Ketahui 5 Bahaya Penyakit akibat Gigitan Kutu pada Kucing Peliharaan, Sebaiknya Jangan Diremehkan

Rima Sekarani Imamun Nissa

Sabtu, 22 Januari 2022 | 18:47 WIB
Ketahui 5 Bahaya Penyakit akibat Gigitan Kutu pada Kucing Peliharaan, Sebaiknya Jangan Diremehkan
Ilustrasi kucing sakit diperiksa dokter hewan (Freepik/gopointstudio)

Suara.com - Kutu yang bersemayam di balik tebalnya bulu kucing rupanya tidak hanya menyebabkan gatal-gatal saja. Ada berbagai bahaya penyakit akibat gigitan kutu pada kucing peliharaan yang perlu diwaspadai.

Kutu merupakan salah satu jenis serangga parasit. Tidak heran jika kehadirannya, baik bagi manusia maupun kucing peliharaan Anda, pasti merugikan. Ukurannya yang kecil juga membuat mereka makin sulit dibersihkan sampai akhirnya sudah meninggalkan gigitan.

Dilansir dari laman vet n pets, berikut 5 penyakit berbahaya yang akan ditimbulkan dari gigitan kutu pada kucing peliharaan Anda.

Ilustrasi kucing peliharaan (pexels.com/Yuliyakota)
Ilustrasi kucing peliharaan (pexels.com/Yuliyakota)

Bahaya Penyakit akibat Gigitan Kutu pada Kucing Peliharaan

Cacing Pita

Kucing merupakan salah satu binatang yang suka membersihkan dirinya sendiri dengan cara menjilati badannya. Sayangnya, kebiasaan ini bisa berakibat ada kutu yang justru tertelan. Ini bisa membuat hewan peliharaan Anda rentan terinfeksi cacing pita.

Cacing pita yang menempel di usus dapat menyerap nutrisi dari makanan kucing. Anca dapat melihat segerombol cacing pita ini pada bagian belakang Kucing.

Cacing pita umumnya hidup berkelompok dengan bentuk menyerupai butiran beras putih. Cacing pita dapat menyebabkan kucing terkena penyakit pencernaan seperti diare, sakit perut, dan rasa gatal pada anus.

Bartonella

baca juga

Kutu yang bersarang di bulu kucing juga dapat menyebabkan infeksi bartonellosis atau juga dikenal sebagai Bartonella. Bakteri ini terbawa dari kutu yang sudah terinfeksi yang kemudian mengeluarkan kotoran dan menempel ke bulu dan kulit hewan peliharaan Anda.

Meski kucing tidak langsung sakit karena infeksi ini, beberapa kondisi media lain seperti penyakit mulut, gusi, radang mata, sampai jantung, diketahui berkaitan dengan bakteri Bartonella.

Infeksi ini mampu bersarang lebih dari setahun pada tubuh anabul. Jadi, ada kemungkinan kucing Anda akan menularkannya ke kucing lain.

Dermatitis

Saat kutu kucing menggigit, hewan kecil ini akan meninggalkan air liur yang kemudian menempel pada tubuh kucing. Selain memunculkan rasa gatal yang kuat, air liur kutu ini juga dapat menyebabkan iritasi yang kemudian memicu kerontokan bulu kucing di bagian ekor, paha dalam, dan perut.

Anda dapat melihat bekas gigitan ini akan berubah menjadi benjolan kecil kudis di kulit kucing. Penderitaan ini baru akan berakhir ketika kucing Anda sudah terbebas dari kutu.

Ilustrasi kucing Anggora. (Pixabay/GAIMARD)
Ilustrasi kucing Anggora. (Pixabay/GAIMARD)

Anemia

Jika ada banyak kutu yang menggigit kucing peliharaan Anda sekaligus, bukan tidak mungkin mereka akan menderita anemia, khususnya pada anak kucing. Jika sudah parah, kondisi tersebut bahkan dapat mengancam jiwa.

Gejala anemia pada kucing karena gigitan kuku adalah lesu, selaput lendir berwarna pucat, detak jantung cepat, dan kucing terlihat lemah.

Rickettsia atau tifus kucing

Kutu mendapat bakteri dari mamalia yang terinfeksi, lalu menularkannya ke kucing melalui gigitan yang terasa gatal. Sialnya lagi, infeksi bakteri ini juga dapat menular ke manusia.

Jika kucing yang menderita rickettsia cenderung tanpa gejala, manusia dengan daya imun rendah justru bisa langsung sakit kepala, demam, dan ruam. Namun, rickettsia pada manusia dapat diobati dengan antibiotik, sementara kucing tidak bisa.

Itulah beberapa hal penting terkait bahaya penyakit akibat gigitan kutu pada kucing peliharaan yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Tips Mudah Mengatasi Kebiasaan Kucing yang Suka Naik ke Kasur, Lakukan Ini Agar Efektif

7 Tips Mudah Mengatasi Kebiasaan Kucing yang Suka Naik ke Kasur, Lakukan Ini Agar Efektif

Lifestyle | Selasa, 18 Januari 2022 | 13:04 WIB

9 Cara Mengatasi Kucing Susah Buang Air Besar, Lakukan Beberapa Langkah Ini sebelum Terlambat

9 Cara Mengatasi Kucing Susah Buang Air Besar, Lakukan Beberapa Langkah Ini sebelum Terlambat

Lifestyle | Sabtu, 15 Januari 2022 | 18:17 WIB

Mengenal Ciri-Ciri Kucing Cacingan dan Cara Terbaik untuk Mengatasinya

Mengenal Ciri-Ciri Kucing Cacingan dan Cara Terbaik untuk Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 11 Januari 2022 | 19:20 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×