa Aceh, laksa Bogor, maupun Medan. Sebab, dalam kuah laksa Betawi terdapat udang rebon yang menjadikan cita rasanya semakin gurih.

Soto Tangkar

Ini merupakan salah satu kuliner Jakarta yang banyak dijumpai di warung-warung pinggir jalan. Rasanya mirip dengan soto Betawi namun dengan kuah yang lebih medok dan rempah yang lebih gurih.

Sayur Besan

baca juga

Umumnya, panganan ini banyak dijumpai saat acara-acara pernikahan sebagai simbol penghormatan terhadap keluarga baru. Makanan ini dibuat khusus dari tebu telur, lalu dicampur dengan bahan-bahan lain seperti petai, ebi, dan kentang.

Nasi Ulam yang tersaji di Kedai Nasi Uduk dan Nasi Ulam Ibu Yoyo, di Gang Dogol, Karet Pedurenan, Jakarta. (Foto: Suara.com/Dinda Rachamawati)
Nasi Ulam yang tersaji di Kedai Nasi Uduk dan Nasi Ulam Ibu Yoyo, di Gang Dogol, Karet Pedurenan, Jakarta. (Foto: Suara.com/Dinda Rachamawati)

Nasi Ulam

Nasi ulam mirip dengan nasi uduk dengan cita rasa gurih. Cara memasaknya pun menggunakan rempah-rempah seperti lengkuas, serai, dan daun salam. Setelah masak, nasi ulam disajikan dengan taburan bawang mewah, ketumbar, jintan, cabai, dan terasi yang membuat aromanya semakin sedap.

Pecak Lele

Pecak lele terbuat dari campuran santan, saus kacang, air asam jawa, dengan cita rasa gurih, pedas, dan asam dalam satu gigitan. Rasanya pasti ingin nambah terus!

Lontong Sayur

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Makanan Khas Daerah Indonesia Paling Terkenal, Bisa Jadi Menu Rayakan Natal 2021

5 Makanan Khas Daerah Indonesia Paling Terkenal, Bisa Jadi Menu Rayakan Natal 2021

Bali | Kamis, 18 November 2021 | 14:33 WIB

5 Makanan Khas Madiun Terpopuler, Ada Nasi Jotos, Apaan Tuh?

5 Makanan Khas Madiun Terpopuler, Ada Nasi Jotos, Apaan Tuh?

Bali | Kamis, 18 November 2021 | 14:23 WIB

Dari Bayam Hingga Ikan, Makanan Penambah Hb Ini Mudah Didapatkan, Bahkan di Pasar

Dari Bayam Hingga Ikan, Makanan Penambah Hb Ini Mudah Didapatkan, Bahkan di Pasar

Bali | Kamis, 18 November 2021 | 14:11 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB