Ilmuwan Mikrobiologi: Menjaga Kesuburan Tanah Efektif Cegah Bencana Alam di Indonesia

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 22 Maret 2022 | 13:25 WIB
Ilmuwan Mikrobiologi: Menjaga Kesuburan Tanah Efektif Cegah Bencana Alam di Indonesia
Ilustrasi kesuburan tanah. (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Tanah adalah sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui, sehingga menjaga dan meningkatkan kesuburan tanah jadi solusi untuk mencegah terjadinya bencana alam di Indonesia.

Hal ini dibenarkan Ilmuwan Bidang Microbiology dan Agroecology Dr. Nico Wanandy, bahwa dengan meningkatkan kandungan karbon organik dalam tanah, minimal 0,4 persen setiap tahunnya bisa mengurangi bencana alam.

"Seperti banjir, kekeringan, dan badai. Jadi secara holistik, pembangunan berkelanjutan, transisi energi bersih, soal pangan dan ketersedian air, semua kembali ke tanah," ujar Dr. Nico melalui siaran pers gerakan #SaveSoil dari Conscious Planet, Selasa (22/3/2022).

Dr. Nico yang juga peneliti asal Indonesia dari University of New South Wales Sydney, School of Biotechnology and Biomolecular Science itu menjelaskan kandungan 1 persen karbon organik dalam tanah bisa menampung air hingga 180.000 galon per hektar.

"Apalagi air yang tersimpan di dalam tanah merupakan sumber dari 90 persen produksi pertanian dunia, dan menyumbangkan tidak kurang dari 65 persen kebutuhan air bagi manusia khususnya," ungkap Dr. Nico.

Selain itu, Dr. Nico juga mengungkap bahwa kesuburan tanah bisa menentukan pembangunan keberlanjutan Sustainable Development Goals (SDGs), karena perannya sangat vital untuk petani dan DNA Indonesia sebagai negara agraris, dengan kekayaan alamnya.

“Di India, penghasilan petani sempat di bawah rata-rata, lalu pemerintahnya menggalakkan praktik agrikultur yang mempromosikan kesehatan tanah, dan hasilnya penghasilan petani meningkat 230 persen,” jelas Dr. Nico.

Hal ini juga dibenarkan Dewan Pertimbangan Kadin, Melli Darsa yang membenarkan bahwa kini dan di masa yang akan datang, dunia semakin mengimbangi dan mendukung prinsip ekologi.

"Kondisi tanah secara langsung mempengaruhi ketersediaan pangan. Dan ini sejalan dengan SDGs Goal 2, yaitu Zero Hunger. Saya rasa ini isu yang amat penting dan langsung menyentuh bagi masyarakat," timpal Melli.

Sekedar informasi, Food and Agriculture Organisasi (FAO) mengatakan bahwa kerusakan tanah dan perubahan iklim bisa menyebabkan penurunan produksi pertanian hingga 50 persen di beberapa wilayah.

baca juga

Termasuk status kesuburan tanah di Amerika Serikat sudah kehilangan top soil (lapisan tanah atas) sebanyak 50 persen.

Kemudian 75 persen hingga 85 persen tanah pertanian di Eropa hanya memiliki 2 persen kandungan organik. Sedangkan tanah pertanian di Indonesia hanya memiliki 0,5 persen kandungan organik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Apa di Balik Peristiwa Anomali Cuaca?

Ada Apa di Balik Peristiwa Anomali Cuaca?

Your Say | Senin, 21 Maret 2022 | 12:48 WIB

Rumah Rata dengan Tanah Akibat Longsor, Warga Balikpapan Tengah Mulyati Alami Kerugian Hingga Rp 350 Juta

Rumah Rata dengan Tanah Akibat Longsor, Warga Balikpapan Tengah Mulyati Alami Kerugian Hingga Rp 350 Juta

Kaltim | Minggu, 20 Maret 2022 | 17:55 WIB

Dua Desa di Aceh Timur Dilanda Banjir, Warga Diingatkan Waspada

Dua Desa di Aceh Timur Dilanda Banjir, Warga Diingatkan Waspada

Sumut | Jum'at, 18 Maret 2022 | 19:01 WIB

Terkini

Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan

Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan

Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi

Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup

Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:00 WIB

3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan

3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50

Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50 WIB

GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai

GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:35 WIB

4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!

4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!

Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks

Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:10 WIB

×