Tidak Boleh Asal, Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata Perlu Dilakukan Secara Komprehensif

M. Reza Sulaiman

Rabu, 02 Maret 2022 | 19:05 WIB
Tidak Boleh Asal, Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata Perlu Dilakukan Secara Komprehensif
Ilustrasi sampah di kawasan wisata. [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Pengelolaan sampah menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan serius, terutama di kawasan wisata.

Menurut Direktur Tata Kelola Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indra Ni Tua, pengelolaan sampah di kawasan wisata perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih komprehensif.

Sebab, persoalan sampah di kawasan pariwisata setiap daerah saling berkaitan dengan daerah lainnya sehingga dibutuhkan tidak hanya satu pendekatan saja.

"Saya ambil contoh yang ada di Bali, minimal kalau kita lihat sampah itu datang dari aliran sungai Bengawan Solo dan Brantas. Kalau kita tarik dari hulu, hampir seluruh Jawa itu harus kita dekati supaya bisa menangani. Jadi pendekatannya harus lebih komprehensif," kata Indra dalam diskusi virtual.

Pengunjung bersepeda di kawasan Wisata Kota Tua, Jakarta, Rabu (26/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pengunjung bersepeda di kawasan Wisata Kota Tua, Jakarta, Rabu (26/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Selain itu, setiap daerah juga memiliki pendekatan sosial yang beragam terkait edukasi permasalahan sampah oleh para fasilitator dan kolaborator yang digandeng pemerintah.

"Kita mungkin sukses menerapkannya di Danau Toba, tetapi di empat (destinasi) yang lain masih dipertanyakan juga. Membawa orang kemudian mendekati masyarakatnya, bahkan kadang-kadang kami harus memindah lokasi kegiatan ke tempat lain karena pendekatan yang dilakukan walaupun kelihatannya sama tapi sulit," katanya.

Indra mengatakan bahwa permasalahan sampah merupakan pekerjaan rumah yang menantang untuk diselesaikan dalam sektor pariwisata Indonesia.

Hal tersebut terepresentasi dalam laporan Travel & Tourism Competitiveness Index (TTCI) oleh World Economic Forum pada 2019 yang menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia menduduki peringkat ke-135 dari 140 negara dalam hal keberlanjutan lingkungan.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut, lanjut Indra, Kemenparekraf berusaha mewajibkan atau meminta para pengelola destinasi wisata, terutama kawasan super prioritas, untuk membentuk Unit Pengelolaan Sampah (UPS).

baca juga

Selain itu, pihaknya juga mengadakan kerja sama dengan bank sampah atau pengepul sampah serta lembaga lain agar bisa menunjukkan nilai ekonomi dari pemanfaatan sampah kepada masyarakat.

"Salah satu membangkitkan kolaborasi itu adalah ketika kita berhasil menunjukkan kepada berbagai pihak bahwa sampah ini sebetulnya punya nilai ekonomi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, itu yang kami lakukan," ujarnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Atasi 105 Juta Ton Sampah, DKI Gandeng TNI AD dan Danantara untuk Pengolahan

Atasi 105 Juta Ton Sampah, DKI Gandeng TNI AD dan Danantara untuk Pengolahan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Enzim Bakteri Bisa Urai Plastik, Ilmuwan Kembangkan Material Biodegradable

Enzim Bakteri Bisa Urai Plastik, Ilmuwan Kembangkan Material Biodegradable

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Dari Lapangan ke Destinasi Wisata, Sport Tourism Punya Peluang Ekonomi Baru

Dari Lapangan ke Destinasi Wisata, Sport Tourism Punya Peluang Ekonomi Baru

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati

Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang

Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Terkini

LG Bidik Pasar Monitor Gaming, Pamer Teknologi dengan Refresh Rate 1.000 Hz

LG Bidik Pasar Monitor Gaming, Pamer Teknologi dengan Refresh Rate 1.000 Hz

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:08 WIB

MagangHub Kemnaker Batch 3 Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

MagangHub Kemnaker Batch 3 Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Muhammad Toha Curi Perhatian Media Malaysia usai Tampil Solid Lawan JDT di Piala FA

Muhammad Toha Curi Perhatian Media Malaysia usai Tampil Solid Lawan JDT di Piala FA

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Trik Mengatasi Sunscreen yang Teksturnya Memisah dan Mengendap di Kemasan

Trik Mengatasi Sunscreen yang Teksturnya Memisah dan Mengendap di Kemasan

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Bikin Plump dan Glowing! 4 Jelly Pad untuk Lengkapi Skincare Routine

Bikin Plump dan Glowing! 4 Jelly Pad untuk Lengkapi Skincare Routine

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan

Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan

Batam | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Dikaji Ulang, Bahlil Soroti Kebutuhan Nasional

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Dikaji Ulang, Bahlil Soroti Kebutuhan Nasional

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Bagaimana Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak via WhatsApp?

Bagaimana Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak via WhatsApp?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Dibuka Menguat Tipis, Rupiah Masih Betah di Level Rp18.133

Dibuka Menguat Tipis, Rupiah Masih Betah di Level Rp18.133

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:45 WIB

×