Dianggap Cepat Rusak, Ini 5 Langkah Rawat Mainan Kayu Anak Agar Tak Cepat Lapuk!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 24 Maret 2022 | 13:30 WIB
Dianggap Cepat Rusak, Ini 5 Langkah Rawat Mainan Kayu Anak Agar Tak Cepat Lapuk!
Mainan kayu. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Mainan jadi salah satu cara terbaik untuk melatih aspek kognitif dan motorik anak, termasuk permainan bongkar pasang berbentuk miniatur kota atau city collection.

Seperti city collection yang diluncurkan produsen mainan kayu lokal Letter In Pine, yang menciptakan miniatur kota Jakarta, London dan New York untuk anak usia 1 hingga 3 tahun.

"Melalui koleksi ini kami ingin anak-anak dapat mengenal berbagai kota-kota besar di dunia serta ikon-ikon dari tiap kota tersebut. Mainan edukasi ini juga akan melatih kemampuan anak untuk berbicara dan menumbuhkan interaksi sosial di dalamnya sehingga akan melatih daya kembang anak," Founder Letter In Pine, Adhiprana Waraputra berdasarkan keterangannya yang diterima suara.com, Kamis (24/3/2022).

Mainan kayu. (Dok: Istimewa)
Mainan kayu. (Dok: Istimewa)

Lantaran digunakan untuk usia anak yang sudah hobi memasukan benda ke mulut, maka pastikan mainan sudah mendapat cat food grade bersertifikat sesuai standar European Chemicals Agency (ECHA) Reach Regulation, sehingga aman untuk bayi dan anak.

Meski dinilai baik banyak juga yang mengkritisi dibanding mainan dari plastik, mainan kayu dinilai lebih cepat rusak dan memerlukan perawatan khusus.

Berikut ini tips merawat mainan kayu anak, yang dibagikan Adhi yang bisa dipraktikkan di rumah:

1. Jangan rendam mainan di dalam air

Kayu merupakan material yang berpori-pori, sehingga merendam mainan kayu dapat mengubah bentuk dan cat pada mainan yang dapat menyebabkan mainan cepat rusak.

2. Lap mainan dengan kain

baca juga

Untuk menghilangkan debu, lap basah mainan menggunakan air hangat. Lalu jemur dibawah sinar matahari untuk membunuh kuman dan bakteri.

3. Gunakan Mild Soap

Mainan kayu yang di cat atau dilapisi dengan varnish bisa dibersihkan dengan Mild Soap. Caranya, basahi spons dengan Mild Soap lalu lap mainan hingga bersih.

4. Gunakan cuka putih atau cuka apel

Noda pada mainan kayu dapat dibersihkan menggunakan cuka putih atau cuka apel yang diencerkan dengan air. Caranya gunakan rasio 1:1 antara cuka dan air, semprotkan pada bekas noda lalu gosok dengan spons. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Attila Syach Dituding Mantan Istri Bawa Kabur Anak

Attila Syach Dituding Mantan Istri Bawa Kabur Anak

Entertainment | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:53 WIB

TNI Gadungan Tipu Warga Sumsel Rp180 Juta, Janjikan Anak Korban Bisa Masuk TNI Tanpa Tes

TNI Gadungan Tipu Warga Sumsel Rp180 Juta, Janjikan Anak Korban Bisa Masuk TNI Tanpa Tes

Sumsel | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:43 WIB

Anak Soeharto Tolak Bayar Utang Talangan Sea Games 1997,  Alasannya Karena Dana dari Pihak Swasta

Anak Soeharto Tolak Bayar Utang Talangan Sea Games 1997, Alasannya Karena Dana dari Pihak Swasta

Sumsel | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:24 WIB

Terkini

Fenomena Udang Naik ke Daratan Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ekosistem Sungai, Mengapa?

Fenomena Udang Naik ke Daratan Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ekosistem Sungai, Mengapa?

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 16:55 WIB

2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?

2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 16:55 WIB

3 Krim Apotek Pencerah Wajah Tanpa Resep Dokter, Ampuh Hempas Noda Hitam

3 Krim Apotek Pencerah Wajah Tanpa Resep Dokter, Ampuh Hempas Noda Hitam

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 16:48 WIB

5 CCTV Bentuk Bohlam Lampu yang Praktis, Tinggal Putar dan Bisa Lihat Seluruh Ruangan

5 CCTV Bentuk Bohlam Lampu yang Praktis, Tinggal Putar dan Bisa Lihat Seluruh Ruangan

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 16:31 WIB

4 Rekomendasi Body Mask Lokal untuk Kulit Lembut Cerah Merata, Lengkap dengan Review

4 Rekomendasi Body Mask Lokal untuk Kulit Lembut Cerah Merata, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 16:29 WIB

Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai? Kenali Ciri-Ciri dan Risikonya

Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai? Kenali Ciri-Ciri dan Risikonya

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 16:06 WIB

5 Eye Cream Lokal untuk Hilangkan Garis Halus dan Kerutan, Lengkap dengan Review

5 Eye Cream Lokal untuk Hilangkan Garis Halus dan Kerutan, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 16:03 WIB

Feng Shui Letak Meja Makan di Rumah yang Tepat agar Rezeki Keluarga Mengalir Deras

Feng Shui Letak Meja Makan di Rumah yang Tepat agar Rezeki Keluarga Mengalir Deras

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 15:59 WIB

Tak Sekadar Komunitas Wibu, Wibufest Bantu Penggemar Budaya Jepang Temukan Teman Sehobi

Tak Sekadar Komunitas Wibu, Wibufest Bantu Penggemar Budaya Jepang Temukan Teman Sehobi

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 15:45 WIB

5 Rekomendasi Sepatu ASICS untuk Trail Run, Lari Aman di Medan Ekstrem

5 Rekomendasi Sepatu ASICS untuk Trail Run, Lari Aman di Medan Ekstrem

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 15:17 WIB

×