Peluang Karier di Industri Musik pada Era Digital, Apa Saja?

Vania Rossa

Sabtu, 05 Februari 2022 | 10:39 WIB
Peluang Karier di Industri Musik pada Era Digital, Apa Saja?
Peluang Karier di Industri Musik. (Elements Envato)

Suara.com - Kondisi pandemi ikut menciptakan pergerseran di industri musik. Proses penciptaan, produksi, distribusi, hingga pertunjukan musik, kini dilakukan menggunakan teknologi komunikasi digital — sebuah disrupsi yang belum pernah terjadi industri musik. Namun, pergeseran ini nyatanya telah membuka peluang karier bagi banyak pihak untuk melakukan eksplorasi, inovasi, serta solusi baru demi kemajuan industri musik.

Tidak hanya terbatas untuk musisi dan artis, berbagai pilihan karier yang tersedia di industri musik di era digital juga tersedia bagi produser, manajer, sound engineer, music director, arranger, programmer, promotor, hingga guru dan pengajar musik.

Matthew Tanaya, Artist Promotions Lead Resso Indonesia, mengatakan, "Perkembangan teknologi di era digital ini telah mengubah bagaimana industri musik bekerja. Setiap pelaku dan pemangku kepentingan di industri musik harus beradaptasi untuk memahami peran teknologi dalam mempengaruhi proses kreasi sebuah lagu hingga bisa diakses melalui gawai oleh pendengar."

Dalam acara bincang singkat di Resso Coaching Clinic, para pembicara yang merupakan praktisi di bidang musik membagikan pandangan, informasi, serta saran berdasarkan pengalaman mereka berkarier di industri musik.

Musisi, penulis dan pencipta lagu, serta produser Ade Govinda, mengatakan bahwa untuk terjun ke industri musik, tentu kita harus memahami cara kerjanya guna memastikan kelangsungan karier di dunia musik.

"Musisi perlu tahu cara terbaik untuk menyalurkan karyanya guna memperoleh income. Selain itu, kita juga harus paham bagaimana industri musik bekerja, termasuk musik seperti apa yang sedang digandrungi pasar saat ini dan target audience dari karya kita," katanya, mengutip siaran tertulis.

Ade juga menekankan bahwa keberhasilan seorang musisi tidak semata-mata dinilai dari jumlah lagu yang dirilis, melainkan bagaimana musisi tersebut dapat memastikan lagu yang ada bisa terus menjangkau dan didengarkan oleh pendengar baru, setidaknya selama satu-dua tahun ke depan.

Mengambil contoh Lagu "Tanpa Batas Waktu" yang dirilis pada tahun 2020 dan menjadi OST salah satu sinetron yang tengah naik daun, Ade dan kreator konten TikTok, Elsa Japasal, mengadakan kolaborasi kreatif bersama Resso untuk membawakan versi baru dari lagu tersebut.

"Poin yang saya sampaikan menunjukkan bahwa sebagai musisi, kita harus bisa memanfaatkan aplikasi musik streaming yang tersedia di pasaran seperti Resso dengan baik untuk mendukung karya kita," jelas Ade.

Lain cerita bagi Wisnu Ikhsantama atau yang lebih dikenal dengan sapaan Tama, seorang sound engineer dan produser yang juga merupakan anggota band Lomba Sihir. Berbekal kemampuan yang ia pelajari secara otodidak, Tama mengawali kariernya sebagai seorang mixer dan soundman di berbagai acara pensi.

baca juga

Lama menghabiskan waktu di studio musik, Tama pun menyadari kecintaannya pada industri musik yang membuatnya memutuskan untuk berkuliah dengan mengambil jurusan sound engineer.

"Kemampuan berkomunikasi dan menjalin koneksi itu sangat penting, semudah membantu teman sehingga karya kita bisa mendapat exposure. Bagi saya, walau digitalisasi dalam produksi musik memberikan kemudahan bagi kami sebagai pelaku industri, kemampuan komunikasi dan terkadang, kompromi, juga perlu dimiliki oleh para sound engineer untuk memastikan keinginan musisi atau artis terpenuhi," kata Tama.

Mewakili pandangan dari sisi pengajar musik, musisi dan mentor Otti Jamalus, yang juga merupakan pendiri Otti Jamalus Music House, mengakui bahwa ada banyak tantangan yang harus dihadapi pengajar musik ketika memasuki era digital.

"Belajar musik sekarang harus melek digital. Sebagai mentor dan guru, tugas kami adalah memberi pengaruh dan contoh yang baik, termasuk belajar dan memahami perkembangan teknologi musik yang ada. Murid harus didorong untuk membuat konten atau karya musik dan hal ini kami fasilitasi dengan membuat sarana recording. Di masa pandemi ini, kami bikin konser virtual musik, seperti Jazz From Our Bedroom, Charity Concert, dan acara lainnya dari auditorium sekolah kami menggunakan platform digital, demi memotivasi para murid kami untuk terus berkarya," ujar Otti.

Sebagai seorang pengajar, Otti juga mengutamakan kesiapan mental dan totalitas bermusik bagi murid-muridnya, serta menyesuaikan kurikulumnya dengan tujuan masing-masing murid dalam belajar musik.

Kehadiran platform musik streaming dan media sosial juga mengubah interaksi antara musisi atau artis dengan para penggemarnya. Era digital memudahkan mereka untuk memperkenalkan dan mempromosikan karya-karya mereka, serta memperluas jangkauan basis penggemar.

"Resso berusaha untuk dapat mengakomodasi perubahan-perubahan ini. Bagi user, kami berusaha untuk mengoptimalkan berbagai fitur yang tersedia di aplikasi kami sehingga para pengguna dapat mempersonalisasi kebutuhan musik mereka. Sedangkan bagi musisi dan artis, Resso memberikan dukungan melalui kampanye musik, playlist, dan tentunya fitur komen yang dapat dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dengan penggemar," tutup Matthew.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Digitalisasi, Platform Bertumbuh Dampingi Pebisnis Online untuk Pilah Target Market hingga Pasarkan Produk

Dorong Digitalisasi, Platform Bertumbuh Dampingi Pebisnis Online untuk Pilah Target Market hingga Pasarkan Produk

Press Release | Selasa, 25 Januari 2022 | 06:06 WIB

Virgin The Series Angkat Dinamika Dunia Remaja di Era Digital

Virgin The Series Angkat Dinamika Dunia Remaja di Era Digital

Lifestyle | Jum'at, 14 Januari 2022 | 07:58 WIB

Penggunaan CGI (Computer Generated Imagery) dalam Industri Musik Tanah Air

Penggunaan CGI (Computer Generated Imagery) dalam Industri Musik Tanah Air

Your Say | Kamis, 13 Januari 2022 | 13:54 WIB

Terkini

Panduan Lengkap Urus Sertifikat Halal Gratis untuk UMKM, Ini Syarat dan Caranya

Panduan Lengkap Urus Sertifikat Halal Gratis untuk UMKM, Ini Syarat dan Caranya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:55 WIB

Sertifikasi Halal UMKM Bayar Berapa? Simak Rincian Biayanya

Sertifikasi Halal UMKM Bayar Berapa? Simak Rincian Biayanya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:26 WIB

Moisturizer Apa yang Cepat Memutihkan? Ini 5 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah dan Glowing

Moisturizer Apa yang Cepat Memutihkan? Ini 5 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:01 WIB

Di Mana Saya Bisa Membeli Sepatu Lari dengan Harga Terjangkau?

Di Mana Saya Bisa Membeli Sepatu Lari dengan Harga Terjangkau?

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:51 WIB

Skincare Hada Labo Ada Apa Aja? Ini 4 Rangkaiannya yang Aman untuk Kulit Sensitif

Skincare Hada Labo Ada Apa Aja? Ini 4 Rangkaiannya yang Aman untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:42 WIB

4 Sepatu Lari Lokal dengan Bantalan Empuk Sesuai Review Pembeli

4 Sepatu Lari Lokal dengan Bantalan Empuk Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:20 WIB

Lipstik Apa yang Tidak Membuat Bibir Hitam? Ini 9 Rekomendasi yang Sudah BPOM

Lipstik Apa yang Tidak Membuat Bibir Hitam? Ini 9 Rekomendasi yang Sudah BPOM

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:15 WIB

4 Merek Skincare Asal Jepang di Indonesia yang Terbaik dan Halal

4 Merek Skincare Asal Jepang di Indonesia yang Terbaik dan Halal

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:01 WIB

Troya, Destinasi di Turkiye yang Menghidupkan Kembali Legenda Perang Paling Terkenal di Dunia

Troya, Destinasi di Turkiye yang Menghidupkan Kembali Legenda Perang Paling Terkenal di Dunia

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:57 WIB

3 Rekomendasi Sampo Non-SLS untuk Kulit Kepala Gatal di Bawah Rp100 Ribu, Lengkap dengan Review

3 Rekomendasi Sampo Non-SLS untuk Kulit Kepala Gatal di Bawah Rp100 Ribu, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:48 WIB

×