"Seringnya Mas Daang kasih sesajen rokok yang dibacakan doa Al Fatihah, Al Falaq, Al Ikhlas baru ditaruh," jelasnya.
"Akulturasi budaya, agama, dan keyakinan," sambungnya lagi.
Mbak Rara tampak mengenakan pakaian dan topi senada berwarna merah dalam momen bersama kedua partnernya. Terlihat, Mas Daang Afif dan Pak Haji Lalu dengan telaten menyiapkan segala kebutuhan sang pawang hujan itu.
Unggahan yang baru dibagikan beberapa jam lalu ini, sontak dibanjiri ratusan komentar warganet. Sejumlah warganet menyinggung terkait nilai toleransi.
"Damai itu indah Mbak, toleransi bersama, bersatu demi NKRI harga mati, salam rahayu," tulis akun @darmadew***.
"Toleransi itu indah lho. Damai tentram. Jangan ada provokator please. Bhineka Tunggal Ika. Semangat Mbak Rara," sahut akun @reynaale***.
"Salam cinta kasih. Persatuan Indonesia," ujar akun @des252***.
Beberapa warganet lainnya tampak memberikan pujian hingga menyemangati Mbak Rara.
"Semangat Mbak Rara. Jangan peduliin omongan netizen. Kami orang Jawa sudah familiar dengan pawang hujan, kami support selalu Mbak Rara," tulis akun @sandy.hanggar***.
"Merinding baca captionmu Mbak, salam kenal. Salam sehat selalu Mbak Rara," komentar akun @callmea***.